7 Fakta Aplikasi Girigo di Drama If Wishes Could Kill, Mematikan?

Drama Korea bertema teen survival terbaru berjudul If Wishes Could Kill akhirnya tayang di Netflix. Drama berjumlah 8 episode tersebut menghadirkan kisah horor thriller yang meneganggakan sekaligus penuh dengan plot twist.
Sementara cerita drama If Wishes Could Kill berpusat pada sekelompok sahabat yang diteror aplikasi mematikan bernama Girigo. Dapat mengabulkan permintaan, berikut fakta aplikasi Girigo di drama If Wishes Could Kill.
1. Aplikasi Girigo pertama kali diperkenalkan oleh Choi Hyeong Wook (Lee Hyo Je) yang keinginannya meraih nilai sempurna berhasil terwujud

2. Syarat utamanya, setelah mengunduh aplikasi Girigo tersebut maka pengguna harus membuat video singkat yang berisi satu permintaan

3. Satu permintaan harus dibarengi dengan menunjukkan sebuah kertas bertuliskan nama dan tanggal lahir pengguna

4. Jika pengguna aplikasi Girigo sudah memenuhi syarat, maka permintaan otomatis terkirim untuk diproses hingga menjadi kenyataan

5. Pengguna akan mendapat notifikasi bahwa permintaannya berhasil terwujud. Namun, sebagai gantinya aplikasi Girigo akan berubah jadi pengatur waktu

6. Timer itu menunjukkan sisa waktu bagi pengguna untuk bertahan hidup setelah satu permintannya berhasil diwujudkan

7. Saat timer selesai, itu artinya tubuh dari pengguna otomatis melakukan aksi mengakhiri hidupnya sendiri menggunakan benda di sekitarnya

Dapat disimpulkan, bahwa aplikasi Girigo yang muncul dalam drama If Wishes Could Kill menjadi simbol dari konsekuensi besar di balik keinginan seseorang. Hal itulah yang membuat plot ceritanya terasa menegangkan dan bikin penonton ikutan berteori tentang bagaimana cara mengakhiri kutukan dari aplikasi Girigo tersebut?


















