5 Lagu The Beatles yang Hampir Gak Dirilis ke Publik

- Beberapa lagu The Beatles sempat tertahan rilis karena alasan seperti eksperimen musik yang terlalu aneh, konflik internal, hingga keraguan dari para personelnya sendiri.
- Lagu-lagu seperti 'What’s The New Mary Jane', 'Not Guilty', dan 'If You’ve Got Trouble' akhirnya baru dirilis bertahun-tahun kemudian lewat proyek Anthology pada 1990-an.
- 'Now and Then' menjadi penutup emosional perjalanan The Beatles setelah diselesaikan oleh Paul McCartney dan Ringo Starr pada 2023 dengan bantuan teknologi modern untuk memulihkan vokal John Lennon.
Kalau bicara soal band legendaris seperti The Beatles, rasanya semua lagu mereka selalu terdengar pasti jadi hits. Namun, kenyataannya, gak semua karya mereka langsung dirilis ke publik. Ada beberapa lagu yang sempat ditahan, dilupakan, bahkan hampir gak pernah didengar sama sekali.
Menariknya, alasan di balik penundaan ini beragam. Mulai dari eksperimen musik yang terlalu aneh, konflik internal, hingga rasa ragu dari para personelnya sendiri. Justru dari situ kita bisa melihat sisi lain dari proses kreatif mereka yang ternyata tidak selalu mulus. Berikut ini lima lagu The Beatles yang nyaris gak pernah sampai ke telinga penggemar.
1. “What’s The New Mary Jane”
Lagu ini bisa dibilang salah satu karya paling eksperimental dari John Lennon. Ditulis saat The Beatles berada di India pada 1968, lagu ini punya nuansa avant-garde yang cukup liar dan berbeda dari karya mereka biasanya. Gak heran kalau akhirnya lagu ini dianggap terlalu aneh untuk masuk ke album The White Album.
Sempat ada rencana untuk merilisnya lewat proyek Plastic Ono Band, tapi lagi-lagi gagal karena penolakan dari anggota lain. Lagu ini akhirnya menghilang selama puluhan tahun sebelum resmi dirilis lewat Anthology 3 pada 1996. Meski kontroversial, lagu ini tetap menarik karena menunjukkan sisi paling eksperimental Lennon.
2. “Not Guilty”
Ditulis oleh George Harrison setelah perjalanan spiritual di India, “Not Guilty” punya makna yang cukup dalam. Liriknya sering dianggap sebagai bentuk curahan hati Harrison yang merasa kurang dihargai dalam band. Lagu ini bahkan direkam lebih dari 100 kali di studio, jumlah yang cukup gila untuk satu lagu.
Meski sudah melalui banyak percobaan, lagu ini tetap tidak masuk ke dalam The White Album. Entah karena hasilnya dirasa belum pas atau ada pertimbangan lain, akhirnya lagu ini disimpan begitu saja. Baru bertahun-tahun kemudian, versi aslinya dirilis di dalam Anthology 3, sementara Harrison juga membuat versi lain di album solonya tahun 1979.
3. “If You’ve Got Trouble”
Lagu ini awalnya dipersiapkan sebagai momen spesial untuk Ringo Starr di album Help! (1965). Ditulis oleh duo legendaris Lennon–McCartney, lagu ini sebenarnya punya potensi jadi lagu khas Ringo. Proses rekamannya pun berlangsung cukup cepat, meskipun suasananya katanya penuh candaan.
Namun, setelah direkam, band merasa lagu ini kurang kuat dibandingkan dengan opsi lain. Akhirnya mereka memilih “Act Naturally” sebagai gantinya. “If You’ve Got Trouble” pun tersimpan rapi selama puluhan tahun sebelum akhirnya dirilis di Anthology 2 pada 1996. Banyak yang menganggap keputusan itu tepat, tapi tetap menarik untuk didengar sebagai bagian dari sejarah.
4. “Something”
Sekarang, “Something” dikenal sebagai salah satu lagu cinta terbaik sepanjang masa. Namun, ternyata George Harrison sempat ragu untuk merilisnya. Alasannya cukup sederhana karena Harrison merasa lagu ini terlalu mudah dibuat, sehingga sempat disimpan selama beberapa waktu.
Keraguan itu untungnya tidak bertahan lama. Lagu ini akhirnya dirilis dalam album Abbey Road dan langsung mendapat pujian luar biasa. Bahkan banyak musisi besar yang meng-cover lagu ini. Dari yang awalnya diragukan, “Something” justru menjadi bukti bahwa kesederhanaan bisa menghasilkan karya yang abadi.
5. “Now and Then”
Lagu ini punya cerita paling panjang dan emosional. Ditulis oleh John Lennon sekitar 1977, “Now and Then” sebenarnya belum pernah selesai direkam sebelum Lennon meninggal pada 1980. Lagu ini sempat ingin diselesaikan saat proyek Anthology, tapi terkendala teknologi saat itu.
Baru pada 2023, lagu ini akhirnya bisa dirampungkan oleh Paul McCartney dan Ringo Starr dengan bantuan teknologi modern, termasuk AI untuk membersihkan vokal Lennon. Hasilnya adalah lagu yang terasa seperti penutup emosional dari perjalanan panjang The Beatles. Ini bukan cuma lagu, tapi juga momen bersejarah bagi para penggemar.
Dari lagu-lagu yang hampir terlupakan ini, kita bisa melihat bahwa bahkan band sebesar The Beatles pun pernah ragu dengan karya mereka sendiri. Namun, justru di situlah letak keindahannya yang akhirnya membentuk warisan musik mereka. Jadi, dari kelima lagu ini, mana yang paling bikin kamu penasaran untuk didengar?


















