potret Morgan Oey di kantor IDN, Jakarta, Jumat (4/9/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
Dalam wawancara yang berlangsung sekitar 30 menit, Morgan Oey juga mengenang perjalanan panjangnya di industri hiburan. Sebagaimana diketahui, sebelum fokus menjadi aktor, ia sudah populer sebagai salah satu personel SM*SH.
Setelah perjalanan di industri musik tersebut, Morgan ternyata sempat merasa bimbang untuk melanjutkan kariernya di dunia hiburan atau berhenti saja. Namun, kesempatan bermain sinetron datang di tengah kebimbangannya tersebut. Ia pun melihat tawaran itu sebagai jawaban dari doanya agar tidak buru-buru meninggalkan dunia hiburan.
“Dari musik saya akhirnya dapat kesempatan sinetron, ya udah saya jalanin. Karena waktu itu saya juga lagi bimbang, apakah setelah dari musik saya mau memutuskan untuk berhenti di dunia entertainment apa gak? Tapi ternyata saya dikasih kesempatan. Menurut saya, itu adalah jawaban dari doa saya. Mungkin Tuhan ada kesempatan kayak, ‘Oke, jangan berhenti dulu di dunia entertainment.’“
Dari sinetron, langkah Morgan berlanjut ke layar lebar hingga akhirnya ia mendapat nominasi FFI dan dipercaya menjadi salah satu Duta FFI 2026. Menariknya, semua pencapaian tersebut bukan sesuatu yang pernah ia bayangkan sebelumnya.
“Dari sinetron bisa ke film, dan sekarang bisa jadi duta FFI. Itu saya gak pernah mikirin. Maksudnya saya gak pernah bermimpi. Berani bermimpi pun gak,” lanjut aktor bernama asli Handi Morgan Oey.
Kini, setelah melewati perjalanan yang cukup panjang, Morgan mengaku tak lagi terlalu ambisius dalam menentukan target kariernya. Meski begitu, ia menegaskan belum merasa puas dengan pencapaiannya sebagai aktor karena masih banyak hal yang ingin ia pelajari dan eksplorasi, termasuk kemungkinan untuk bekerja di balik layar. Morgan bahkan menyebut Prilly Latuconsina sebagai salah satu sosok yang menginspirasinya untuk mencoba hal tersebut.
“Prilly sangat menginspirasi. Dia selain ada di depan layar, juga bisa di belakang layar. Jadi kemungkinan-kemungkinan terdekat yang mungkin bisa saya eksplorasi. I would love to do it kalau ada kesempatan untuk bisa mencoba di belakang layar seperti Prilly,” ungkap Morgan.