5 Konsep Tur Dunia KPop Demon Hunters, Gak Cuma Nyanyi?

- Film animasi musikal KPop Demon Hunters resmi umumkan tur dunia hasil kolaborasi Netflix dan AEG Presents, dijadwalkan berlangsung pada 2027 di sekitar 150 kota global.
- Tur ini diprediksi menghadirkan konsep unik seperti aksi teatrikal pemburuan iblis, teknologi proyeksi karakter virtual HUNTR/X, serta kemungkinan lagu baru eksklusif untuk konser.
- Selain memperdalam semesta cerita film, tur juga berpotensi menampilkan kolaborasi dengan idol KPop sungguhan sebagai bintang tamu untuk menciptakan pengalaman konser imersif.
KPop Demon Hunters (2025) tampaknya mencoba terus mempertahankan eksistensi dengan memperluas sayapnya ke dunia nyata. Setelah menjalin kolaborasi dengan berbagai brand ternama, film animasi musikal yang berfokus pada girl group fiksional HUNTR/X ini secara resmi mengumumkan tur dunia (world tour). Tur tersebut merupakan hasil kerja sama antara Netflix dengan AEG Presents, promotor hiburan asal California, Amerika Serikat, yang sering menangani tur-tur musisi KPop, sebut saja Bangtan Sonyeondan (BTS) dan BLACKPINK.
Mengingat film ini berhasil mencuri hati sekaligus mengantongi banyak penghargaan bergengsi, tak heran kabar mengenai tur dunia KPop Demon Hunters ini mendapat sambutan yang antusias dari fans. Di sisi lain, tidak sedikit dari mereka yang merasa skeptis terhadap konser global tersebut. Pasalnya, KPop Demon Hunters sejauh ini baru memiliki tujuh lagu utama, mulai dari "Golden" hingga "What It Sounds Like", dengan total durasi keseluruhan cuma sekitar 37 menit.
Jika dibandingkan dengan tur dunia musisi lain yang umumkan memakan 2—3 jam, banyak fans berspekulasi kalau tur dunia KPop Demon Hunters ini tidak hanya sebatas menyanyi di atas panggung. Mereka menduga kalau konser tersebut akan menghadirkan pertunjukan lain yang membuatnya worth it untuk ditonton. Lalu, trik seperti apa yang kira-kira bisa dilakukan agar tur dunia KPop Demon Hunters tetap menarik?
1. Tur dunia KPop Demon Hunters dapat menampilkan action setelah bernyanyi

Buat kamu yang belum tahu, KPop Demon Hunters adalah film yang berpusat pada Rumi (Arden Cho), Mira (May Hong), dan Zoey (Ji-young Yoo) sebagai anggota girl group papan atas bernama HUNTR/X. Mereka tak hanya idol KPop, melainkan juga menjadi pemburu yang bertugas menghentikan para iblis yang ingin mencuri jiwa manusia. Lagu-lagu mereka pun sebenarnya dipersembahkan untuk memperkuat Honmoon, dinding energi yang melindungi manusia dari serangan iblis.
Mengingat trio HUNTR/X selalu diperlihatkan memburu iblis dalam filmnya, bukan tidak mungkin tur dunia KPop Demon Hunters nanti bakal menghadirkan konsep serupa. Penonton tak hanya disuguhkan penampilan menyanyi dan dance, tetapi juga aksi teatrikal di sela-sela lagu. Misalnya, setelah membawakan "How It's Done", konser akan memperlihatkan adegan ketika HUNTR/X bertarung melawan para iblis sebelum akhirnya menyanyikan "Takedown".
2. Tur dunia memanfaatkan proyeksi untuk membawa karakter animasi

Konser KPop Demon Hunters tanpa kehadiran Rumi, Mira, dan Zoey tentu terasa kurang afdal. Oleh sebab itu, tidak sedikit fans yang berharap tur ini dapat mendatangkan trio HUNTR/X secara live di atas panggung. Hal ini sebetulnya bukanlah sesuatu yang baru sebab Gorillaz, band virtual asal Inggris, sudah lama menggunakan berbagai teknik visual untuk membawa karakter animasi mereka ke dunia nyata.
Salah satu cara yang cukup realistis ialah dengan menggabungkan teknologi holo-mesh, transparent LED screen, serta model karakter 3D berbasis CGI yang memungkinkan penonton menyaksikan versi virtual dari HUNTR/X. Teknologi proyeksi panggung semacam ini pernah digunakan oleh Hatsune Miku, seorang idol virtual, yang tampil melalui proyeksi berbasis ilusi agar seolah-olah ia benar-benar muncul dan bernyanyi di atas panggung. Opsi lainnya, konser KPop Demon Hunters dapat mengadopsi teknologi augmented reality (AR) seperti yang dilakukan oleh K/DA, grup fiksi dari game League of Legends (2009) saat membawakan lagu "POP/STARS" pada ajang League of Legends World Championship 2018.
3. Lagu baru menjadi opsi agar konser KPop Demon Hunters tidak membosankan

