Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Serial Keren Produksi James Wan, Horor sampai Thriller!

5 Serial Keren Produksi James Wan, Horor sampai Thriller!
Swamp Thing dan The Copenhagen Test (dok. DC Entertainment/Swamp Thing | dok. Peacock/The Copenhagen Test)
Intinya Sih
  • James Wan dikenal bukan hanya sebagai sutradara sukses, tapi juga produser kreatif lewat Atomic Monster yang melahirkan berbagai proyek film dan serial dengan konsep segar.
  • Lima serial produksinya mencakup genre beragam, mulai dari aksi seperti MacGyver hingga horor dan thriller seperti Swamp Thing, Archive 81, The Copenhagen Test, dan 56 Days.
  • Setiap serial menonjolkan ciri khas James Wan: atmosfer intens, cerita misterius, serta perpaduan elemen visual kuat yang membuatnya tetap relevan di dunia hiburan modern.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Siapa yang gak kenal dengan James Wan? Filmmaker bertangan dingin ini gak cuma sukses memukau dunia lewat film arahannya seperti The Conjuring dan Aquaman, tapi juga menunjukkan taringnya sebagai produser jempolan. Lewat rumah produksinya, Atomic Monster, ia telah melahirkan berbagai proyek hits dengan konsep segar seperti M3GAN, The Monkey, hingga yang terbaru The Mummy garapan Lee Cronin.

Menariknya, “sihir” James Wan gak cuma terbatas di layar lebar, tapi juga merambah ke dunia serial dengan deretan produksi yang kualitasnya gak kalah keren. Mulai dari aksi penuh adrenalin sampai horor yang atmosfernya seram banget, semuanya punya cerita yang bikin nagih. Nah, kalau kamu penasaran, berikut lima rekomendasi serial produksi James Wan yang wajib buat dikulik!

1. MacGyver (2016–2021)

adegan dalam serial MacGyver
adegan dalam serial MacGyver (dok. CBS/MacGyver)

Keterlibatan James Wan di dunia televisi dimulai satu dekade lalu lewat reboot serial action legendaris MacGyver. Gak cuma bertindak sebagai produser eksekutif, ia juga menyutradarai episode perdananya, "The Rising", yang jadi fondasi ceritanya. Hasilnya sebagus serial orisinalnya, yang dibuktikan dengan bertahannya MacGyver di CBS selama lima musim.

Secara garis besar, MacGyver masih mengikuti agen rahasia muda bernama Angus MacGyver (Lucas Till) yang berkeliling dunia untuk mencegah berbagai ancaman global. Berbeda dengan agen rahasia pada umumnya yang mengandalkan senjata, ia justru menggunakan pengetahuan dan kreativitasnya untuk keluar dari situasi genting. Dari klip kertas sampai permen karet, semua bisa disulapnya jadi alat penyelamat yang bikin penonton geleng-geleng kepala.

2. Swamp Thing (2019)

adegan dalam serial Swamp Thing
adegan dalam serial Swamp Thing (dok. DC Entertainment/Swamp Thing)

Selain Aquaman, kesuksesan James Wan dalam mengadaptasi komik DC juga dibuktikan dengan serial DC Universe yang berjudul Swamp Thing. Lewat tangan dinginnya, serial superhero ini bertransformasi menjadi tontonan bernuansa body horror yang dewasa dan mencekam. Swamp Thing pun banjir pujian, terutama karena keberaniannya mengedepankan efek praktikal alih-alih CGI.

Ceritanya berfokus pada Abby Arcane (Crystal Reed), seorang peneliti yang kembali ke kampung halamannya untuk menyelidiki virus misterius yang berasal dari rawa. Di sana, ia bertemu dengan ilmuwan bernama Alec Holland (Andy Bean) yang tengah meneliti fenomena aneh di area tersebut, tapi akhirnya tewas secara tragis akibat konspirasi gelap. Gak disangka, Alec kemudian “lahir kembali” sebagai makhluk rawa raksasa bernama Swamp Thing (Derek Mears) yang berusaha melindungi kota dari kekuatan jahat.

