Magistus Miftah, pemeran Novilham di film Ghost in the Cell (dok. Pribadi/Magistus Miftah)
Pembicaraan kami berlanjut, Miftah juga sempat menceritakan momen pembacaan naskah pertamanya, lho. Fakta menariknya, ternyata para aktor yang hadir hari itu memuji presence-nya, meski baru pertama kali bertemu.
"Jadi mereka ternyata amazed gitu dengan presence aku di situ dan aku terharu sih. Kayaknya waktu itu seinget aku, aku pulang nangis sih," ujarnya yang hari itu memakai atasan linen crinkle kuning mustard ala narapidana di Ghost in the Cell (2026).
Aktor yang profesi utamanya adalah tarot reader ini berbagi soal cara mendalami karakter Novilham. Tidak begitu sulit, karena kisah Novilham ini pernah dialami oleh beberapa temannya. Selain itu, agar lebih mudah mendalami peran tersebut, Miftah menganggap Novilham sebagai kembarannya.
"Anggaplah kembaranku gitu. Aku ajak ngobrol dia, kayak aku tanya, kita di sini bareng. Aku yang dikasih amanah untuk menceritakan kamu di sini. Kamu butuh apa dari aku? Kamu butuh apa yang perlu diterangkan?" tutur Miftah yang mengingat momen emosional kala itu.
Miftah mengaku terharu saat mendengar emosi kesedihan hingga kemarahan yang disuguhkan Novilham tersampaikan dengan baik kepada penonton. Ia berkata, "Banyak yang cerita juga ke aku, bahwa marahnya dapat banget, sedihnya itu dapat, aku nangis. Wah, itu aku terharu banget sih jujur."
Apakah kamu sudah menonton akting Magistus Miftah sebagai Novilham di Ghost in the Cell (2026)? Kalau belum, langsung cus ke bioskop, yuk!