DVET Rilis #DVETSiaranSore, Apa Bedanya dengan #DVETSiaranPagi?

- DVET mengumumkan program baru #DVETSiaranSore pada Stage of Mind 2.0 di Jakarta, sebagai pengembangan ruang diskusi komunitasnya.
- Program ini tetap tayang di TikTok dengan format split screen dan pembawaan candid, membahas isu dekat dengan pendengar, namun menghadirkan perspektif berbeda.
- #DVETSiaranSore dipandu Zio Kunto dan Astry Novita, tayang setiap Senin–Jumat sore mulai awal Oktober 2026, sekaligus melibatkan broadcaster dari berbagai kota.
DVET (Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan) siap menghadirkan program terbaru bertajuk #DVETSiaranSore. Program tersebut resmi diumumkan oleh keduanya selaku Co-Founder DVET di akhir acara Stage of Mind 2.0 yang digelar di The Hall, Senayan City, Jakarta, Sabtu (12/9/2026).
Buat kamu yang sudah mengikuti #DVETSiaranPagi, program terbaru ini mungkin akan terasa familier. Kedua program sama-sama hadir di TikTok, tetapi #DVETSiaranSore tetap membawa hal baru. Lantas, apa yang membedakan #DVETSiaranSore dengan #DVETSiaranPagi?
1. Sama seperti #DVETSiaranPagi, program #DVETSiaranSore juga tayang di TikTok dengan konsep split screen

potret DVET (Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan) (dok. DVET) Dalam keterangan tertulis yang diterima IDN Times, Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan menjelaskan, dari sisi teknis, #DVETSiaranSore masih menggunakan format siaran yang sama dengan #DVETSiaranPagi. Keduanya tayang melalui platform TikTok dengan konsep split screen serta pembawaan yang natural.
“#DVETSiaranSore secara teknis masih akan menggunakan format siaran yang sama dengan #DVETSiaranPagi, yaitu menggunakan platform tiktok, split screen dan dilakukan secara candid atau apa adanya,” ungkap Dave dan Iwet.
Di samping itu, #DVETSiaranSore pun akan tetap membahas berbagai isu yang relate dan dekat dengan para pendengarnya.
2. #DVETSiaranSore dipandu oleh host baru, yaitu Zio Kunto dan Astry Novita

potret DVET (Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan) (dok. DVET) Meski memiliki beberapa persamaan dengan #DVETSiaranPagi, program #DVETSiaranSore tetap membawa warna berbeda lewat kehadiran Astry Novita (Ovie) dan Zio Kunto (Zio) sebagai host. Keduanya siap membawakan program tersebut dengan perspektif yang berbeda dari Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan.
“Secara umum, topik pembahasan masih akan membahas sebuah isu yang relate dan dekat dengan para pendengarnya. Akan Tetapi, yang berbeda adalah POV dari host baru kami, yaitu Ovie dan Zio, di mana mereka akan punya POV yang 180° berbeda dari POV Dave dan Iwet,” lanjut Dave dan Iwet.
3. #DVETSiaranSore tayang mulai Oktober 2026 di TikTok

potret DVET (Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan) (dok. DVET) Dave dan Iwet memastikan, #DVETSiaranSore bersama Ovie dan Zio akan tayang di TikTok pada awal Oktober 2026, setiap Senin hingga Jumat sore.
Lewat program tersebut, Dave dan Iwet juga ingin menyampaikan pesan mengenai pentingnya teman dan support system dalam proses bertumbuh.
“Lewat program ini, kami ingin menyampaikan bahwa untuk bertumbuh kita butuh teman, dan support system yang solid. Semakin banyak teman yang kita punya, semakin solid support system yang kita dapatkan,” kata keduanya.
Kehadiran program tersebut juga menjadi bagian dari fokus DVET untuk mengembangkan program dengan melibatkan figur broadcaster lainnya dari berbagai kota. Dengan cara ini, DVET berupaya untuk menghadirkan lebih banyak warna dan perspektif untuk komunitas #GengDVET.
DVET merupakan Intellectual Property (IP) yang didirikan oleh Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan. Sejak hadir, DVET telah menjalankan berbagai program yang menjadi ruang bagi komunitasnya untuk berdiskusi dan membahas beragam hal seputar kehidupan. Salah satunya adalah Stage of Mind yang baru saja menggelar edisi keduanya, Stage of Mind 2.0, pada 12 September 2026 di The Hall, Senayan City, Jakarta dengan mengangkat tema “Mengurus Diri in This Economy”. Acara ini dihadiri oleh sekitar 1.000 orang dan menghadirkan sejumlah pembicara, di antaranya ada Ika Natassa, Raditya Dika, Marco Randy, serta Marlo Ernesto.
Sementara itu, komunitas DVET sendiri saat ini tercatat telah memiliki lebih dari 75.000 anggota yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia.





















