Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

3 Film Morgan Oey yang Raih Jutaan Penonton, Terbaru Ghost in the Cell

3 Film Morgan Oey yang Raih Jutaan Penonton, Terbaru Ghost in the Cell
Morgan Oey dalam Ghost in the Cell (dok. Come and See Pictures/Ghost in the Cell)
Intinya Sih
  • Film terbaru Morgan Oey, Ghost in the Cell (2026), tembus satu juta penonton dalam enam hari dan menjadi film Indonesia kesembilan yang mencapai angka tersebut di tahun 2026.
  • My Stupid Boss 2 (2019) menjadi film pertama Morgan yang meraih lebih dari 1,8 juta penonton lewat kisah komedi Bossman dan timnya mencari pekerja baru di Vietnam.
  • Pengepungan di Bukit Duri (2025) juga sukses dengan lebih dari 1,8 juta penonton, menampilkan Morgan sebagai guru yang mencari keponakannya di tengah konflik sosial berbahaya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Film terbaru Morgan Oey, Ghost in the Cell (2026), sukses meraih 1 juta penonton pada hari ke-6 penayangannya. Film karya Joko Anwar inipun menjadi film Indonesia ke-9 yang berhasil menembus satu juta penonton pada 2026.

Sejak mulai terjun di industri perfilman, Morgan terhitung sudah pernah beberapa kali membintangi film-film yang meraih kesuksesan dari segi penonton, lho. Terbaru Ghost in the Cell, berikut tiga film Morgan Oey yang meraih jutaan penonton.

1. My Stupid Boss 2 (2019)

Morgan Oey dalam My Stupid Boss 2
Morgan Oey dalam My Stupid Boss 2 (dok. Falcon Pictures/My Stupid Boss 2)

Film pertama Morgan yang sukses meraih jutaan penonton adalah My Stupid Boss 2. Film bergenre komedi ini mengumpulkan total penonton sebanyak lebih dari 1,8 juta. My Stupid Boss 2 melanjutkan kisah Bossman (Reza Rahadian) yang kehilangan sebagian besar karyawan di pabriknya yang berada di Malaysia. Hal inipun membuat Bossman mencari buruh murah di Vietnam untuk ia jadikan karyawan baru.

Untuk misi ini, dia ditemani oleh asistennya yang setia, Diana (Bunga Citra Lestari), serta dua karyawan lainnya, yaitu Mr. Kho (Chew Kin Wah) dan Adrian (Iedil Putra). Di Vietnam, Bossman meminta bantuan warga setempat, yaitu Nguyen (Morgan Oey). Namun, ternyata perjalanan Bossman dan timnya mengalami sejumlah masalah. Mereka juga harus mengatasi perbedaan budaya antara Malaysia dan Vietnam.

2. Pengepungan di Bukit Duri (2025)

Pengepungan di Bukit Duri
Pengepungan di Bukit Duri (dok. Come and See Pictures/Pengepungan di Bukit Duri)

Selanjutnya, ada Pengepungan di Bukit Duri yang juga meraih jumlah penonton sebanyak lebih dari 1,8 juta. Berlatar tahun 2027, film ini mengisahkan Indonesia yang di ambang kehancuran imbas dari kebencian rasial yang berlarut-larut.

Edwin (Morgan Oey) adalah seorang guru yang dalam beberapa tahun terakhir sudah gonta-ganti sekolah di Jakarta. Terbaru, ia pindah ke SMA Duri yang mayoritas diisi oleh murid-murid bandel dan sulit diatur. Namun, Edwin siap menerima itu semua karena ia memiliki misi personal.

Edwin selama ini pindah-pindah tempat mengajar karena sedang mencari keponakannya yang hilang. SMA Duri adalah satu-satunya yang belum ia periksa. Di sana, Edwin langsung mengambil langkah tegas ketika berhadapan dengan kenakalan murid di kelasnya, terutama pada Jefri (Omara Esteghlal). Di sisi lain, Edwin ternyata tidak menyadari bahwa keselamatannya kini dalam bahaya, karena Edwin ternyata diburu Jefri yang mengincar nyawanya.

3. Ghost in the Cell (2026)

Morgan Oey dalam Ghost in the Cell
Morgan Oey dalam Ghost in the Cell (dok. Come and See Pictures/Ghost in the Cell)

Terbaru, ada Ghost in the Cell yang telah meraih satu juta penonton tepat pada hari ke-6 penayangannya. Film ini bercerita tentang para napi di Lapas Labuhan Angsana yang harus menghadapi berbagai masalah setiap hari, mulai dari penindasan oleh pejabat lapas hingga konflik brutal antartahanan.

Hidup di sana sudah cukup berat. Namun, semuanya berubah saat seorang napi baru masuk ke dalam penjara. Sejak kedatangannya, satu per satu napi mulai mati dengan cara yang mengerikan.

Ternyata, diketahui ada sosok hantu yang menghantui lapas tersebut. Hantu ini menargetkan orang-orang dengan energi paling negatif. Semakin jahat seseorang, semakin besar kemungkinan mereka menjadi korban berikutnya. Hal ini pun membuat para napi panik. Mereka yang biasanya hidup dengan kekerasan dan kebencian kini terpaksa berubah. Para tahanan mulai berlomba-lomba melakukan kebaikan demi menjaga aura tetap positif agar tidak jadi target.

Konflik semakin kompleks. Di satu sisi, mereka harus melawan rasa takut terhadap hantu, tetapi di sisi lain, mereka juga masih menghadapi sistem penjara yang kejam. Satu-satunya cara bertahan hidup adalah dengan bersatu. Mereka harus melawan penindasan sekaligus menghadapi teror hantu yang mengancam nyawa. Dalam film ini, Morgan berperan sebagai Bimo, salah satu narapidana yang menghadapi kejadian mistis di dalam penjara.

Deretan film Morgan yang sukses meraih jutaan penonton datang dari beragam genre. Ada yang bergenre komedi, thriller, hingga horor. Kamu sudah nonton semua film-film Morgan di atas belum, nih?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Related Articles

See More