Ed Sheeran rilis klarifikasi usai Macklemore dikeluarkan dari turnya (Instagram.com/teddysphotos)
Kejadian ini bermula setelah Macklemore menjadi opening act di tur Ed Sheeran di New Jersey pada tanggal 4 dan 5 September 2026. Sebelum membawakan lagu “Hind’s Hall”, Macklemore menyerukan “Free Palestine”. Cara Macklemore menyampaikan pesan tersebut membuat Robert Kraft, pemilik Kraft Group tidak mengizinkan sang rapper tampil di Gillette Stadium.
“Setelah Macklemore tampil dipertunjukkan saya di New Jersey, sejumlah venue pertunjukkan saya di masa depan akan membatalkan tur saya kalau ia tetap tampil,” tulis Ed Sheeran.
Ed Sheeran sudah menjembatani diskusi agar tur tetap terlaksana dan Macklemore juga bisa tampil. Namun, keputusan promotor dan venue sudah final. Di sisi lain, Ed Sheeran menghormati pilihan Macklemore untuk bersuara.
“Saya juga terlibat dalam pembicaraan langsung dengan promotor bersama para aktivis dari kedua belah pihak untuk mencoba menemukan solusi bersama bagi semua, tetapi keputusan tempat acara dan promotor sudah final,” tambahnya.
Sementara itu, Ed Sheeran tidak bisa membatalkan sisa turnya, karena ada kru dan penampil lain yang juga terlibat. Ia juga tidak ingin mengecewakan penggemar yang sudah menanti tur tersebut.
“Saya tidak akan pernah mengecewakan para penggemar yang telah membuat rencana, dan saya juga tidak akan meninggalkan kru tur dan artis pendukung, serta musisi lain yang bergantung pada saya untuk pekerjaan, serta untuk mencari nafkah,” kata Ed Sheeran.
Sebelum mengakhiri klarifikasinya, Ed Sheeran mengaku sudah berusaha membicarakan keputusan tersebut selama seminggu terakhir. Akan tetapi, ia tidak bisa mengubah keinginan promotor dan tempat acara.