"'Akhir yang bahagia' hanyalah impian dari orang-orang yang sekarat."
Dalam kasus Interstellar, banyak penonton yang masih bingung atau kecewa dengan akhir yang bahagia di mana Cooper bertemu kembali dengan putrinya, Murph.
Padahal, pada adegan sebelumnya, kita melihat Cooper memasuki lubang hitam setelah bertengkar dengan karakter Matt Damon di Planet Mann. Hebatnya, ia berhasil keluar dari kondisi hidup-mati tersebut dan terbangun di sebuat satelit yang dibuat oleh Murph.
Namun, ada spekulasi kalau reuni yang kita lihat di akhir film adalah khayalan Cooper sebelum mati di luar angkasa. Lagipula, akan lebih logis jika kita berpikir kalau Cooper sudah mati sejak memasuki lubang hitam. Bisa jadi kalau pengalaman Cooper di dalam lubang hitam atau "dimensi kelima" dan reuni dengan putrinya hanya khayalannya saja.
Ada kemungkinan juga kalau jiwanya, entah bagaimana, melakukan perjalanan ke dimensi kelima setelah dia meninggal, kemudian mengirim pesan kepada putrinya di masa lalu sebagai hasil dari naluri bertahan hidup dan kesadarannya akan konflik dengan putrinya yang belum terselesaikan.
Bagaimanapun, Nolan tidak pernah mengkonfirmasi apa pun tentang spekulasi-spekulasi ini. Jadi, akhir Interstellar benar-benar tergantung pada interpretasi penonton masing-masing.