Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Film Reza Rahadian tentang Kritik Pemerintah, Terbaru Laut Bercerita

4 min read
4 Film Reza Rahadian tentang Kritik Pemerintah, Terbaru Laut Bercerita
Laut Bercerita (dok. Pal8 Pictures/Laut Bercerita)
  • Reza Rahadian membintangi empat film bertema kritik sosial, hukum, dan kekuasaan: Alangkah Lucunya (Negeri Ini), Keadilan: The Verdict, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, serta Laut Bercerita.
  • Dalam Laut Bercerita, Reza berperan sebagai Biru Laut, mahasiswa Yogyakarta 1990-an yang memperjuangkan keadilan dan kebebasan berekspresi sebelum menghilang bersama sejumlah rekannya.
  • Artikel menyoroti keterlibatan Reza dalam isu sosial-politik melalui akting, aktivisme, dan advokasi kebijakan publik; Laut Bercerita dijadwalkan tayang perdana pada 29 Oktober 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Reza Rahadian merupakan salah satu aktor serba bisa tanah air yang pernah membintangi berbagai judul film dengan cerita dan genre yang beragam. Terbaru, Reza menjadi pemeran utama dalam film fiksi sejarah, Laut Bercerita, yang mengangkat isu tentang rezim pemerintahan pada masa Orde Baru.

Bukan yang pertama kali, sebelumnya Reza sudah cukup sering membintangi berbagai film dengan tema kritik sosial, politik, maupun rezim pemerintahan. Terbaru, ada Laut Bercerita yang siap dirilis. Berikut ini empat rekomendasi film Reza Rahadian tentang mengkritik pemerintah.

  1. 1. Alangkah Lucunya (Negeri Ini) (2010)

    Alangkah Lucunya Negeri Ini
    Alangkah Lucunya Negeri Ini (dok. Citra Sinema/Alangkah Lucunya Negeri Ini)

    Alangkah Lucunya (Negeri Ini) mengikuti kisah Muluk (Reza Rahadian), putra Pak Makbul (Deddy Mizwar) yang sudah hampir 2 tahun lulus dari S1, tetapi belum juga mendapatkan pekerjaan. Meskipun selalu gagal setiap kali melamar pekerjaan, Muluk tidak pernah berputus asa. Pertemuan dengan pencopet bernama Komet (Angga Putra) tak disangka membuka peluang pekerjaan bagi Muluk. Dari Komet, Muluk bertemu dengan sekelompok anak remaja yang sehari-hari berprofesi sebagai pencopet.

    Muluk lalu menawarkan diri untuk mengelola keuangan mereka. Jarot (Tio Pakusadewo), selaku bos para pencopet, menerima lamaran Muluk. Layaknya akuntan di perusahaan, Muluk juga mendapat imbalan yang diambil dari hasil mencopet. Kerja sama Muluk dan anggota pencopet berjalan lancar. Lama-kelamaan, Muluk merasa bertanggung jawab untuk mengubah nasib Komet dan teman-temannya. Ia pun mencoba mengubah Komet dan teman-temannya agar bisa lebih baik dalam bersikap dan tak lagi menjadi pencopet.

  2. 2. Keadilan: The Verdict (2025)

    Keadilan: The Verdict
    Keadilan: The Verdict (dok. MD Pictures/Keadilan: The Verdict)

    Keadilan: The Verdict mengikuti kisah Raka (Rio Dewanto) yang berprofesi sebagai petugas keamanan pengadilan yang sangat idealis dan jujur. Setiap hari Raka selalu menyaksikan bagaimana hukum seolah bisa dimanipulasi oleh kekuasaan dan uang. Hidupnya seketika berubah saat istrinya, Nina (Niken Anjani), yang adalah seorang pengacara muda dan tengah hamil, menjadi korban kekerasan oleh anak seorang konglomerat.

    Dalam keadaan hancur, keadilan justru tidak berpihak pada Raka, karena pelaku dilindungi oleh pengacara licik bernama Timo (Reza Rahadian). Raka pun mulai kehilangan keyakinan terhadap sistem hukum yang adil dan bermartabat. Di tengah tekanan publik dan media sosial yang sangat mudah dipengaruhi, Raka memutuskan untuk mengambil alih ruang sidang dan mengacungkan pistol di tangannya.

  3. 3. Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa (2026)

    Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
    Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa (dok. Soraya Intercine Films/Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa)

    Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bercerita tentang Desa Karang Setan yang dipimpin oleh Bisman (Clift Sangra). Ia digambarkan sebagai penguasa yang kejam, serakah, dan haus kekuasaan. Bisman adalah sosok figur otoritas yang sering kali bertindak sewenang-wenang demi mempertahankan status sosialnya.

    Bisman terobsesi dengan Suzzanna (Luna Maya), salah satu gadis tercantik di Desa Karang Setan. Ia berencana menjadikan Suzzanna istri kedua. Namun, Suzzanna justru menolaknya. Tak hanya itu, ayah Suzzanna (El Manik), juga merupakan orang yang berani menentang Bisman.

    Merasa kesal, Bisman lalu menyantet ayah Suzzanna hingga ia meninggal. Kehilangan tersebut lalu menumbuhkan dendam mendalam, hingga Suzzanna memilih mempelajari ilmu santet untuk membalas perbuatan Bisman. Namun, rencananya tidak berjalan mudah. Bisman memiliki kekuatan yang sulit dikalahkan.

    Di tengah perjalanan balas dendamnya, Suzzanna justru bertemu Pramuja (Reza Rahadian), pria baik yang tulus mencintainya. Pertemuan itu lalu membuat Suzzanna berada di persimpangan antara melanjutkan dendam yang penuh kegelapan dan memilih jalan hidup yang lebih baik demi cinta.

  4. 4. Laut Bercerita (2026)

    Laut Bercerita
    Laut Bercerita (dok. Pal8 Pictures/Laut Bercerita)

    Laut Bercerita berlatar di Yogyakarta pada 1990-an, ketika situasi politik yang menegangkan membuat aktivitas mahasiswa semakin berisiko. Biru Laut (Reza Rahadian), seorang mahasiswa yang gemar membaca dan menulis, kemudian bergabung dengan kelompok studi bernama Winatra. Ia terlibat dalam gerakan yang memperjuangkan keadilan serta kebebasan berekspresi. Meski menyadari risiko yang mengancam, Laut dan kawan-kawannya tetap berusaha mempertahankan keyakinan mereka.

    Konflik mencapai titik penting ketika Laut dan sejumlah rekannya tiba-tiba menghilang. Kepergian mereka meninggalkan banyak pertanyaan dan ketidakpastian bagi orang-orang terdekat. Bapak (Arswendy Bening Swara), Ibu (Christine Hakim), dan adik Laut, Asmara Jati (Yunita Siregar), harus menghadapi kehilangan yang sulit dijelaskan. Pencarian tersebut tidak hanya berkaitan dengan keberadaan orang-orang yang hilang, tetapi juga dengan perjuangan untuk memperoleh kejelasan dan keadilan.

    Reza Rahadian memang dikenal sebagai salah satu aktor yang vokal dalam menyuarakan isu sosial-politik dan mengkritik kebijakan pemerintah. Keterlibatannya tidak hanya sebatas melalui medium seni peran, melainkan telah bergeser ke ranah aktivisme nyata dan advokasi kebijakan publik. Film Laut Bercerita tayang perdana di bioskop pada Kamis, 29 Oktober 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More