3 Masalah Hidup Yeon Tae Seo di Still Shining

Yeon Tae Seo (Park Jin Young) merupakan murid teladan yang bahkan diprediksi bisa masuk ke Fakultas Kedokteran Seoul University. Namun, ia malah memilih jurusan lain karena faktor biaya. Baginya, hidup harus dijalani serealistis mungkin di tengah berbagai permasalahannya yang menumpuk.
Apa sajakah masalah hidup yang membayangi Tae Seo di drakor Still Shining?
1. Jadi yatim piatu sekaligus caregiver

Pascatragedi kecelakaan yang menewaskan kedua orangtuanya, Tae Seo dipaksa dewasa oleh keadaan. Ia harus menjadi caregiver bagi sang adik yang merupakan penyintas dari kecelakaan tersebut.
Kini, sang adik tak bisa berjalan normal lagi hingga mengalami perundungan di sekolah. Akibatnya, ia harus merelakan kehidupan di sekolah lamanya dan pindah ke sekolah baru yang ada di kampung halaman kakek dan neneknya demi menjaga mentalitas sang adik.
2. Ambisi yang terbentur realita

Sebagai murid teladan, Tae Seo memiliki kapasitas intelektual untuk menembus Fakultas Kedokteran Seoul University yang dikenal prestisius di Korea Selatan. Namun, realita mengalahkan ambisinya. Ia menyadari bahwa biaya jurusan kedokteran sangatlah tinggi. Sedangkan, ia juga harus memprioritaskan kebutuhan sang adik yang masih membutuhkan terapi agar bisa kembali berjalan.
Memilih jurusan lain demi efisiensi biaya adalah luka yang ia sembunyikan rapat-rapat di balik kemandiriannya. Baginya, pendidikan hanyalah alat untuk keluar dari kemiskinan, bukan lagi wadah untuk menggapai ambisi.
3. Sulit menjalin hubungan di tengah desakan ekonomi

Kehadiran Mo Eun A (Kim Min Ju) awalnya merupakan anomali yang tak pernah direncanakan oleh Tae Seo. Eun A adalah "cahaya" yang memberikan warna pada hari-harinya yang monoton. Namun, hubungan mereka diuji ketika keduanya berkuliah di tempat yang berbeda.
Jarak membuat pertemuan terasa mahal di antara mereka. Apalagi, selain berkuliah, Tae Seo juta harus menafkahi dirinya dan sang adik dengan bekerja paruh waktu sebagai tutor. Akibatnya, perlahan, hubungan mereka yang semula indah bentransformasi menjadi luka yang tak disengaja.
Narasi hidup Yeon Tae Seo hanyalah tentang "melepaskan." Ia melepaskan masa remajanya sebagai caregiver dan melepaskan ambisinya sebagai dokter. Apakah semua itu merupakan bagian dari takdirnya? Jika itu benar, maka melepaskan Eun A akan menjadi fase melepaskan paling menyakitkan dalam hidupnya.