Artikel ini mengandung spoiler bagi yang belum menonton Supergirl!
Sang Girl of Steel kembali menghiasi layar lebar lewat film Supergirl (2026) dengan menggaet Milly Alcock, aktris Australia yang pernah naik daun berkat serial House of the Dragon, sebagai bintang utamanya. Film ini sekaligus menjadi entri kedua dalam semesta DC Universe (DCU) setelah Superman (2025). Adapun, Supergirl disutradarai oleh Craig Gillespie berdasarkan naskah yang ditulis oleh Ana Nogueira.
Terlepas dari performanya yang terseok-seok di box office, Supergirl tengah menjadi bahan perbincangan karena ending-nya yang menuai polemik. Pasalnya, Kara Zor-El alias Supergirl (Milly Alcock) diperlihatkan membunuh Krem of the Yellow Hills (Matthias Schoenaerts) dengan menusukkan pedang ke perut dan tenggorokannya.
Jika dicermati secara mendalam, sebenarnya terdapat sejumlah alasan menarik yang melatarbelakangi sang Girl of Steel untuk mengakhiri hidup Krem pada akhir Supergirl.
