5 Musisi Rock yang Pernah Dikritik Roger Waters, Ada Favoritmu?

- Roger Waters mengkritik Phil Collins karena musiknya dianggap terlalu dipoles untuk pasar massal, bahkan menyebutnya seperti berpura-pura menjadi rockstar dan penulis lagu.
- Waters mempertanyakan keputusan Bob Dylan membawakan lagu-lagu Frank Sinatra, serta menyimpan perselisihan dengan Bono dan menuduh U2 mengadopsi elemen pertunjukan Pink Floyd.
- Waters menyatakan tidak peduli pada musik Ozzy Osbourne dan Black Sabbath, sementara terhadap Sinéad O'Connor ia melontarkan kritik personal setelah kolaborasi The Wall terganggu.
Roger Waters dikenal sebagai salah satu figur paling vokal dalam sejarah rock. Sebagai salah satu pendiri Pink Floyd, bassist, sekaligus penulis lagu utama dalam sejumlah karya penting band tersebut, Waters punya pandangan yang cukup kuat mengenai musik dan industri di sekitarnya. Ia juga tidak dikenal sebagai musisi yang ragu menyampaikan pendapat, termasuk ketika memiliki pandangan berbeda terhadap sesama nama besar di dunia rock.
Sepanjang kariernya, Waters beberapa kali melontarkan kritik kepada musisi lain. Ada yang berkaitan dengan gaya bermusik, ada pula yang muncul karena perbedaan pandangan mengenai karya atau hubungan antarmusisi. Beberapa komentarnya bahkan cukup tajam hingga memicu perhatian publik. Berikut lima musisi rock yang pernah menjadi sasaran kritik Roger Waters.
1. Phil Collins

Phil Collins (facebook.com/Phil Collins) Roger Waters pernah mengkritik Phil Collins karena merasa musik sang drummer dan penyanyi Genesis terlalu dibuat untuk konsumsi massa. Menurut Waters, ada perbedaan antara musisi yang benar-benar menulis berdasarkan perasaan dengan mereka yang menghasilkan musik yang terdengar terlalu dipoles. Kesuksesan Collins bersama Genesis maupun sebagai solois justru membuat Waters semakin melihatnya sebagai contoh dari tipe musisi yang ia persoalkan.
Dalam sebuah wawancara dengan Musician, Waters bahkan mengatakan bahwa Collins baginya seperti sedang berpura-pura menjadi seorang rockstar dan songwriter. Kritik tersebut cukup keras mengingat Collins sendiri merupakan salah satu musisi paling sukses dari generasinya. Menariknya, Collins juga pernah mengatakan bahwa ia tidak merasa Genesis berada dalam kategori sama dengan Pink Floyd, meskipun keduanya sering ditempatkan dalam kelompok musik rock progresif.
2. Bob Dylan

Bob Dylan (facebook.com/Bob Dylan) Bob Dylan dikenal karena kemampuannya menulis lagu dengan lirik yang kuat dan pernah menjadi simbol penting musik folk serta gerakan sosial pada era 1960-an. Namun, Waters tidak selalu sepakat dengan keputusan artistik Dylan. Salah satu yang paling membuatnya heran adalah album Shadows in the Night pada 2015, yang berisi interpretasi Dylan terhadap lagu-lagu yang sebelumnya dipopulerkan Frank Sinatra.
Dylan sendiri melihat proyek tersebut sebagai usaha untuk menghidupkan kembali lagu-lagu lama yang menurutnya sudah terlupakan. Waters justru memiliki pandangan yang jauh lebih sinis terhadap keputusan tersebut. Ia mempertanyakan mengapa Dylan memilih membuat album berisi lagu-lagu Sinatra dan bahkan mengaku tidak memahami ketertarikan Dylan terhadap materi tersebut.
3. Bono

Bono (instagram.com/u2.bono) Perselisihan pandangan antara Roger Waters dan Bono ternyata sudah berlangsung cukup lama. Salah satu sumbernya adalah kritik Bono terhadap The Wall, proyek Pink Floyd yang dirilis pada 1979. Waters mengingat bagaimana U2 pada masa awal kariernya pernah mempertanyakan gaya Pink Floyd yang dianggap terlalu teatrikal. Bagi Waters, komentar tersebut kemudian menjadi sesuatu yang sulit dilupakan.
Bertahun-tahun kemudian, Waters justru menuduh Bono dan The Edge mengambil inspirasi terlalu banyak dari apa yang sudah ia lakukan sebelumnya. Ia bahkan menyebut bahwa U2 pada akhirnya mengadopsi sejumlah elemen yang menurutnya sudah lebih dulu ia gunakan. Pernyataan tersebut tentu terasa ironis karena U2 kemudian dikenal sebagai salah satu band dengan pertunjukan panggung terbesar di dunia.
4. Ozzy Osbourne

Ozzy Osbourne (instagram.com/ozzyosbourne) Bersama Black Sabbath, Ozzy Osbourne membantu membentuk suara musik yang kemudian menjadi pengaruh besar bagi berbagai generasi band metal dan rock. Namun, Waters ternyata tidak memiliki ketertarikan yang sama terhadap musik Ozzy. Setelah kematian Ozzy pada Juli 2025, Waters bahkan menyampaikan komentar yang sangat dingin mengenai sang legenda.
Dalam wawancara tersebut, Waters mengatakan bahwa ia tidak terlalu peduli dengan musik Ozzy maupun Black Sabbath. Ia juga menyinggung citra liar Ozzy dengan komentar mengenai kebiasaan menggigit kepala kelelawar. Pernyataan tersebut tentu memicu banyak reaksi dari penggemar Ozzy dan Black Sabbath.
5. Sinéad O'Connor

Sinéad O'Connor (Facebook.com/Sinéad O'Connor) Kritik Waters terhadap Sinéad O'Connor terasa lebih personal karena keduanya pernah bekerja sama. O'Connor ikut tampil dalam produksi The Wall milik Waters pada 1990 dan membawakan lagu "Mother". Kolaborasi tersebut sebenarnya menjadi pertemuan menarik antara dua musisi yang sama-sama dikenal vokal, berani, dan tidak takut menyampaikan pandangan politik maupun sosial.
Namun, hubungan profesional mereka tidak selalu berjalan mulus. Setelah O'Connor tidak dapat tampil dalam pertunjukan terakhir di Berlin, Waters memberikan komentar negatif mengenai dirinya dalam sebuah wawancara. Ia menggambarkan O'Connor sebagai pribadi yang sulit diajak bekerja sama dan terlalu mementingkan dirinya sendiri.
Roger Waters memang dikenal sebagai musisi dengan pendirian yang sangat kuat, sehingga tidak terlalu mengherankan jika ia beberapa kali terlibat perbedaan pendapat dengan nama-nama besar lainnya. Dari kelima musisi tersebut, kritik Roger Waters terhadap siapa yang menurutmu paling mengejutkan?




















