Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Battle of Fates akan Edit Ulang Adegan yang Singgung Polisi dan Damkar

Battle of Fates akan Edit Ulang Adegan yang Singgung Polisi dan Damkar
cuplikan Battle of Fates (dok. Disney+/Battle of Fates)
Intinya Sih
  • Tim produksi Battle of Fates (2026) mendapat kritik karena dianggap tidak sensitif terhadap keluarga mendiang pemadam kebakaran Kim Cheol Hong dan polisi Lee Jae Hyun.
  • Menanggapi hal itu, tim produksi merilis pernyataan resmi, meminta maaf, serta berjanji mengedit ulang adegan yang menimbulkan kontroversi sesuai permintaan keluarga korban.
  • Kritik muncul akibat segmen tebak penyebab kematian dan komentar kasar peserta terhadap polisi, yang juga membuat beberapa pembawa acara ikut terseret dalam hujatan publik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bersamaan dengan tingginya popularitas Battle of Fates (2026), survival show tentang dukun tersebut juga menerima beberapa kritikan pedas dari netizen Korea. Beberapa di antaranya, karena tim produksi dianggap kurang sensitif terhadap keluarga korban pemadam kebakaran Kim Cheol Hong, serta komentar salah satu peserta kepada polisi Lee Jae Hyun dinilai tak pantas.

Dampak dari dua kritikan pedas tersebut, tim produksi berencana melakukan pengeditan ulang untuk bagian yang berhubungan dengan kasus-kasus tersebut. Berikut kabarnya.

1. Tim produksi Battle of Fates akan edit ulang bagian yang berhubungan dengan kontroversi

Poster Battle of Fates
Poster Battle of Fates (Instagram.com/disneypluskr)

Tim produksi Battle of Fates merilis pernyataan resmi pada Jumat (27/2/2026) tentang kritik pedas yang sedang tertuju pada mereka. Mereka mengawali pernyataan tersebut dengan memberikan penghormatan untuk mengenang mendiang Kim Cheol Hong dan Lee Jae Hyun.

"Halo. Ini tim produksi Battle of Fates. Untuk mengenang pengorbanan mulia mendiang Kepala Pemadam Kebakaran Kim Cheol Hong dan mendiang Polisi Lee Jae Hyun, kami menyampaikan rasa terima kasih kepada para petugas kebakaran dan polisi yang terus mempertaruhkan nyawa mereka, serta mengabdikan diri untuk keselamatan masyarakat,' demikian bunyi pernyataan tersebut.

Selain itu, tim produksi setuju mengikuti permintaan keluarga dari mendiang Kim Cheol Hong dan Lee Jae Hyun untuk melakukan pengeditan ulang. Tidak semua, hanya beberapa bagian yang menuai kritik dari warganet.

"Tim produksi telah mendengarkan dengan saksama pendapat dari keluarga yang berduka dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan menerima masukan mereka, kami telah memutuskan untuk mengedit ulang bagian yang relavan," tambah mereka.


2. Tim produksi meminta maaf dan berjanji akan mempertimbangkan feedback dari penonton

still cut reality survival Korea Battle of Fates
still cut reality survival Korea Battle of Fates (youtube.com/@DisneyPlusKR)

Battle of Fates (2026) sekali lagi menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga mendiang Kim Cheol Hong dan Lee Jae Hyun. Mereka juga berjanji akan mempertimbangkan segala masukan, serta memastikan kelalaian tersebut tidak berulang.

"Sekali lagi kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga yang berduka, pemadam kebakaran, polisi, dan penonton yang terluka oleh kekurangan, serta kelalaian kami. Kami akan mempertimbangkan masukan kalian, serta terus berupaya untuk meningkatkan dan memperkuat proses produksi kami," ujar tim survival show yang tayang di Disney+ Hotstar ini.

3. Segmen tebak penyebab kematian pemadam kebakaran dan polisi dikritik

cuplikan Battle of Fates (dok. Disney+/Battle of Fates)
cuplikan Battle of Fates (dok. Disney+/Battle of Fates)

Sebelumnya, Battle of Fates (2026) menerima kritikan, karena tim produksi dianggap tidak sensitif terhadap mendiang dan keluarga saat membahas kasus meninggalnya Pemadam Kebakaran Kim Cheol Hong. Selain itu, klaim dari orang yang mengaku keluarga bahwa Battle of Fates (2026) belum meminta izin, menimbulkan kekhawatiran warganet. Namun, tim produksi memberikan tanggapan bahwa mereka telah mengantongi izin dari keluarga.

Tidak sampai di situ, salah satu komentar peserta tentang polisi Lee Jae Hyun turut menuai kontroversi. Pasalnya, peserta tersebut menggunakan kata kalbbang atau tertusuk pisau yang merupakan slang kasar. Serikat polisi juga mengecam deskripsi slang kasar yang dilontarkan peserta tersebut.

Jeon Hyun Moo dan Shindong yang terkesan dengan pembacaan peserta tersebut juga turut menerima hujatan. Akibatnya, Jeon Hyun Moo melalui agensinya, SM C&C, turut meminta maaf.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zahrotustianah
EditorZahrotustianah
Follow Us

Latest in Korea

See More