Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Film Horor Luar Angkasa Underrated yang Wajib Ditonton

5 Film Horor Luar Angkasa Underrated yang Wajib Ditonton
Prospect (Dok. BRON/Prospect)
Intinya Sih
  • Artikel membahas lima film horor luar angkasa underrated yang memadukan ketegangan psikologis, ancaman makhluk asing, dan kesunyian kosmik sebagai elemen utama cerita.
  • Film-film seperti Planet of the Vampires, Sputnik, Oxygen, Lily C.A.T., dan Prospect menampilkan berbagai bentuk teror mulai dari invasi alien hingga perjuangan bertahan hidup di ruang hampa.
  • Masing-masing film menawarkan atmosfer unik—dari visual klasik penuh warna hingga nuansa modern yang intens—membuktikan bahwa genre horor luar angkasa masih kaya inovasi dan emosi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Film horor luar angkasa selalu punya daya tarik tersendiri. Berbeda dengan horor biasa yang mengandalkan rumah berhantu atau sosok menyeramkan, genre ini memadukan rasa takut dengan luasnya antariksa yang misterius. Hasilnya adalah pengalaman menonton yang penuh ketegangan, karena ancaman bisa datang dari makhluk asing hingga kesendirian mencekam di tengah ruang hampa.

Sayangnya, tidak semua film horor luar angkasa mendapatkan perhatian yang layak. Beberapa di antaranya justru tenggelam di balik popularitas film seperti Alien atau Event Horizon, padahal kualitas cerita, atmosfer, dan visualnya tidak kalah menarik. Jika sedang mencari tontonan yang berbeda, lima film berikut layak masuk daftar wajib tonton.

1. Planet of the Vampires (1965)

Planet of the Vampires.
Planet of the Vampires (Dok. IIF/Planet of the Vampires)

Disutradarai oleh maestro horor Italia, Mario Bava, Planet of the Vampires menawarkan konsep yang jauh lebih unik daripada judulnya. Film ini tidak benar-benar menghadirkan vampir di luar angkasa, melainkan makhluk asing tak kasatmata yang mampu mengambil alih tubuh para korban yang telah meninggal.

Cerita dimulai ketika dua pesawat luar angkasa mendarat darurat di planet misterius bernama Aura, tanpa menyadari bahwa mereka sedang memasuki wilayah makhluk mematikan. Yang membuat film ini begitu menarik adalah keberaniannya memainkan rasa tidak aman penonton. Tidak ada karakter yang benar-benar aman, sehingga ketegangan terus meningkat sepanjang cerita.

Ditambah arahan visual khas Mario Bava yang penuh warna dramatis dan desain planet yang artistik, film klasik ini tetap terasa memikat meski telah berusia puluhan tahun. Bahkan, banyak penggemar meyakini film ini menjadi salah satu inspirasi bagi lahirnya franchise Alien.

2. Sputnik (2020)

Sputnik.
Sputnik (Dok. IFC/Sputnik)

Film horor fiksi ilmiah asal Rusia ini dimulai dengan insiden di luar angkasa yang mengubah hidup seorang kosmonot. Setelah misi berakhir tragis, hanya Konstantin Veshnyakov yang berhasil kembali ke Bumi dalam keadaan hidup. Namun, para ilmuwan segera menyadari ada sesuatu yang ikut pulang bersamanya.

Seorang psikolog bernama Dr. Tatyana Klimova kemudian dipanggil untuk mengevaluasi kondisi mental Konstantin, tanpa mengetahui rahasia besar yang disembunyikan militer. Suasana fasilitas militer yang tertutup membuat film ini terasa sangat menyesakkan, sementara kemunculan makhluk asingnya benar-benar memberikan rasa tidak nyaman.

3. Oxygen (2021)

Oxygen.
Oxygen (dok. Netflix/Oxygen)

Oxygen menghadirkan ketegangan melalui premis yang sederhana tetapi sangat efektif. Seorang wanita terbangun di dalam kapsul kriogenik tanpa mengingat siapa dirinya atau bagaimana ia bisa berada di sana. Persediaan oksigen terus menipis, sementara satu-satunya teman berbicaranya hanyalah kecerdasan buatan yang mengendalikan kapsul tersebut.

Setiap menit yang berlalu membuat peluangnya untuk bertahan hidup semakin kecil. Alur ceritanya dipenuhi kejutan yang membuat penonton terus menebak-nebak hingga akhir. Dengan memanfaatkan satu lokasi utama saja, Oxygen berhasil menciptakan rasa sesak dan panik yang luar biasa, terutama bagi penonton yang memiliki ketakutan terhadap ruang sempit.

4. Lily C.A.T. (1987)

Lily C.A.T..
Lily C.A.T. (Dok. Streamline Pictures/Lily C.A.T.)

Lily C.A.T. mengikuti kru sebuah kapal luar angkasa yang melakukan perjalanan panjang menuju planet baru untuk dihuni manusia. Namun, misi tersebut berubah menjadi mimpi buruk ketika mereka tanpa sengaja membawa organisme asing yang mampu meniru dan menginfeksi makhluk hidup di dalam kapal.

Banyak orang membandingkan Lily C.A.T. dengan perpaduan Alien dan The Thing, tetapi anime ini tetap memiliki identitasnya sendiri. Desain monster yang mengerikan, suasana penuh paranoia, dan nuansa horor kosmik khas era 1980-an membuat setiap adegannya terasa mencekam.

5. Prospect (2018)

Prospect.
Prospect (Dok. BRON/Prospect)

Sekilas Prospect memang terlihat seperti film petualangan fiksi ilmiah biasa, tetapi sebenarnya film ini menyimpan banyak elemen survival horror. Ceritanya mengikuti Cee, seorang remaja yang bersama ayahnya mencari mineral langka di sebuah bulan asing yang dipenuhi spora beracun. Setelah keadaan berubah menjadi kacau, Cee terpaksa bekerja sama dengan Ezra, seorang pemburu yang sebelumnya menjadi musuh mereka.

Ancaman dalam Prospect bukan hanya berasal dari lingkungan yang mematikan, tetapi juga dari manusia lain yang sama-sama berusaha bertahan hidup. Film ini berhasil membangun atmosfer yang sunyi, penuh tekanan, sekaligus realistis. Penampilan Pedro Pascal dan Sophie Thatcher menjadi kekuatan utama yang membuat hubungan kedua karakter terasa hidup.

Dari horor klasik hingga thriller fiksi ilmiah modern, semuanya memiliki ciri khas yang membuatnya layak ditonton. Jadi, dari kelima film horor luar angkasa underrated ini, mana yang paling membuatmu penasaran untuk segera ditonton?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More