Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Fakta Lagu '12 Seconds' JKT48 Team Love, MV Mirip Versi HKT48?

Fakta Lagu '12 Seconds' JKT48 Team Love, MV Mirip Versi HKT48?
Team Love JKT48 (instagram.com/jkt48)
Intinya Sih
  • JKT48 Team Love resmi debut dengan lagu '12 Seconds', adaptasi dari HKT48, menampilkan konsep putri kerajaan dan nuansa magical dalam MV yang dirilis pada 25 April 2026.
  • MV '12 Seconds' JKT48 memiliki kemiripan dengan versi HKT48 seperti adegan perubahan ukuran tubuh dan tema taman, namun menonjolkan elemen princess serta detail khas Team Love.
  • Lagu ini mengisahkan putri yang menanti first kiss selama 12 detik penuh makna, dibawakan dengan formasi double center Fiony dan Michie, serta sorotan khusus untuk Trisha.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

JKT48 Team Love resmi merilis lagu debut bertajuk "12 Seconds" (25/04/2026) yang merupakan saduran dari HKT48. MV lagu ini menghadirkan nuansa magical dan dipadukan dengan kostum elegan khas putri kerajaan.

Konsep MV "12 Seconds" dari JKT48 ternyata memiliki kemiripan dengan versi HKT48, loh! Kira-kira, apa saja fakta menarik dari lagu serta MV "12 Seconds" milik JKT48 Team Love? Cari tahu selengkapnya melalui artikel berikut, yuk!

1. Konsep MV '12 Byou' HKT48

Team Love JKT48
Team Love JKT48 (instagram.com/jkt48)

Konsep MV "12 Byou" milik HKT48 terinspirasi dari film "Alice in Wonderland" dan beberapa member yang berperan sebagai Alice ada Tanaka Miku, Miyawaki Sakura, Kodama Haruka, Sashihara Rino, serta Yabuki Nako. Adegan awal MV ini menampilkan Tanaka Miku yang mengejar kelinci putih karena merasa bosan duduk di tepi sungai bersama kakaknya yang sedang membaca buku. Miku kemudian terjatuh ke rabbit hole yang akhirnya memperlihatkan dunia ajaib tempat tinggal si kelinci.

Adegan berikutnya menampilkan Miyawaki Sakura, Kodama Haruka, dan Sashihara Rino yang masuk ke rumah kelinci dan ukuran tubuh mereka berubah menjadi seperti raksasa. Lalu, terdapat adegan "A Mad Tea Party" yang memperlihatkan para member menikmati beragam jamuan di sebuah meja panjang. Terakhir, MV ditutup dengan Yabuki Nako yang terbangun dari tidur, yang membuat penonton sadar bahwa petualangan Alice yang ada dalam MV sebenarnya hanyalah mimpinya saja, yang kemudian menjadi memori musim panas yang indah dan kekal sesuai makna lagu "12 Byou."

2. Seberapa mirip MV '12 Seconds' JKT48 dengan HKT48?

Team Love JKT48
Team Love JKT48 (instagram.com/jkt48)

Teaser yang diungah oleh JKT48 sebelum merilis MV "12 Seconds" memperlihatkan nuansa tea party yang memicu beberapa penggemar memprediksi bahwa lagu debut Team Love adalah "12 Byou." Jika HKT48 mengadaptasi kisah "Alice in Wonderland," konsep besar dari MV "12 Seconds" JKT48 adalah para princess yang menanti momen first kiss bersama pangeran idamannya. Selain menampilkan nuansa tea party, detail lain dalam MV JKT48 yang serupa dengan versi HKT48 adalah adegan member yang berubah ukuran menjadi raksasa dan mungil.

Latar dari kedua MV sama-sama memperlihatkan taman yang indah, JKT48 bahkan menghadirkan beberapa kelinci putih asli, berbeda dari HKT48 yang kelincinya hanya sebuah dekorasi buatan. Kemudian, di akhir MV JKT48, seluruh member tertidur di pangkuan Fiony dengan membentuk formasi hati, serupa dengan kisah "Alice in Wonderland," di mana Alice sebenarnya tertidur di pangkuan kakaknya di tepi sungai dan petulangannya di wonderland hanya sebuah mimpi. Detail ini mungkin bisa dimaknai bahwa Fiony adalah sosok kakak di Team Love, mengingat ia member paling senior di team tersebut.

