7 Film Non-Animasi Disney 2010-an yang Terlupakan, padahal Seru!

- Artikel menyoroti tujuh film non-animasi Disney era 2010-an yang kurang populer meski menawarkan kisah menarik dari berbagai genre seperti drama, fantasi, hingga petualangan.
- Film-film seperti Secretariat, The Odd Life of Timothy Green, dan Togo diangkat dari kisah nyata yang menonjolkan tema keberanian, keluarga, serta perjuangan menghadapi tantangan hidup.
- The Lone Ranger, The Finest Hours, dan The Nutcracker and the Four Realms menghadirkan visual memukau serta aksi seru yang menunjukkan sisi berbeda dari produksi live-action Disney.
Disney selama ini identik dengan film-film animasi yang sukses besar di seluruh dunia. Pada era 2010-an misalnya, judul-judul seperti Tangled, Frozen, dan Moana mendominasi box office sekaligus melekat di ingatan banyak penonton.
Namun, di balik kesuksesan tersebut, Disney juga merilis sejumlah film non-animasi yang sayangnya kurang mendapat sorotan pada periode yang sama. Padahal, beberapa di antaranya menawarkan cerita yang gak kalah menarik.
Mulai dari drama olahraga, petualangan fantasi, hingga kisah nyata yang menginspirasi, berikut tujuh film non-animasi Disney era 2010-an yang layak kamu beri kesempatan. Siapa tahu, salah satunya bisa jadi favorit barumu!
1. Secretariat (2010)

Kalau biasanya film balap identik dengan mobil atau motor, Secretariat memilih dunia pacuan kuda sebagai latar utamanya. Film yang diangkat dari kisah nyata ini mengikuti Penny Chenery (Diane Lane), perempuan yang mengambil alih peternakan kuda milik keluarganya yang berada di ambang kebangkrutan. Bersama seekor kuda legendaris bernama Secretariat, ia berusaha membuktikan kemampuannya di dunia balap yang didominasi laki-laki.
2. Prom (2011)

Di tengah ramainya film remaja Disney pada awal 2010-an, Prom sering kali luput dari perhatian. Padahal, film ini menghadirkan kisah romantis yang bikin baper antara Nova Prescott (Aimee Teegarden), ketua panitia prom yang perfeksionis, dan Jesse Richter (Thomas McDonell), murid bermasalah yang terpaksa membantunya. Selain hubungan keduanya, film ini juga menampilkan berbagai kisah cinta remaja lain gak kalah ringan dan hangat.
3. The Odd Life of Timothy Green (2012)

The Odd Life of Timothy Green mengangkat kisah pasangan suami istri, Cindy dan Jim Green (Jennifer Garner dan Joel Edgerton), yang sudah lama mendambakan kehadiran seorang anak. Suatu malam, mereka dikejutkan oleh kemunculan seorang bocah misterius bernama Timothy (CJ Adams) yang perlahan mengubah kehidupan mereka. Dikemas dengan pendekatan sederhana, film fantasi ini menyampaikan cerita tentang keluarga, harapan, dan arti melepaskan dengan cara yang menyentuh.
4. The Lone Ranger (2013)

Meski sempat mendapat ulasan beragam saat dirilis, The Lone Ranger tetap menawarkan petualangan yang menghibur. Film ini mengikuti John Reid (Armie Hammer), seorang pengacara idealis, yang bekerja sama dengan pejuang Comanche bernama Tonto (Johnny Depp) untuk menghentikan konglomerat korup yang mengancam tanah suku pribumi. Perpaduan aksi, komedi, dan latar Wild West membuat film ini layak dilirik oleh pencinta film petualangan.
5. The Finest Hours (2016)

Disney juga pernah menghadirkan drama penyelamatan yang diangkat dari kisah nyata lewat The Finest Hours. Ceritanya mengikuti upaya tim Penjaga Pantai Amerika Serikat menyelamatkan awak kapal tanker SS Pendleton yang terbelah dua akibat badai hebat pada 1952. Selain menyajikan ketegangan di tengah laut, film ini juga mengangkat tema keberanian dan pengorbanan.
6. The Nutcracker and the Four Realms (2018)

The Nutcracker and the Four Realms sempat menuai kritik karena alur ceritanya yang dianggap klise dan mudah ditebak. Meski begitu, film ini tetap menarik berkat dunia fantasinya yang penuh warna dan visual yang memanjakan mata.
Kisahnya mengikuti Clara (Mackenzie Foy), gadis yang memasuki dunia misterius berisi empat kerajaan ajaib. Di sana, ia harus menghadapi ancaman yang dapat mengubah nasib dunia tersebut.
7. Togo (2019)

Daftar ini ditutup oleh Togo yang mengangkat kisah nyata Leonhard Seppala (Willem Dafoe) dan anjing penarik kereta saljunya, Togo. Cerita berpusat pada misi mereka mengantarkan serum penyelamat saat wabah difteri melanda Nome, Alaska, pada 1925.
Hubungan antara Seppala dan Togo menjadi kekuatan utama film ini sekaligus menghadirkan banyak momen emosional. Sayangnya, karena dirilis langsung di layanan streaming, Togo gak mendapat perhatian sebesar yang seharusnya.
Meski kurang mendapat sorotan saat dirilis, ketujuh film di atas tetap menawarkan cerita yang menarik di genrenya masing-masing. Jadi, dari semua rekomendasi tadi, film Disney non-animasi era 2010-an mana yang paling ingin kamu tonton?


















