Yunita Siregar Syok saat Syuting MV Matilah Kau Mati - Efek Rumah Kaca

- Yunita Siregar kembali memerankan Asmara Jati dalam video musik "Matilah Kau Mati", sekitar setahun setelah syuting film panjang Laut Bercerita.
- Yunita terkejut saat memasuki set yang membangkitkan atmosfer keluarga Wibisono; untuk adegan emosional, ia meminta pendampingnya memeluk dan menenangkannya.
- Rumah Wibisono direkonstruksi di studio karena lokasi asli di Semarang tidak digunakan lagi; produksi juga memakai satu truk air untuk efek hujan.
Jakarta, IDN Times - Yunita Siregar kembali memerankan Asmara Jati dalam video musik Matilah Kau Mati yang menjadi bagian dari proyek film panjang Laut Bercerita. Menariknya, proses syuting video musik tersebut berlangsung sekitar setahun setelah Yunita pertama kali memainkan karakter Asmara dalam film Laut Bercerita.
Jarak waktu tersebut sempat membuat Yunita harus kembali membangun emosi karakternya. Saat datang ke lokasi syuting, ia pun sempat terkejut dengan lokasi syutingnya. Kenapa, ya?
1. Yunita Siregar syok melihat set lokasi yang dibangun ulang menjadi rumah

momen konferensi pers perilisan MV Matilah Kau Mati - Efek Rumah Kaca pada Senin (24/8/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita) Yunita langsung merasakan suasana berbeda ketika pertama kali masuk ke lokasi syuting "Matilah Kau Mati". Meski sudah sekitar setahun berlalu sejak dirinya memainkan Asmara, set yang kembali menghadirkan suasana keluarga Wibisono membuat ingatannya terhadap karakter tersebut muncul lagi. Ditambah dengan lagu yang menjadi bagian dari video musik, Yunita merasa atmosfernya seperti membawa dirinya kembali ke masa syuting film.
"Pertama masuk set tuh kaget. Setahun yang lalu mainin karakternya, balik. Terus pas masuk tuh bener, auranya tuh gak bohong ya, gitu. Kayak energinya tuh balik lagi, rasanya balik lagi. Terus juga ditambah lagunya," ujar Yunita.
2. Yunita Siregar sempat harus dipeluk untuk mendalami karakter Asmara

momen konferensi pers perilisan MV Matilah Kau Mati - Efek Rumah Kaca pada Senin (24/8/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita) Kendati rumah Wibisono sudah dibuat ulang, jarak waktu sekitar satu tahun tetap membuat Yunita harus melakukan berbagai cara untuk mendapatkan kembali emosi Asmara. Salah satu momen paling emosional terjadi ketika ia harus melakukan reaksi terakhir dalam video musik. Yunita bahkan meminta bantuan orang yang mendampinginya selama proses syuting agar bisa mendapatkan kembali feel sebagai Asmara.
"Karena kan udah lama ya di video musik. Jadi pas reaksi terakhir itu, aku sempat kayak minta tolong sama seorang adik aku yang ngedampingin aku waktu itu, Mbak Ica. Aku bilang, 'Mbak bilang Mas Laut gak apa-apa. Mbak peluk aku, bilang Mas Laut gak apa-apa.' Aku dipeluk, abis itu emosinya langsung (berasa)," ungkap Yunita.
3. Rumah Wibisono dibangun kembali di studio untuk video klip

momen konferensi pers Laut Bercerita pada Selasa (24/2/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita) Suasana yang dirasakan Yunita bukan tanpa alasan. Set yang digunakan untuk video musik "Matilah Kau Mati" memang sengaja dibuat menyerupai rumah keluarga Wibisono yang sebelumnya menjadi lokasi syuting Laut Bercerita di Semarang. Karena proses syuting video musik baru dilakukan sekitar setahun kemudian, tim produksi tidak mungkin menggunakan lokasi yang sama sehingga rumah tersebut harus direkonstruksi di dalam studio.
"Ini syutingnya sebetulnya di studio. Jadi itu direkonstruksi kembali rumah Wibisono, rumah keluarga Wibisono yang sebetulnya kita syuting di Semarang. Tapi karena kita baru tahun ini syuting ini, jadi kan gak mungkin kembali lagi ke Semarang. Karena itu artinya mesti create a new house. Jadi ini di studio di-create kembali," ujar Leila S. Chudori.
Rekonstruksi tersebut membuat suasana yang familier kembali hadir di hadapan tim produksi film panjang. Satu truk air juga digunakan untuk menambahkan efek hujan dalam rumah. Dengan skala produksi yang grande, MV "Matilah Kau Mati" sudah bisa kamu saksikan di kanal YouTube Pal8 Pictures.


















