5 Skema Finansial Ilegal yang Digambarkan Undercover Miss Hong

Drama Undercover Miss Hong menyoroti kejahatan finansial yang tampak legal, tapi sebenarnya penuh manipulasi tersembunyi dan jebakan bagi para korbannya.
Lima skema ilegal digambarkan, mulai dari obligasi jangka pendek, penipuan uang lama, hingga pengelolaan serta pemecahan dana gelap untuk menyamarkan aliran uang.
Kisah ini memperlihatkan bagaimana kejahatan finansial bisa beroperasi secara halus dan rasional di permukaan, membuat korban sulit menyadari bahaya yang mengintai.
Di Undercover Miss Hong, kejahatan finansial tidak digambarkan lewat perampokan atau manipulasi kasar, melainkan melalui skema yang tampak masuk akal.
Justru karena itulah skema-skema ini berbahaya. Karena korban sering kali tidak sadar bahwa mereka sedang dijerat sampai semuanya terlambat. Dari obligasi, dana investasi, hingga penipuan berbasis kepercayaan, drama ini menunjukkan bagaimana uang bisa menjadi alat ilegal yang tampak rasional. Yuk, simak lima skema finansial ilegal yang digambarkan dalam drakor Undercover Miss Hong!
1. Skema obligasi jangka pendek untuk mengambil alih perusahaan

DK Ventures akan menyuntik dana ke Hanmin, dengan salah satu syaratnya yakni menerbitkan skema obligasi jangka pendek. Secara kasat mata, ini solusi pendanaan normal.
Namun di baliknya, obligasi membuat investor menjadi kreditur utama. Ini posisi yang sangat kuat saat perusahaan goyah. Dalam kondisi gagal bayar, obligasi berubah dari solusi menjadi jerat pengambilalihan.
2. Penipuan uang lama untuk merebut saham

Hong Geum Bo (Park Shin Hye) menggunakan skema penukaran uang baru ke uang lama dengan iming-iming bunga tinggi. Tawaran awal sengaja dibuat berhasil untuk membangun kepercayaan, sebelum uang korban akhirnya ditarik habis.
Saat targetnya, Oh Deok Gyu (Kim Hyung Mook) panik, solusi yang ditawarkan adalah menjual saham yang sudah sejak awal menjadi target. Intinya, skema ini bikin korban mau tak mau menyerahkan asetnya sendiri.
3. Pengelolaan dana gelap politisi lewat kontrak tahunan

Hanmin, melalui Oh Deok Gyu, mengelola dana gelap milik para politisi dengan sistem kontrak satu tahun. Dana tersebut dijanjikan bunga tahunan sebagai imbalan atas jasa penyimpanan dan pengelolaan.
Karena kontraknya bersifat tahunan, dana dapat ditarik dan dipindahkan jika peluang lain muncul. Skema ini menciptakan arus dana gelap yang terus bergerak, melibatkan klien lama dan baru, sekaligus memberi Hanmin sumber dana besar.
4. Memecah dana gelap ke berbagai sumber

Alih-alih satu jalur besar, dana gelap Hanmin bergerak lewat banyak saluran kecil. Rekening pribadi, organisasi, dan pihak ketiga semuanya dipakai untuk memutus jejak. Dengan cara ini, bahkan jika satu rekening terdeteksi, keseluruhan skema tetap aman. Tidak ada satu titik yang bisa langsung mengarah ke Hanmin.
5. Pura-Pura ditipu lewat divisi perdagangan

Hanmin bahkan menciptakan skenario seolah-olah hampir menjadi korban penipuan dalam divisi perdagangan. Transaksi dibuat tampak merugikan, seakan perusahaan salah langkah atau kecolongan.
Padahal, "penipuan" ini sebenarnya dijalankan atas perintah Ketua Hanmin sendiri. Kerugian fiktif tersebut digunakan untuk mengalihkan dana ke jalur gelap dengan alasan bisnis yang tampak seperti penipuan.
Lima skema finansial ini menunjukkan bahwa kejahatan finansial seringkali tampak rasional di luar. Padahal diam-diam Undercover Miss Hong memperlihatkan bahwa kejahatan ini sangat berbahaya, karena tak semua orang paham dengan celah keuangan dan hukumnya. Setuju?













![[QUIZ] Dari Lagu di BOTH SIDES, Siapa NCT JNJM yang Jadi Pengagum Rahasiamu?](https://image.idntimes.com/post/20260227/upload_2d6a07d58af67eeee17321c0d101c3ad_d4659666-102a-437f-bd1f-1437eadce219.jpg)



