Dalam masyarakat patriarki, laki-laki dapat peran sebagai tulang punggung keluarga alias pencari nafkah utama. Namun, dalam praktiknya, peran gender tradisional ini tidak selalu bisa direalisasikan. Faktanya, kita tidak bisa mengandalkan pria untuk memenuhi peran tersebut karena berbagai faktor. Seperti misalnya, usia, kesehatan, dan sesederhana komitmen serta itikad baik.
Ada kalanya perempuan yang akhirnya harus menjadi tulang punggung keluarga. Sayang, kewajiban ini tidak serta-merta menghapus beban domestik yang sudah mereka tanggung sebelumnya. Ini yang membuat kisah perempuan sebagai tulang punggung keluarga lebih kompleks dan perlu disebarluaskan. Seperti yang coba dilakukan beberapa sineas lewat film-film mereka berikut.
