6 Film Komedi tentang Perebutan Kekuasaan, Penuh Satire!

Daftar film komedi satire ini tentang perebutan kekuasaan, dari politik pemerintahan hingga lingkungan sekolah dan kantor.
Don't Look Up dan Vice menyoroti pemangku kebijakan Amerika yang mengutamakan kepentingan politik, manipulasi, serta kekuasaan.
Election, Office Space, The Death of Stalin, dan In the Loop menggambarkan sabotase, intrik, serta ego dalam perebutan posisi di sekolah, korporasi, dan diplomasi internasional.
Kekuasaan, politik, dan pemerintahan adalah tiga hal yang selalu diperebutkan oleh banyak pihak. Berangkat dari fenomena tersebut, akhirnya banyak sineas yang mengangkatnya menjadi film.
Kamu mungkin menganggap bahwa film tentang politik dan perebutan kekuasaan pasti punya tone yang serius. Padahal, ada banyak film komedi tentang perebutan kekuasaan yang sangat menarik seperti Vice (2018), Don’t Look Up (2021) hingga In The Loop (2009).
Meski temanya sama, komedi dan perebutan kekuasaan, tapi tiap film punya pendekatan yang berbeda. Ada yang berlatar masa lalu, mengendepankan konflik internal, hingga bercerita tentang kerakusan orang-orang yang memiliki posisi kuat di bangku pemerintah. Yuk, simak dulu artikel ini sebelum nonton salah satunya!
Table of Content
1. Don't Look Up (2021)
Disutradarai oleh Adam McKay, Don't Look Up mengisahkan Bumi yang akan dihantam oleh komet dalam waktu singkat. Namun, di tengah ancaman tersebut pemerintah Amerika Serikat tidak menghiraukannya dan justru berfokus pada pemilu serta strategi politik.
Unsur komedinya mengedepankan lawakan satire dan dark humor. Dipadukan dengan akting luar biasa dan cerita yang ringan Don't Look Up bisa menjadi tontonan antimainstream.
Film yang dibintangi Jenifer Lawrence dan Leonardo D’Caprio ini mampu memberikan kritik pedas pada pemangku kebijakan yang sebenarnya tak peduli dengan kesejahteraan dan keselamatan rakyat. Mereka lebih memikirkan bagaimana bisa mendapatkan suara terbanyak dan mempertahankan kekuasaan, bahkan di kondisi genting sekali pun. Ketidakompetenan tersebut akhirnya hanya merugikan rakyat karena mereka tak mampu membuat kebijakan yang efektif.
2. Election (1999)
Berbeda dari film lain yang berfokus pada politik negara, Election memiliki skala yang lebih kecil, yaitu perebutan kekuasaan di SMA. Latarnya adalah pemilihan Ketua OSIS di Caver High School di mana seorang kandidat bernama Tracy Flick memiliki keinginan kuat untuk terpilih. Sayangnya, seorang guru bernama Jim McAllister hendak menghalanginya dengan merekrut kandidat lain yang sama sekali tidak memiliki kualifikasi menjadi Ketua OSIS.
Election dengan santainya menunjukkan upaya sabotase dan perebutan kekuasaan yang kuat. Film ini menampar penonton dengan realita bahwa perebutan kekuasaan skala kecil sekali pun bisa mendorong seseorang untuk melakukan apapun.
Bayangkan jika skalanya lebih besar, maka usaha yang dilakukan akan jauh lebih ekstrem. Komedi yang disampaikan di film ini mungkin sedikit outdated, tapi tetap bisa bikin kamu tertawa.
3. Vice (2018)
Bisa ditonton di Apple TV, Vice punya konsep unik karena merupakan film komedi biografi. Ceritanya berfokus pada sosok Dick Cheney, seorang birokrat Amerika Serikat era George W. Bush yang diam-diam bisa menjadi wakil presiden. Karirnya tersebut dipenuhi dengan berbagai kelicikan, mulai dari memanfaatkan celah hukum, mengendalikan berbagai kebijakan, bahkan ia bisa membentuk undang-undang pertahanan.
