Titi Kamal Akui Beban saat Bintangi Perumahan Laddaland, Apa Sebabnya?

Titi Kamal mengaku ada sedikit perasaan beban ketika membintangi Perumahan Laddaland karena versi Thailand-nya telah memiliki pasar luas, meski para pemain berupaya memberikan karya terbaik.
Titi menilai film ini berbeda dari horor sebelumnya yang ia bintangi karena mengusung psychological thriller dan horror, dengan membawa ketegangan untuk para penonton.
Andri Mashadi santai menghadapi kemungkinan dibandingkannya Perumahan Laddaland dengan versi Thailand, ia menekankan naskah adaptasi telah ditulis ulang dan dikerjakan secara kreatif dengan para cast sudah berusaha yang terbaik.
Jakarta, IDN Times – Aktris Titi Kamal membagikan pengalamannya saat membintangi Perumahan Laddaland. Dalam film garapan Awi Suryadi itu, Titi berperan sebagai istri sekaligus ibu dari sebuah keluarga yang mendapatkan teror berbagai kejadian mencekam setelah pindah ke rumah baru.
Demi membangun peran dan chemistry, Titi bersama para pemain lainnya menjalani latihan lebih dulu selama beberapa minggu. Meski sudah beberapa kali memerankan film horor, aktris 44 tahun itu mengaku sempat merasakan ada beban saat terlibat dalam Perumahan Laddaland. Apa alasannya?
1. Titi Kamal akui ada beban karena nama besar Laddaland Thailand

Di hadapan awak media, Titi Kamal tak menampik merasakan ada sedikit beban ketika memerankan karakternya di Perumahan Laddaland. Pasalnya, bagi Titi, film Laddaland versi Thailand yang menjadi rujukan adaptasi untuk film remake ini sudah lebih dulu memiliki pasar yang luas.
"Memang ada sedikit beban, karena kan Laddaland sebelumnya yang dari Thailand sendiri sudah punya pasarnya yang luas banget, ya, tapi kita mencoba berkarya sebaik mungkin," ucapnya saat doorstop usai press screening di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2026).
2. Perumahan Laddaland jadi film horor yang berbeda untuk Titi Kamal

Lebih lanjut, istri Christian Sugiono itu juga mengatakan, Perumahan Laddaland tampak berbeda dari film-film horor yang pernah ia bintangi sebelumnya. Menurut Titi, film ini memiliki unsur psychological thriller hingga horor, sehingga mampu menghadirkan suasana mencekam di tengah-tengah penonton.
"Ini beda dari yang sebelum-sebelumnya karena ini kan psychological thriller dan psychological horror. Jadi, jauh lebih berbeda karena ini tuh benar-benar ada mencekamnya, walaupun lagi gak ada jumpscare. Dari awal sampai akhir, kita tuh mental dan pikiran kita benar-benar diuji banget," kata Titi.
3. Andri Mashadi santai tanggapi kemungkinan orang yang membandingkan Perumahan Laddaland

Sebagai aktor utama pria dalam film ini, Andri Mashadi lebih memilih menanggapi secara santai terhadap persepsi banyak orang yang kemungkinan akan membandingkan film Perumahan Laddaland dengan versi aslinya dari Thailand.
Menurut Andri, penilaian tersebut kembali lagi pada preferensi masing-masing penonton. Terlepas dari itu, bagi Andri yang terpenting adalah para cast dan crew sudah bekerja sama dan mengusahakan yang terbaik demi film Perumahan Laddaland.
"Kalau masalah banding-membanding, aku rasa itu balik lagi ke preference masing-masing. Yang jelas Perumahan Laddaland adalah naskah adaptasi remake yang sudah ditulis ulang juga sama Mbak Lele (Lele Laila) dan dieksekusi secara kreatif dengan Mas Awi dan tim MD. Semua pemain di sini sudah ngasih yang terbaik juga yang kita bisa," katanya.
Selain Titi Kamal dan Andri Mashadi yang berperan sebagai suami-istri, film Perumahan Laddaland yang dijadwalkan rilis pada 13 Agustus 2026 ini juga diwarnai dengan peran dari berbagai cast seperti Anantya Kirana, Shakeel Fauzi Aisy, Delia Husein, Adjis Doa Ibu, Arief Didu, hingga Sarah Tumiwa.





