3. Makna lagu 12 Seconds JKT48 Team Love

Team Love JKT48
Team Love JKT48 (instagram.com/jkt48)

Konsep dari lagu "12 Seconds" milik JKT48 Team Love adalah tentang seorang putri kerajaan yang menantikan momen first kiss dengan pangeran impiannya. Sang putri selama ini menjaga bibirnya layaknya sebuah permata atau berlian paling berharga di semesta dan hanya akan diberikan kepada sosok yang didamba. Saat momen yang dinanti tiba, sang putri dengan jahil meminta sang pangeran untuk memejamkan mata sebelum memulai first kiss mereka.

Deburan suara laut di musim panas menjadi saksi bisu sekaligus latar suara yang menyempurnakan suasana romantis tersebut. Ketika bibir mereka akhirnya bersentuhan, sang pangeran dapat merasakan kelembutan dari sesuatu yang selama ini telah dijaga dengan baik oleh sang putri. Keduanya tak bisa menyembunyikan rasa canggung dan kikuk setelah momen tersebut usai, perlahan keduanya saling mengintip dan memandang karena tak tahu berapa lama durasi ciuman pada umumnya.

Mereka berciuman dan saling terpaku selama 12 detik, rasanya itu adalah durasi paling sempurna yang mengubah segalanya. Sang pangeran bingung harus berbuat dan berkata apa, ia hanya berusaha mendekap sang putri dengan erat lalu tersadar bahwa setelah ini hubungannya tak mungkin kembali menjadi teman biasa. Bibir yang kini telah terlepas satu sama lain menjadi penanda awal bagi cinta mereka yang berkilau terang dan menjadi kenangan yang akan melakat selamanya.

4. Fiony dan Michie jadi double center, Trisha turut dapat sorotan!

Team Love JKT48
Team Love JKT48 (instagram.com/jkt48)

Lagu "12 Seconds" memang mengusung formasi double center yang diisi oleh Fiony dan Michie. Namun, Trisha yang menempati posisi ketiga dalam lagu ini turut mendapat banyak spotlight karena posisi kedua center berada di sisi kanan dan kiri depannya. Formasi ini membuat titik tengah blocking terasa kosong sehingga membuat Trisha terlihat sangat menonjol di mata penonton.

Trisha kini memegang takhta sebagai member inti termuda JKT48 dan sebelumnya ia juga kerap mendapat posisi center. Dengan posisinya sebagai "hidden center" di lagu "12 Seconds," penggemar sudah paham bahwa Trisha memang dipersiapkan untuk menjadi center masa depan Team Love maupun JKT48.

5. Ada detail koreografi yang berubah dari versi HKT48

HKT48 dan JKT48
HKT48 dan JKT48 (instagram.com/official_hkt48 | instagram.com/jkt48)

Dalam final chorus lagu "12 Seconds," terdapat lirik "Bibir ini pun bersentuhan sangat lembut bagai sebuah berlian," yang diikuti koreografi ikonik. Versi HKT48, para member akan membentuk diamond atau berlian dengan tangan mereka sesuai dengan liriknya.

Akan tetapi, JKT48 mengubah detail tersebut dengan menampilkan handsign khusus milik Team Love yang terlihat pada gambar. Detail ini menuai pujian dari fans karena JKT48 benar-benar memperhatikan hal kecil untuk menyesuaikan konsep Team Love.

Apakah kamu termasuk salah satu yang sudah lama menantikan JKT48 menyadur lagu legendaris "12 Byou" dari HKT48? Bagaimana pendapatmu terkait eksekusi lagu ini, mulai dari lirik hingga konsep MV-nya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Diana Hasna
EditorDiana Hasna
Follow Us

Related Articles

See More