Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Profil Kei Clash of Champions Season 3, Prestasinya Segudang

Profil Kei Clash of Champions Season 3, Prestasinya Segudang
Kei Clash of Champions (instagram.com/nadinekeiinara)
Intinya Sih
  • Kei, mahasiswa UC Berkeley asal Jakarta, menjadi wakil kampusnya di Clash of Champions Season 3 dengan latar akademik ganda di Data Science dan Business Administration.
  • Sejak usia 13 tahun, Kei telah menorehkan banyak prestasi internasional seperti Best Delegate di Oxford MUN dan Harvard Model Congress Asia hingga juara World Scholar’s Cup di Barcelona.
  • Selain berprestasi akademik, Kei aktif memimpin organisasi internasional serta merilis dua single musik akustik yang seluruh proses kreatifnya ia kerjakan sendiri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Clash of Champions Season 3 kembali kedatangan wakil mahasiswa dari kampus UC Berkeley, Amerika Serikat. Setelah di musim kedua kemarin ada Maul, musim ini wakilnya adalah Kei yang cukup mencuri perhatian karena penampilannya menaruh kacamata di atas kepalanya.

Kei ini merupakan salah satu peserta yang punya segudang prestasi, yang kebanyakan datang dari prestasi internasional. Jadi salah satu lawan kuat para peserta Clash of Champions Season 3 lain, kita kenalan lebih jauh dengan Kei, yuk.

1. Biodata Kei Clash of Champions Season 3

Seorang perempuan berambut panjang tersenyum mengenakan kemeja abu-abu dengan tulisan Kei UC Berkeley di latar biru bertema Clash of Champions Season 3.
Kei Clash of Champions (instagram.com/nadinekeiinara)
  • Nama lengkap: Nadine Kei Inara
  • Nama panggilan: Kei
  • Tanggal lahir: 2 Desember
  • Tempat lahir: Jakarta
  • Pendidikan: University of California Berkeley
  • Angkatan: 2023
  • Jurusan: Double major: Data Science dan Business Administration
  • Instagram: @nadinekeiinara

2. Sederet prestasi internasional Kei Clash of Champions Season 3

Seorang siswi mengenakan seragam abu-abu dengan dasi biru dan kacamata di kepala sedang melambaikan tangan di acara Ruangguru Clash of Champions.
Kei Clash of Champions (instagram.com/nadinekeiinara)

Kei sudah mencatatkan prestasi internasional sejak dia berusia 13 tahun. Saat itu, ia meraih Best Delegate di Oxford Model United Nations International. Pada tahun 2020, ia kembali mendapatkan penghargaan sebagai Best Delegate di Harvard Model Congress Asia yang digelar di Jepang.

Saat duduk di bangku SMA, ia jadi pemimpin timnya yang diisi oleh para mahasiswa dalam kompetisi Singapore University of Social Sciences (SUSS) Start-Up Impact Challenge. Di kompetisi tersebut, timnya Kei berhasil keluar sebagai juara 2. Jiwa pemimpinnya kuat banget meski harus memimpin anggota-anggota timnya yang lebih senior.

Daftar prestasi internasional yang pernah diraih Kei gak berhenti sampai di situ. Pada 2018, dia mendapatkan 1st Place di Asia Tenggara dan 3rd Place Overall pada World Scholar's Cup di Barcelona. Selanjutnya, Kei juga pernah mendapatkan tempat keempat pada Tournament Champions di Yale University, Amerika Serikat.

3. Aktif di organisasi internasional

Seorang perempuan berdiri di samping bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan latar beberapa bendera negara di ruangan berwarna ungu.
Kei Clash of Champions (instagram.com/nadinekeiinara)

Selain prestasi internasional, Kei juga diketahui aktif di organisasi internasional, nih. Kei menjabat sebagai Vice President of Outreach & Education, Berkeley Model United Nations sejak 2023 sampai sekarang. Ini adalah organisasi Model United Nations di UC Berkeley yang dikenal sebagai penyelenggara simulasi sidang PBB pertama di dunia.

Lalu pada 2025 kemarin, ia baru saja melepas jabatan Executive Director of Nusantara & Head of Cultural Affairs, Berkeley Indonesian Student Association yang sudah ia jabat sejak 2023. Organisasi ini merupakan organisasi mahasiswa Indonesia di kampus UC Berkeley.

Kemudian pada 2022, ia mendirikan organisasi bernama ByLaw yang merupakan kompetisi simulasi persidangan internasional yang diikuti oleh peserta lebih dari delapan negara. Tak hanya itu, ia juga merupakan pendiri Model United Nations Conference yang didukung langsung oleh United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR). Acara ini juga diikuti oleh peserta-peserta lebih dari tujuh negara.

4. Punya karya musik yang dirilis di Spotify

Seorang perempuan muda duduk di kursi studio rekaman dengan mikrofon di tangan, mengenakan kemeja putih dan gaun hitam berlapis.
Kei Clash of Champions (instagram.com/nadinekeiinara)

Lihat deretan prestasinya sepanjang itu, kamu mungkin berpikir kalau seluruh waktu yang Kei punya bakal dihabiskan untuk belajar akademik. Pikiran kamu salah besar karena peserta Clash of Champions Season 3 ini juga turut aktif berkarya di luar bidang akademik, lho.

Perempuan yang sangat menyukai wedang ronde dan soto betawi ini punya karya musik yang ia rilis di Spotify dan Apple Music. Pada 2024, ia merilis single berjudul "Summer Come Faster". Kemudian pada 2025, Kei kembali merilis single "It Hurst A Little" yang sama-sama menonjolkan musik akustik.

Semua proses kreatif dalam membuat lagu ini dikerjakan oleh Kei sendiri, mulai dari menulis lirik, menyusun komposisi, dan memproduksi musik. Dua single tersebut telah memiliki video klip yang ia rilis di YouTube. Kedua MV tersebut ia rekam, sutradarai dan mengeditnya sendiri.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Triadanti N
EditorTriadanti N

Related Articles

See More