Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Film tentang Masalah Orang Dewasa Pakai POV Anak
Moving On (dok. Tiger Cinema/Moving On)
  • Tujuh film ini menyoroti kompleksitas hidup orang dewasa melalui sudut pandang anak-anak, menghadirkan kisah yang emosional dan reflektif tentang realitas sosial serta dinamika keluarga.
  • Setiap film menampilkan tema berbeda, mulai dari ketimpangan sosial, dampak politik, hingga luka batin keluarga, namun semuanya menggambarkan kepolosan anak dalam memahami dunia dewasa.
  • Dengan genre drama dan coming of age, deretan film ini mengajak penonton muda untuk merenungi masa kecil sekaligus memahami sisi rapuh kehidupan orang dewasa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sejak jadi orang dewasa, kamu akhirnya sadar kalau masalah hidup itu ternyata kompleks dan gak ada habisnya. Mulai dari beban finansial sampai relasi dengan manusia lain. Hal-hal ini kadang tak pernah kita sadari terjadi pula kepada orangtua kita bertahun-tahun lalu. Rasanya sedih kalau diingat, terenyuh ketika kita merasakannya sendiri sebagai orang dewasa.

Persis ketika kita menonton film tentang masalah orang dewasa dengan POV anak-anak berikut. Ada yang familier dan menohok dari film-film itu. Seperti sebuah video yang memutar masa lalumu. Penasaran? Rasakan pengalamannya dengan nonton tujuh film tentang masalah orang dewasa pakai POV anak berikut ini!

1. Happy Birthday (2025)

Happy Birthday (dok. Tribeca Film Festival/Happy Birthday)

Happy Birthday adalah kisah Toha, bocah 8 tahun yang bekerja jadi pesuruh di rumah keluarga kaya. Belum begitu mengerti soal hierarki, ia berkawan baik dengan salah satu anggota keluarga kaya yang seusianya. Nelly namanya. Satu hari, saat Nelly berulang tahun, Toha yang mengira dirinya bakal diikutsertakan dan diundang harus tertampar kenyataan pahit bahwa dirinya tak setara dengan teman baiknya itu.

  • Genre: drama, coming of age

  • Pemain: Doha Ramadan, Nelly Karim

  • Sutradara: Sarah Goher

2. My Father’s Shadow (2025)

My Father's Shadow (dok. New Zealand International Film Festival/My Father's Shadow)

Dalam My Father’s Shadow, kamu akan mengikuti petualangan dua kakak beradik yang diajak ayah mereka berkeliling kota Lagos pada 1990-an. Di sana, mereka mengamati berbagai dampak dari gejolak politik yang sedang berlangsung di Nigeria, sembari melihat ayah mereka berusaha menuntut hak atas gajinya yang tertunggak.

  • Genre: drama

  • Pemain: Godwin Chimerie Egbo, Sope Dirisu

  • Sutradara: Akinola Davies, Jr.

3. My President’s Cake (2025)

The President's Cake (dok. Jogja-Netpac Asian Film Festival/The President's Cake)

Dibuat di Irak, My President’s Cake adalah salah satu film yang bisa dibilang langka. Berlatar tahun 90-an saat Irak masih di bawah rezim Saddam Hussein, film mencoba meneropong dampak dari sistem autokrasi yang sampai meresap ke kehidupan anak-anak. Lamia, seorang bocah SD, diharuskan sekolahnya membawa kue ulang tahun untuk merayakan hari kelahiran sang diktator. Masalahnya, Lamia gak punya cukup uang untuk membeli bahan maupun kue karena keterbatasan ekonomi keluarganya.

  • Genre: drama

  • Pemain: Baneen Ahmad Nayyef, Sajd Mohamad Qasem

  • Sutradara: Hasan Hadi

4. We Are Best! (2013)

We Are Best! (dok. TrustNordisk/We Are Best!)

Dalam We Are Best!, kamu akan berkenalan dengan 3 siswi SMP asal Swedia yang tergabung dalam sebuah band punk. Lucunya, hanya satu dari mereka yang paham musik. Sisanya hanya ingin mengekspresikan emosi mereka. Terutama si Bobo yang ternyata mengalami parentifikasi karena masalah orangtuanya. We Are Best! adalah tipe film yang kocak, penuh amarah menggebu khas anak puber, tetapi juga sedih dalam satu waktu.

  • Genre: musikal, coming of age

  • Pemain: Mira Barkhammer, Mira Grosin

  • Sutradara: Lukas Moodyson

5. A Summer at Grandpa’s (1984)

A Summer at Grandpa's (dok. City Films/A Summer at Grandpa's)

Berlatar Taiwan, film ini sukses membahas masalah orang dewasa lewat POV anak. Yakni melalui perspektif dua kakak beradik yang terpaksa mengungsi ke rumah kakek mereka karena sang ibu sedang dirawat di rumah sakit. Pada fase ini, untuk pertama kalinya, dua anak ini dibikin sadar tentang dinamika keluarga mereka yang tidak sempurna dan ternyata cukup pelik.

  • Genre: drama, coming of age

  • Pemain: Wong Kai Gwong, Lee Suk Ching

  • Sutradara: Hou Hsiao-hsien

6. Moving On (2019)

Moving On (dok. Tiger Cinema/Moving On)

Dalam Moving On kamu juga akan bertemu kakak-beradik yang mengalami perubahan drastis ketika orangtua mereka bercerai. Mereka diasuh sang ayah yang akhirnya mengajak keduanya pulang ke rumah masa kecilnya, tempat yang sama di mana sang kakek dan tante mereka juga tinggal. Untuk pertama kalinya, mereka harus beradaptasi dengan situasi dan orang-orang baru, sembari memahami berbagai masalah orang dewasa di sekitar mereka.

  • Genre: drama

  • Pemain: Choi Jung Un, Park Seung Jun

  • Sutradara: Yoon Da Bi

7. Aftersun (2022)

Aftersun (dok. A24/Aftersun)

Paul Mescal dan Frankie Corio dipasangkan sebagai bapak muda dan putrinya yang sedang berlibur di Turki. Liburan mereka seru, kadang lempeng, tetapi menghangatkan. Hanya saja, dalam beberapa momen, kita diberi sekelebat kondisi mental sang ayah yang ternyata tak stabil. Film ini memakai POV sang putri yang saat itu tak begitu mengerti masalah ayahnya. Di sisi lain, kita dibikin ikut terenyuh ketika sang ayah merasa bersalah.

  • Genre: drama, coming of age

  • Pemain: Paul Mescal, Frankie Corio

  • Sutradara: Charlotte Wells

Ada yang berbeda dan spesial dari film-film yang pakai perspektif anak. Rasa rentan dan polosnya begitu familier dengan yang pernah kita lalui dulu saat kecil. Dari tujuh film tentang masalah orang dewasa pakai POV anak, kamu siap nonton yang mana hari ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article