Konferensi pers serial "Sleeping with the Enemy" di Cinépolis Senayan Park, Jakarta, Selasa (3/11/26) (2026) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)
Selain kesamaan judul, penggunaan bahasa Inggris dalam serial Sleeping with the Enemy juga menjadi hal yang dijelaskan Rocky. Menurutnya, keputusan tersebut bukan sesuatu yang baru bagi Hitmaker Studios karena mereka sudah terbiasa menggunakan judul berbahasa Inggris dalam proyek serial bersama WeTV.
"Kalau kita bicarakan tentang kenapa bahasa Inggris, Hitmaker udah kerjasama dengan WeTV dari 2021 ya. Dan semua series kita bahasa Inggris. Jadi itu bukan sesuatu yang baru," pungkasnya.
Sleeping with the Enemy mengikuti perjalanan Aruna Wirawan yang kehilangan keluarganya akibat kejahatan keluarga Sastranegara. Ia kemudian kembali dengan identitas Clara Aveline von Morgenstern untuk membalas dendam sekaligus membersihkan nama ayahnya. Clara mendekati Revan Sastranegara hingga akhirnya menikah dengannya. Namun, rencana tersebut semakin rumit ketika ia justru memiliki ketertarikan kepada Adrian, menantu keluarga Sastranegara.
Serial ini dibintangi Cinta Laura, Anthony Xie, Randy Martin, Ersya Aurelia, Max Metino, Mike Ethan, Putri Patricia, Aruma Khadijah, Shinta Bachir, dan Karan Sukarno Walia. Disutradarai Rizal Mantovani, serial ini diproduksi melalui kolaborasi WeTV Indonesia dan Hitmaker Studios.
Rocky Soraya juga menyebut Sleeping with the Enemy sebagai serial termahal yang pernah diproduksi Hitmaker Studios. Proyek ini menargetkan kualitas visual berstandar internasional dan dijadwalkan mulai tayang pada 13 November 2026 melalui WeTV.