7 Alasan Matthew Lee Merasa Terpuruk di Drakor Sold Out on You

Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
- Matthew Lee hidup tenang di Desa Deokpung setelah masa kelam akibat kegagalannya menciptakan cream berbahaya yang merusak wajah para pengguna.
- Rasa bersalah makin berat ketika korban dan pihak pemasar cream tersebut mendapat hujatan, bahkan salah satu rekan kerjanya memilih mengakhiri hidup.
- Akibat trauma dan penyesalan mendalam, Matthew Lee memutuskan meninggalkan dunia penelitian dan memilih hidup sederhana dengan mengelola kebun demi ketenangan batin.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Matthew Lee (Ahn Hyo Seop) dalam drakor Sold Out on You hidup tenang di Desa Deokpung. Ia menjalani hidup slow living tanpa keinginan berlebihan. Ia cukup senang dengan kehidupannya tersebut.
Namun, dibalik semua itu, Matthew Lee sebenarnya sempat berada pada fase terpuruk dalam hidupnya. Berikut beberapa alasan yang membuatnya terpuruk.
1. Cream yang dibuatnya malah berbahaya hingga merusak wajah para pemakainya

2. Kehidupan korban cream berbahaya yang dibuatnya sangat hancur karena wajahnya rusak, semua itu membuatnya merasa sangat bersalah

3. Gak hanya pemakainya, pihak yang memasarkan cream yang dibuatnya itu juga mendapatkan hujatan. Ia merasa menjadi orang yang harus bertanggung jawab

4. Salah satu rekan kerjanya memilih mengakhiri hidup karena kekacauan yang terjadi, Matthew Lee akhirnya merasa makin hancur

5. Kegagalannya dalam menciptakan cream yang aman sangat melukai dirinya sendiri sebagai seorang peneliti

6. Apalagi setelah melihat langsung dampak buruk cream yang telah diciptakannya terhadap banyak orang

7. Rasa bersalah atas berbagai kekacauan yang terjadi membuat Matthew Lee gak bisa hidup dengan tenang, ia seolah dihantui rasa bersalah

Fase terpuruk yang dialami Matthew Lee membuat hidupnya seolah hancur. Bahkan, ia memilih mundur dari dunia penelitian karena akar masalahnya muncul dari situ. Ia akhirnya lebih memilih mengelola kebun demi ketenangan hidupnya.
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.



