Seperti yang telah disebutkan di awal, KPop Demon Hunters baru memiliki tujuh lagu orisinal dengan total durasi sekitar 37 menit. Supaya penonton tidak jenuh dengan lagu yang itu-itu saja, mereka dapat menambahkan lagu khusus konser. Mengingat KPop Demon Hunters juga tengah disiapkan sekuelnya, lagu baru ini bisa menjadi semacam teaser tersembunyi dan petunjuk awal terhadap kelanjutan perjalanan trio HUNTR/X.
Taylor Swift merupakan salah satu musisi yang biasa menerapkan pendekatan ini dengan membawakan lagu-lagu kejutan (surprise songs) dalam tur besarnya. Pada Eras Tour, misalnya, dia pernah membawakan “You’re On Your Own, Kid” dan "Exile" yang membuat penonton terkejut karena kedua lagu tersebut tidak termasuk dalam setlist utama. Melalui pendekatan ini, tur dunia KPop Demon Hunters bisa terasa lebih eksklusif, apalagi jika misalnya dalam konser nanti akan mempersembahkan lagu solo dari setiap member HUNTR/X yang merangkum kisah pahit mereka sebelum menjadi idol KPop.
4. Tur dunia sebagai tempat untuk memperdalam semesta KPop Demon Hunters

Semesta KPop Demon Hunters masih menyimpan banyak misteri yang belum terpecahkan. Kita belum tahu bagaimana awal pertemuan Rumi dengan Mira dan Zoey, bagaimana Rumi memperoleh pola iblis, hingga apakah ada pemburu iblis selain HUNTR/X. Nah, bayangkan kalau tur dunia KPop Demon Hunters ternyata juga membawa cerita baru melalui lagu atau adegan yang disisipkan di tengah-tengah penampilan.
Kemungkinan ini terdengar menarik, apalagi jika cerita tersebut berkaitan dengan sekuel KPop Demon Hunters yang direncanakan tayang pada 2029. Sebagai film animasi musikal yang kental dengan budaya dan mitologi Korea, tur dunia tersebut bisa menjadi medium untuk memperdalam worldbuilding. Baik melalui pemeran sungguhan maupun teknologi virtual seperti yang dibahas pada poin 2, tur dunia KPop Demon Hunters bisa membawa kepingan cerita yang hilang serta menjadi jembatan menuju film keduanya.
5. Tur dunia KPop Demon Hunters bisa menghadirkan idol sebagai guest star

Sedari awal, penggarapan KPop Demon Hunters banyak mengambil inspirasi dari idol KPop sungguhan, mulai dari desain karakter hingga deretan lagu yang dibawakan. Ia bahkan melibatkan Jeongyeon, Jihyo, dan Chaeyoung (TWICE) untuk berkolaborasi dalam membawakan "Takedown" versi mereka. Puncaknya terjadi pada ajang MAMA Awards 2025 ketika Pharita, Ahyeon, dan Rora (BABYMONSTER) tampil sebagai tiga member HUNTR/X, sementara Leehan (BOYNEXTDOOR), Wonbin (RIIZE), Shinyu (TWS), serta Park Gun-wook dan Han Yu-jin (ZEROBASEONE) memerankan Saja Boys, lengkap dengan membawakan lagu dari film KPop Demon Hunters.
Mengingat pihak Netflix maupun AEG Presents masih merahasiakan siapa musisi yang akan terlibat dalam tur dunia, poin ini masih memiliki kemungkinan untuk diwujudkan, lho. Bayangkan jika tur dunia KPop Demon Hunters nanti tidak hanya menampilkan HUNTR/X beserta Saja Boys, tetapi juga memperlihatkan interaksi mereka dengan idol KPop asli. Jika benar terjadi, ini bisa menjadi salah satu tur paling ambisius karena menggabungkan konser KPop konvensional dengan teknologi proyeksi dalam satu show besar.
Hingga artikel ini ditulis, Netflix baru mengumumkan bahwa tur KPop Demon Hunters bakal diselenggarakan pada 2027 dengan mencakup sekitar 150 kota di dunia. Namun, detail mengenai daftar kota serta estimasi biaya masih belum diungkapkan secara resmi. Dari kelima poin di atas, manakah yang sangat kamu harapkan benar-benar terjadi dalam tur dunia KPop Demon Hunters?



















