- Genre: dokumenter
- Pemain: -
- Sutradara: Salomé Jashi
5 Film yang Buktikan Kapitalisme Hijau Hanya Mitos

- Lima film menyoroti kritik terhadap kapitalisme hijau, yakni pendekatan mitigasi iklim berbasis pasar bebas dan inovasi teknologi yang dinilai memunculkan polusi, sampah, serta ketimpangan baru.
- Taming the Garden, Okja, Planet of the Humans, dan The Mosquito Coast menggambarkan konservasi, energi terbarukan, serta visi ekologis yang dibayangi kepentingan korporasi, ekstraksi sumber daya, dan ambisi personal.
- Once Upon a Time in a Forest memperlihatkan konflik aktivis dan korporasi di Finlandia, menegaskan bahwa privatisasi atau inovasi untuk melindungi alam tidak otomatis menyelesaikan masalah.
Pernah dengar istilah kapitalisme hijau atau green capitalism? Kalau menurut definisi Nick J. Fox dalam jurnal The Sociological Review, kapitalisme hijau adalah pendekatan mitigasi perubahan iklim yang menggunakan mekanisme pasar bebas. Artinya, pengikutnya percaya bahwa inovasi teknologi dapat mengatasi polusi dan kerusakan alam lainnya.
Namun, dalam praktiknya, kita justru menemukan sebaliknya. Bukannya membaik, kapitalisme hijau justru memunculkan konsekuensi-konsekuensi baru, seperti polutan atau sampah baru dan ketimpangan. Lima film berikut bisa memberikan gambaran yang lebih jelas. Tonton, deh!
1. Taming the Garden (2021)

Taming the Garden (dok. DA Films/Taming the Garden) Mulai dengan film dokumenter asal Georgia berjudul Taming the Garden. Premisnya sederhana, tetapi dijamin bikin kamu tercekat. Film ini sebenarnya hanya berupa observasi tanpa narasi yang merekam proses pemindahan pohon-pohon purba langka di Republik Georgia ke sebuah pulau pribadi milik oligarki bernama Bidzina Ivanishvili.
Dikenal sebagai pendiri partai yang sedang populer di negaranya, punya banyak bisnis, dan pernah menjabat sebagai perdana menteri, Ivanishvili bisa membayar orang untuk mewujudkan ambisinya. Ia bahkan menggratiskan tiket masuk ke taman konservasi tersebut. Namun, keputusannya menuai pro dan kontra, sama dengan kelakuan sejumlah orang kaya yang memutuskan untuk memelihara hewan langka atas nama konservasi.
2. Okja (2017)

Okja (dok. Criterion/Okja) Okja adalah nama seekor babi yang ternyata lahir dari proses modifikasi genetik. Selama ini, Okja berkawan baik dengan Mija, seorang anak perempuan sederhana yang tinggal di peternakan bersama kakeknya.
Satu hari, sebuah korporasi besar berniat mengambil ciptaan mereka itu dengan klaim kepentingan publik. Tentu, Mija tak terima dan berusaha mencegah upaya tersebut. Ia ditolong oleh beberapa aktivis lingkungan yang punya satu solusi untuk Okja. Kita bakal melihat berbagai hipokrisi di film ini, termasuk dari korporasi besar dan para pakar lingkungan yang terjebak dalam kemelut tersebut.
- Genre: sains-fiksi, satire
- Pemain: An Seo Hyun, Jake Gyllenhaal
- Sutradara: Bong Joon Ho
3. Planet of the Humans (2019)

Planet of the Humans (dok. Rumble Media/Planet of the Humans) Jeff Gibbs memulai dokumenter ini dengan membongkar kemunafikan korporat dan tokoh-tokoh yang vokal menyuarakan energi hijau. Ia menemukan bahwa di beberapa acara yang mengklaim menggunakan energi terbarukan, ternyata masih bertumpu pada energi fosil sebagai sumber daya utama. Ia juga menyoroti ekstraksi logam-logam langka untuk produk-produk teknologi berlabel hijau. Dokumenter Gibbs memang gak menawarkan solusi, tetapi menyadarkan kita betapa terbatasnya sumber daya tersisa di Bumi.
- Genre: dokumenter
- Pemain: Jeff Gibbs
- Sutradara: Jeff Gibbs
4. The Mosquito Coast (1986)

The Mosquito Coast (dok. Warner Bros/The Mosquito Coast) Kemunafikan kapitalisme hijau lainnya bisa kamu temukan dalam film klasik The Mosquito Coast. Film ini mengikuti ambisi Allie Fox, seorang inventor jenius yang merasa muak dengan konsumerisme dan kapitalisme di negaranya. Ia pun mengajak keluarganya pindah ke Karibia untuk memulai hidup baru yang lebih bermanfaat. Ia membeli sebuah lahan dan menjanjikan perbaikan kehidupan kepada penduduk sekitar. Namun, Fox justru terjerumus dalam visi utopis dan narsisismenya yang merugikan semua orang.
- Genre: petualangan, thriller
- Pemain: Harrison Ford, River Phoenix
- Sutradara: Peter Weir
5. Once Upon a Time in a Forest (2024)

Once Upon a Time in a Forest (dok. Autlook Films/ Once Upon a Time in a Forest) Dua aktivis lingkungan, Ida dan Minka, berada dalam dilema ketika mereka memperjuangkan pentingnya eksistensi hutan lindung di Finlandia. Atas tuntutan ini, mereka harus berdebat dengan korporasi besar yang percaya bahwa aktivitas mereka di hutan dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan berguna untuk hajat hidup orang banyak. Belum lagi, secara kultural mencari nafkah di hutan adalah hal normal di sana, termasuk pula dilakukan oleh leluhur keduanya.
- Genre: dokumenter
- Pemain: Ida Korhonen, Minka Virtanen
- Sutradara: Virpi Suutari
Tidak ada yang hijau dalam sistem kapitalisme mungkin adalah pesan yang hendak disampaikan oleh kelima film tadi. Nyatanya, memang melindungi lahan atau hutan dengan cara-cara kapitalis seperti inovasi atau privatisasi tidak serta-merta menyelesaikan masalah yang ada, tetapi memunculkan risiko dan konsekuensi baru.





















