Kenapa Jeong Yo Jadi Ancaman Bagi Bi O di Four Hands, Two Sonatas?

- Choi Jeong Yo memukau Do Hyun Soo dan Yoon Seon Ju lewat bakat piano alaminya, hingga menerima tawaran beasiswa lengkap.
- Meski belum berguru, Jeong Yo mampu mengimbangi teknik Kang Bi O dengan permainan emosional yang menyentuh pendengar.
- Keduanya pernah bertemu dan berkompetisi saat kecil; kekalahan itu membekas bagi Bi O, sementara Jeong Yo mengalami trauma setelah ibunya meninggal.
Kang Bi O (Song Kang) adalah seorang pianis muda berbakat di Four Hands, Two Sonatas. Berbagai kejuaraan telah ia taklukan berkat kemampuannya yang luar biasa. Namun, semua mulai berubah setelah kedatangan Choi Jeong Yo (Lee Jun Young).
Ia dianggap sebagai orang yang layak untuk bersanding dengan Kang Bi O. Lantas, kenapa Jeong Yo jadi ancaman untuk Kang Bi O? Simak selengkapnya di bawah ini!
1. Punya bakat alami bermusik yang luar biasa

still cut drama Four Hands, Two Sonatas (Instagram.com/tvn_drama) Kemampuan bermain piano Choi Jeong Yo langsung menyihir Do Hyun Soo (Kim Ju Hun) dan Yoon Seon Ju (Seo Jae Hee). Bahkan Yoon Seon Ju langsung menawarkan beasiswa dengan berbagai fasilitas kepada Choi Jeong Yo.
Sebagai seorang guru sekaligus pianis profesional, Do Hyun Soo menilai bahwa Choi Jeong Yo punya bakat alami. Mungkin inilah alasan kenapa Choi Jeong Yo punya peluang besar untuk menjadi seorang seniman.
2. Bisa mengimbangi kemampuan Kang Bi O

still cut drama Four Hands, Two Sonatas (Instagram.com/tvn_drama) Meski tak belajar dari seorang guru, kemampuan Choi Jeong Yo bisa mengimbangi Kang Bi O. Ada sebuah kelebihan dari Choi Jeong Yo yang tak dimiliki Kang Bi O yang dikenal selalu memenangkan setiap kompetisi.
Masalah teknik bermain piano memang Kang Bi O juaranya. Namun, permainan piano Kang Bi O tidak terasa emosional. Berbeda dengan Choi Jeong Yo yang bisa menyentuh banyak orang lewat setiap tuts yang ditelannya.
3. Masa lalu yang melibatkan Kang Bi O dan Choi Jeong Yo

still cut drama Four Hands, Two Sonatas (Instagram.ckm/tvn_drama) SMA Seni Korea tenyata bukan tempat pertama, Kang Bi O dan Choi Jeong Yo bertemu. Siapa sangka keduanya untuk kenangan tak terduga saat masih anak-anak. Ternyata Kang Bi O dan Choi Jeong Yo sudah mahir bermain piano sejak kecil.
Hingga suatu ketika, keduanya dipertemukan di sebuah kompetisi piano. Layaknya anak-anak, keduanya menikmati momen pertemuan tersebut dengan bersenang-senang. Namun, pertemuan tersebut menyisakan kenangan tak terlupakan.
Kang Bi O merasa sedikit kecewa karena kalah dari Choi Jeong Yo hingga harus menerima kemarahan sang ibu. Sementara, Choi Jeong Yo mengalami trauma karena sang ibu yang menghembuskan napas terakhir di momen penting tersebut.
Kang Bi O kini bukan satu-satunya orang yang mahir dalam memainkan piano di SMA Seni Korea. Dengan latihan intensif, mungkin saja Choi Jeong Yo bisa mengunggulinya. Apakah pada akhirnya mereka akan menjadi rival di drama Four Hands, Two Sonatas?




















