5 Boy Group KPop Ini Selera Musik Membernya Berbeda-beda

- BTOB dan INFINITE membedakan musik grup dengan preferensi pribadi; para member menyalurkan genre favorit, seperti R&B, ballad, dan hip-hop, melalui proyek solo atau unit.
- NCT 127 mengutamakan kemampuan membawakan genre apa pun demi tujuan bersama, sementara DAY6 memadukan ide dan selera beragam member dalam proses penciptaan lagu.
- BIGBANG melihat aktivitas solo sebagai ruang mengeksplorasi genre dan pertunjukan berbeda, sekaligus tetap berkumpul untuk proyek grup yang diinginkan penggemar.
Setiap grup KPop punya cara berbeda-beda dalam menyikapi selera musik yang tak sama di antara para member. Ada yang memilih mementingkan genre yang cocok untuk grup. Namun, ada pula yang memanfaatkan perbedaan itu sebagai kelebihan untuk membuat musik dengan beragam genre.
Perbedaan preferensi terhadap genre lagu telah diakui oleh deretan boy group KPop berikut ini. Jadi, masing-masing member pun punya minat untuk mengerjakan musik dengan genre yang disukainya secara pribadi. Namun, perbedaan itu bukan alasan yang bisa membuat hubungan mereka renggang. Yuk, simak!
1. BTOB

BTOB (instagram.com/official_btob) Dalam wawancara dengan News1 pada 2022, Minhyuk mengakui ada citra tertentu yang ingin dipertahankan BTOB dalam bermusik. Alhasil, ia tak bisa sekadar membuat lagu berdasarkan preferensinya saja dalam album grup. Ia baru bebas saat merilis album solo bertajuk BOOM, yang semua musiknya disukai olehnya.
Minhyuk pun menjelaskan, “Kami hanya bisa melakukannya (membuat musik yang sesuai preferensinya) jika member grupku menyetujuinya. Itu karena meskipun anggota grupku sudah seperti keluarga dan kami sependapat, selera musik kami sangat berbeda. Jadi kami menerimanya dan melakukan apa yang kami sukai di album solo kami.”
2. INFINITE

INFINITE (instagram.com/infinitecompany_official) INFINITE ditanyai apakah mereka ingin mengejar gaya musik berbeda kelak dalam wawancara dengan 10Asia pada 2011. Sunggyu pun menjelaskan, bahwa secara pribadi dia menyukai R&B. Namun, selera pribadinya tidak selalu cocok dengan musik grup. Ia lebih merasa musik dance yang mereka tunjukkan saat itu menyenangkan.
Mereka juga mengaku bertekad untuk sukses sebagai grup saat itu agar bisa lanjut promosi dengan bidang lain, seperti debut unit. Apalagi, Sunggyu merasa Woohyun bisa merilis lagu solo bergenre ballad. Begitu pula dengan Dongwoo dan Hoya yang bisa merilis lagu bergenre hip-hop karena sesuai dengan selera mereka.
3. NCT 127

NCT 127 (twitter.com/NCTsmtown_127) Dalam wawancara dengan Cosmopolitan Korea pada 2021, Jungwoo mengakui, dia dan semua member punya selera berbeda dalam musik. Jadi, ia lebih memikirkan cara menemukan apa yang bisa dilakukannya dengan lebih baik di genre lagu apa pun. Dengan begitu, sekalipun harus membawakan lagu dengan genre yang bukan gayanya, ia tetap akan menyukainya.
Doyoung menambahkan, “Sulit mempertimbangkan selera musik masing-masing member. Kami menyukai musik, dan kami adalah orang-orang yang berkumpul untuk mimpi yang sama. Apa pun jenis musik yang kami mainkan, yang terpenting adalah menunjukkan musik yang diberikan pada kami saat ini dengan cara lebih baik. Dan melihat hasil yang kami selesaikan bersama juga memuaskan. Semua momen saat kami bisa memainkan lagu apa pun sangat berharga bagi kami kini.”
4. DAY6

DAY6 (x.com/day6official) Melalui wawancara dengan IZM pada 2019, Sungjin mengakui, DAY6 mencoba untuk menggabungkan selera musik setiap member ke dalam musiknya. Berhubung mereka semua menyukai genre berbeda, lagu-lagu mereka menjadi campuran bergagai gaya musik. Jadi, mereka fokus untuk memadukan gaya-gaya yang berbeda itu.
DAY6 memang selalu membuat musik bersama. Biasanya, mereka memasukkan ide-ide tiap member tentang riff dan melodi, lalu mengerjakannya bareng. Sungjin pun mengatakan, dia menyukai genre rock modern dan British pop. Wonpil suka lagu-lagu yang tak menjadi bagian dari tren sesaat. Dowoon menyukai berbagai macam musik, seperti trap dan electronic. Young K menyukai hip hop, punk rock, dan Britpop.
5. BIGBANG

BIGBANG (instagram.com/bigbang_2xx6) Dalam wawancara dengan ASIAE pada 2011, Taeyang mengatakan, para member punya preferensi berbeda dalam genre musik. Namun, ia menilai, karier solo dan grupnya punya tujuan yang sama. Baginya, BIGBANG biasanya masing-masing menjalani karier sendiri-sendiri, lalu berkumpul lagi saat grup punya proyek baru.
Selain itu, Taeyang juga memahami bahwa banyak orang menginginkan BIGBANG sebagai grup. Namun, baginya, aktivitas solo tetap penting karena tiap member juga ingin menampilkan pertunjukan yang berbeda-beda. Mereka juga ingin mengerjakan genre musik yang berbeda. Apalagi, ia juga merasa bahwa merilis musik solo pun bisa berdampak positif bagi grup.
Boy group KPop di atas punya cara tersendiri untuk mengatasi perbedaan selera musik. Dengan begitu, tiap member dapat berkarya dengan genre favoritnya. Caranya beragam, mulai dari membiarkan member bebas mengejar genre favorit lewat musik solo ataupun membuat musik grup dengan genre yang lebih beragam agar adil.



