Selain karena plotnya, pamor film ini makin naik berkat kehadiran Christian Bale sebagai aktor utama. Amy Adams dan Steve Carell juga turut hadir, dua nama besar yang membawa sentuhan unik di film ini. Meski berfokus pada komedi tapi Vice berhasil membawa pesan yang kuat, keputusan politik dan seorang politikus tak kompeten bisa membawa efek besar terhadap kondisi dunia secara luas.
4. Office Space (1999)
Buat para budak korporat pasti akan relate dengan Office Space yang mengisahkan politik dan perebutan kekuasaan di kantor. Kisahnya berkutat pada pegawai bernama Peter Gibbons (diperankan oleh Ron Livingston) yang bekerja di perusahaan Initech. Hari-harinya diwarnai dengan berbagai politik kantor, usaha menjilat atasan, penindasan bawahan, perebutan kekuasaan, hingga aksi sabotase konyol.
Film ini menjadi salah satu cult classic yang cukup populer dan mampu menggambarkan kehidupan pekerja white collar secara akurat dengan bumbu komedi yang menarik. Humor satire, sarkas tajam, dan kritikan terhadap sistem kapitalis menjadi bumbu penyedap yang sangat menarik di Office Space. Meski sudah rilis lebih dari 20 tahun lalu, film ini masih sangat relatable dengan kultur pekerja di masa modern.
5. The Death of Stalin (2017)
Siapa yang tak kenal dengan Joseph Stalin, seorang diktator Uni Soviet yang berkuasa dari 1920-an hingga 1950-an. Di dunia nyata Stalin dikenal sebagai diktator bertangan besi, menariknya hal tersebut coba diputar balik dalam film The Death of Stalin karya Armando Iannucci. Film ini juga unik karena merupakan adaptasi novel grafis karya Fabien Nury dan Thierry Robin berjudul La Mort de Staline.
Di film tersebut dikisahkan Stalin yang tiba-tiba meninggal akibat stroke pada 1953. Meninggalnya Stalin menimbulkan kepanikan dan kebingungan.
Di tengah kepanikan tersebut terjadi perebutan takhta dan kekuasaan yang brutal di antara anggota Dewan Menteri Soviet. Kecerdasan film ini tak hanya pada plotnya, tapi juga terlihat dari akting brilian, humor satir yang menusuk, serta berbagai tingkah dari karakternya. Nama-nama seperti Simon Russell Beale dan Steve Buscemi juga turut hadir meramaiklan film ini.
6. In the Loop (2009)
Akting ciamik, komedi mengocok perut, dan satir menohok jadi tiga keunggulan film ini. Ceritanya bisa dibilang cukup berat, yaitu mengisahkan perbedaan antara kubu pro-perang dan anti-perang di lingkup pemerintah Amerika Serikat dan Inggris. In the Loop memfokuskan ceritanya pada intrik diplomatis di balik layar sebelum terjadinya invasi militer di Timur Tengah.
Keadaan politik yang harusnya tegang dan serius diubah menjadi cacian bernuansa komedi, dialog tajam yang jadi bentuk kritik, serat mencerminkan bagaimana keputusan politik mampu mempengaruhi kehidupan banyak orang. Film ini secara jelas juga menonjolkan ego manusia di mana banyak pihak mencoba menjadi si paling benar yang selalu ingin menang.
Semoga beberapa film komedi tentang perebutan kekuasaan tersebut bisa jadi tontonan yang menarik untukmu. Jadi, bakal nonton yang mana, nih?




![[QUIZ] Kegiatan Upin Ipin di Sungai Apakah yang Cocok untuk Kamu Lakuin?](https://image.idntimes.com/post/20261102/img_3302_51307fee-5e29-4b4f-8512-b5c1a5a16d1b.jpeg)














