Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Film Ari Irham yang Raih Jutaan Penonton, Ada Favoritmu?
Ari Irham dalam Semua Akan Baik-Baik Saja (dok. Tiger Wong Entertainment/Semua Akan Baik-Baik Saja)
  • Film terbaru Ari Irham, Semua Akan Baik-Baik Saja (2026), tembus 1 juta penonton dalam 14 hari dan jadi film Indonesia ke-12 yang capai jutaan penonton tahun itu.
  • Ari Irham sebelumnya juga sukses lewat Mencuri Raden Saleh (2022) dengan lebih dari 2,3 juta penonton dan Santet Segoro Pitu (2024) yang menembus angka jutaan.
  • Tiga film populer Ari Irham menunjukkan keberagaman genre, mulai dari aksi pencurian, horor mistis, hingga drama keluarga yang menyentuh.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Film terbaru Ari Irham, Semua Akan Baik-Baik Saja (2026), sukses meraih 1 juta penonton tepat di hari penayangannya yang ke-14. Film arahan sutradara Baim Wong inipun menjadi film Indonesia ke-12 yang mampu meraih jutaan penonton pada 2026.

Debut film sejak 2016, Ari memang sudah pernah beberapa kali membintangi film yang berhasil mengumpulkan jumlah penonton yang cukup tinggi. Terbaru, ada Semua Akan Baik-Baik Saja, berikut ini tiga film dibintangi Ari Irham yang meraih jutaan penonton.

1. Mencuri Raden Saleh (2022)

Ari Irham dalam Mencuri Raden Saleh (dok. Visinema Pictures/Mencuri Raden Saleh)

Sempat mendapat banyak pujian karena memiliki genre yang cukup jarang di Indonesia, Mencuri Raden Saleh juga sukses meraih jumlah penonton lebih dari 2,3 juta. Film bertema heist ini bercerita tentang Piko (Iqbaal Ramadhan), seorang mahasiswa seni rupa yang mencari uang untuk kebutuhan sehari-harinya dengan membuat lukisan imitasi yang dijual. Sementara itu, sahabatnya, Ucup (Angga Yunanda), merupakan seorang hacker yang andal dalam membobol sistem keamanan.

Suatu hari keduanya mendapat tawaran untuk melukis lukisan imitasi dari maestro Raden Saleh. Dengan iming-iming imbalan besar, Piko mengiyakan tawaran itu karena ingin membebaskan ayahnya dari penjara. Namun, ketika lukisan imitasi telah dibuat, Piko dan Ucup justru diminta menjalankan misi lain yang begitu gila, yaitu menukar lukisan imitasi tersebut dengan lukisan asli di Istana Negara. Siapa sangka, klien mereka ternyata mantan presiden yang menginginkan lukisan “Menangkap Pangeran Diponegoro” karya Raden Saleh.

Piko dan Ucup terpaksa mengiyakan tawaran tersebut dan membuat tim pencurian. Mereka mengajak seorang atlet bela diri bernama Sarah (Aghniny Haque), seorang mekanik bernama Gofar (Umay Shahab), bersama adiknya yang merupakan pembalap liar bernama Tuktuk (Ari Irham), dan seorang negosiator ulung bernama Fella (Rachel Amanda). Masing-masing dari mereka memiliki perannya sendiri-sendiri. Ketika pencurian berlangsung, rencana yang telah dibuat tak berjalan semulus yang dikira.

2. Santet Segoro Pitu (2024)

Ari Irham dalam Santet Segoro Pitu (dok. Hitmaker Studios/Santet Segoro Pitu)

Film Ari Irham selanjutnya yang juga meraih jutaan penonton adalah Santet Segoro Pitu, yang mengumpulkan lebih dari 1 juta penonton. Film ini bercerita tentang keluarga Sucipto (Christian Sugiono) dan Marni (Sara Wijayanto) yang hidup bahagia sebagai suami istri.

Mereka dikaruniai tiga anak bernama Ardi (Ari Irham), Syifa (Sandrinna Michelle), dan Arif (Khalif Al Juna). Mereka menjalani kehidupan yang harmonis dan mapan, lantaran perekonomian keluarga Sucipto terus meningkat. Ia sanggup menafkahi istri dan anak-anak setelah dagangannya di pasar laris dibeli oleh pelanggan.

Toko milik Sucipto menjadi yang paling ramai di pasar, sehingga membuat para pedagang di sekitar menjadi iri. Hingga suatu hari, kebahagiaan itu berubah menjadi mencekam ketika Sucipto tak sengaja menemukan barang misterius di depan tokonya. Tanpa disangka, kejadian aneh mulai menimpa keluarga Sucipto. Ia tiba-tiba muntah darah saat makan malam dengan keluarga. Kejadian serupa juga dialami oleh anggota keluarga lainnya, termasuk Marni. Puncaknya, Arif si bungsu bahkan meninggal dunia setelah mengalami berbagai peristiwa aneh.

Ardi dan Syifa menyadari ada suatu hal aneh yang tengah menimpa keluarganya. Ia mencari tahu dengan mempelajari berbagai buku, sampai akhirnya menemukan informasi tentang santet. Mereka mencoba menemukan cara untuk mencegah santet itu, hingga mencari berbagai petunjuk. Ardi dan Syifa akhirnya mengetahui bahwa satu-satunya cara yang dapat ditempuh adalah dengan menjalani serangkaian ritual. Pasalnya, keluarga Sucipto tengah diserang santet tingkat tinggi dari luar Jawa yang disebut santet segoro pitu.

3. Semua Akan Baik-Baik Saja (2026)

Ari Irham dalam Semua Akan Baik-Baik Saja (dok. Tiger Wong Entertainment/Semua Akan Baik-Baik Saja)

Terbaru, ada Semua Akan Baik-Baik Saja yang meraih lebih dari 1 juta penonton dalam 2 minggu waktu penayangan. Film ini berfokus pada Langit (Reza Rahadian), yang harus memikul tanggung jawab sebagai pengganti orang tua bagi keponakannya, setelah kakaknya, Mentari (Happy Salma), meninggal dunia secara mendadak. Tari memiliki tiga anak, yakni Malika (Aquene Djorghi), Shaffa (Malika Shaquena), dan Alim (Alim), yang merupakan anak berkebutuhan khusus.

Sayangnya, Langit tidak disambut baik saat memutuskan untuk tinggal seatap dengan mereka. Ibu Wida (Christine Hakim) pun berusaha menjadi sosok penyejuk bagi keluarganya.

Suatu hari, konflik keluarga semakin memanas ketika mantan suami Mentari, Ilham (Teuku Rifnu), muncul di hadapan mereka. Bersama kedua adiknya, yaitu Bintang (Raihaanun) dan Banyu (Ari Irham), mereka berusaha untuk saling menguatkan satu sama lain dan saling memikul beban yang ada.

Film-film Ari Irham yang berhasil meraih jutaan penonton memiliki genre yang berbeda-beda. Mulai dari aksi pencurian, horor, hingga drama keluarga, film-film Ari memang selalu beragam dan tidak monoton. Film Ari Irham mana yang sudah kamu tonton?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article