Ada sesuatu yang lebih menakutkan dari penampakan hantu, yaitu tempat yang terasa "aneh" sejak pertama kali dilihat. Salmokji: Whispering Water (2026) sukses memanfaatkan rasa aneh tersebut dengan sangat baik. Film horor terbaru Korea Selatan ini membangun teror bukan dari apa yang terlihat jelas, tapi dari apa yang seharusnya tidak ada tapi terekam kamera.
Film yang disutradarai Lee Sang Min ini akhirnya tayang di Indonesia setelah mendominasi box office Korea Selatan selama 21 hari. Terinspirasi dari pengalaman nyata sang sutradara saat menjelajah Google Street View, film ini terasa seperti kombinasi antara urban legend dan paranoia digital. Hasilnya? Cukup membuat bulu kuduk berdiri sepanjang durasi. Berikut ulasannya!
