Rupanya, kekhawatiran orang-orang tentang warga desa Pyeondongdo itu sudah dirasakan oleh Do Ji Ui sejak hari pertama ia bertugas. Bukan hanya Do Ji Ui saja, konflik warga desa juga terjadi dengan tenaga medis lainnya, seperti para perawat di puskesmas setempat. Penasaran dengan konflik yang terjadi? Berikut tujuh konflik tenaga medis dengan warga Desa Pyeondongdo dalam drakor Doctor on the Edge.
7 Konflik Tenaga Medis dan Warga Pyeondongdo di Doctor on the Edge

- Do Ji Ui ditugaskan di desa terpencil Pyeondongdo yang dikenal sulit dan penuh tekanan bagi tenaga medis.
- Warga desa menolak prosedur medis, mengabaikan saran dokter, serta memaksa permintaan obat berlebihan.
- Tenaga medis menghadapi kekerasan dan tekanan untuk diam, meski ingin menjalankan tugas profesional mereka.
Seorang dokter bernama Do Ji Ui (Lee Jae Wook) ditempatkan untuk bertugas di Pyeondongdo dalam drakor Doctor on the Edge. Penugasan ini membuat Do Ji Ui cukup merasa tertekan lantaran desa tersebut dikenal sangat dihindari. Bahkan, rekan dokter seangkatan Do Ji Ui pun banyak yang memberikan pengingat agar ia sabar dan bertahan di tempat tersebut.
1. Warga Pyeondongdo selalu minta obat pada dokter. Saat hendak diperiksa, mereka justru menolak prosedur itu

2. Dalihnya, yang paling paham tubuh mereka ialah mereka sendiri. Akibatnya, saran apapun dari dokter diabaikan

3. Terkait resep obat dari dokter, warga selalu meminta jumlah banyak. Mereka memaksa jumlah obat untuk 30 hari

4. Jika sakit parah, dokter kerap sarankan warga pergi ke rumah sakit. Namun, warga selalu menolak dan kabur

5. Mereka lalu menilai dokter yang ditugaskan gadungan. Para warga anggap diagnosis dokter terlalu berlebihan

6. Semua tenaga medis juga diminta mengikuti keinginan warga. Alasannya agar mereka hidup nyaman dan selamat

7. Dokter Hyun Chi Yeon (Hong Min Ki) hendak laporkan kekerasan warga. Namun, ia diminta diam dan menahan diri

Para dokter yang ditugaskan untuk mengabdi di Pyeondongdo memang sudah merasakan banyak tekanan. Pada satu sisi, mereka sangat ingin menjalankan kewajibannya sebagai dokter dengan memeriksa saksama kondisi pasien, memberikan resep obat yang sesuai, tetapi warga justru selalu memberikan penolakkan keras. Bahkan, saat warga memberikan perlawanan dengan kekerasan pun, para tenaga medis hanya diminta untuk diam dan menerima perlakuan itu saja. Menurutmu, akankah konflik ini bisa berakhir seiring dengan kehadiran Do Ji Ui dan rekan-rekannya di drakor Doctor on the Edge?



