3. Archive 81 (2022)

adegan dalam serial Archive 81
adegan dalam serial Archive 81 (dok. Netflix/Archive 81)

Serial horor yang diproduseri James Wan satu ini mengangkat kisah penuh misteri tentang arsiparis bernama Dan Turner (Mamoudou Athie) yang bertugas merestorasi rekaman VHS dari era 90-an. Video tersebut dibuat oleh Melody Pendras (Dina Shihabi), mahasiswi dokumenter yang menyelidiki sebuah apartemen misterius yang menyimpan rahasia kelam terkait sekte berbahaya. Namun, seiring Dan menonton dan memperbaiki kaset-kaset itu, ia malah terseret ke dalam teror yang jauh lebih besar.

Daya tarik utama Archive 81 terletak pada struktur ceritanya yang bermain di dua timeline berbeda, sehingga bikin misterinya terasa kompleks dan memancing rasa penasaran. Sayangnya, serial ini kurang banyak dibicarakan dibandingkan serial horor lain dari Netflix karena ritmenya yang slow burn dan minim jumpscare. Meski begitu, Archive 81 sempat jadi sleeper hit dan meraih rating tinggi, yakni 87 persen, di Rotten Tomatoes.

4. The Copenhagen Test (2025)

adegan dalam serial The Copenhagen Test
adegan dalam serial The Copenhagen Test (dok. Peacock/The Copenhagen Test)

Tahun lalu, James Wan lewat Atomic Monster juga merilis serial spionase yang gak kalah seru berjudul The Copenhagen Test di Peacock. Serial ini hadir dengan delapan episode dan menggabungkan elemen fiksi ilmiah, aksi, serta konspirasi dalam satu paket yang adiktif. Gak heran kalau di pekan pertamanya tayang, serial yang dibintangi oleh Simu Liu dan Melissa Barrera ini langsung menembus angka miliaran streaming.

Di sini, Liu memerankan Alexander Hale, seorang analis intelijen jenius yang bekerja untuk organisasi rahasia bernama “The Orphanage”. Hidupnya mendadak jungkir-balik saat ia menyadari bahwa otaknya telah diretas, yang membuat musuh bisa melihat dan mendengar semua yang ia alami secara real-time. Sementara itu, Michelle yang diperankan Barrera hadir sebagai sosok kunci yang membantunya mengurai konspirasi besar di balik semua kekacauan ini.

5. 56 Days (2026)

adegan dalam serial 56 Days
adegan dalam serial 56 Days (dok. Amazon Prime Video/56 Days)

56 Days merupakan produksi terbaru James Wan yang langsung mencuri perhatian berkat alurnya yang gak ketebak. Tayang sejak 18 Februari 2026 di Prime Video, serial thriller ini menceritakan hubungan kilat antara Oliver Kennedy (Avan Jogia), seorang arsitek kaya, dan perempuan kelas pekerja bernama Ciara Wyse (Dove Cameron) yang bertemu secara gak sengaja di supermarket. Hubungan yang awalnya tampak manis ini berubah jadi mimpi buruk saat detektif menemukan mayat yang sudah membusuk di apartemen Oliver tepat 56 hari kemudian.

Diangkat dari novel karya Catherine Ryan Howard, 56 Days mengandalkan chemistry kuat antara Avan Jogia dan Dove Cameron untuk menghidupkan hubungan yang penuh gairah sekaligus mencurigakan. Kamu akan diajak menebak-nebak siapa korban sebenarnya dan apa yang sebenarnya terjadi di balik hubungan Oliver dan Ciara yang penuh obsesi tersebut. Tertantang memecahkan misterinya?

Sebenarnya masih banyak serial yang diproduseri oleh James Wan, seperti I Know What You Did Last Summer dan Teacup. Namun, lima judul di atas sudah cukup membuktikan kalau sentuhan magis James Wan tetap terasa kuat, bahkan saat ia hanya berada di balik layar. Jadi, mana nih yang bakal masuk daftar binge-watch-mu akhir pekan ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Hype

See More