TREASURE Ungkap Realita Jadi Idol KPop, Tak Selalu Seindah Ekspektasi

Jakarta, IDN Times – Perjalanan untuk menjadi member TREASURE tidaklah mudah. Sebelum resmi debut pada Agustus 2020 lalu, para anggota harus bersaing ketat melalui program survival YG Treasure Box.
Kini setelah hampir enam tahun berlalu sejak debut, kesepuluh anggota pun membahas soal ekspektasi dan realita kehidupan mereka sebagai idol. Pengalaman ini disampaikan secara langsung melalui wawancara eksklusif via email bersama IDN Times. Lantas, apakah ekspektasi dan realita Asahi cs setelah menjadi idol sejalan?
1. TREASURE akui ekspektasi vs realita jadi idol gak sejalan, ASAHI: prosesnya kompleks

Kesepuluh member TREASURE ternyata memiliki ekspektasi dan realita yang berbeda antara sebelum dan sesudah menjalani kehidupan sebagai idol. Menurut Jaehyuk, sebelum resmi debut, mereka lebih banyak membayangkan momen-momen saat tampil di atas panggung, dengan bernyanyi dan menari di bawah lampu terang, serta dikelilingi sorakan penonton.
Namun, setelah mempersiapkan debut, mereka menyadari bahwa di balik momen-momen tersebut ada kerja keras dan dedikasi banyak staf yang bekerja di belakang layar.
Awalnya, Asahi berpandangan bahwa proses menciptakan setiap lagu, album, dan penampilan selalu menyenangkan, tetapi di balik itu, ternyata juga ada proses yang sangat kompleks dan menantang.
“Menciptakan setiap lagu, album, dan penampilan itu menyenangkan, tetapi kami juga belajar bahwa prosesnya sangat kompleks dan menantang,” ungkap Asahi.
Kendati demikian, Asahi menegaskan bahwa meskipun prosesnya kompleks dan sangat menantang, justru hal itulah yang membuat mereka bertumbuh menjadi lebih kuat, sehingga setiap lagu dan setiap momen yang dihabiskan di atas panggung jadi terasa lebih berarti. Haru~
2. Kalau gak debut sebagai TREASURE, para member mau jadi apa?

Para member juga membahas soal nasib mereka jika saat itu tidak debut sebagai anggota TREASURE. Mewakili grup, Hyunsuk menjelaskan bahwa musik adalah bagian yang tak terpisahkan dari hidup mereka. Jadi, meski pada saat itu mereka gagal bersaing, Hyunsuk meyakini bahwa mereka akan tetap berkecimpung di industri musik, entah sebagai produser ataupun penulis lagu.
“Beberapa mungkin akan menjadi produser atau penulis lagu, sementara yang lain mungkin menulis lagu sendiri sambil tampil di atas panggung, meskipun hanya di tempat yang lebih kecil. Musik adalah bagian yang tak terpisahkan dari hidup kami,” tegasnya.
Sejak masa trainee hingga resmi debut, Jihoon merasa bahwa anggota TREASURE telah banyak berkembang, baik secara individu maupun sebagai kelompok. Menurutnya, latihan dan jadwal yang padat membuat hubungan mereka semakin erat. Bahkan, kini ia merasa selera dan kebiasaan mereka mulai mirip. Hihihi~
“Satu hal yang tidak berubah adalah suasana ketika kami bersama. Tetap saja sepuluh anak laki-laki nongkrong bareng. Kami sering bercanda dan benar-benar menikmati waktu bersama,” lanjut Jihoon.
Sementara itu, Doyoung menekankan bahwa perubahan terbesar anggota TREASURE dapat dilihat dari kekompakan tim. Menurutnya, seiring mereka semakin memahami kepribadian masing-masing, kerja sama di antara para anggota pun menjadi semakin solid, baik di atas panggung maupun di luar panggung.
3. Ungkap mimpi besar, TREASURE berharap bisa selesaikan tur dunia “PULSE ON” dan menjangkau lebih banyak negara untuk menyapa Teume di seluruh dunia

Setelah berbagai pencapaian yang diraih sejak debut, TREASURE mengungkap bahwa mereka masih memiliki mimpi besar yang ingin dicapai. Asahi menceritakan bahwa tujuan terbesar mereka saat ini adalah menyelesaikan tur dunia “PULSE ON” dengan baik dan memberikan penampilan yang bisa dinikmati oleh semua orang. Setelahnya, mereka berharap bisa menyapa penggemar di seluruh dunia melalui tur di lebih banyak negara.
“Masih banyak kota yang belum kami kunjungi, tetapi suatu hari nanti, kami berharap bisa tampil di depan semua orang yang menyukai musik kami,” lanjutnya.
Sebagai resolusi tahun ini, Junghwan mengaku ingin menantang musikalitasnya dengan mengeksplorasi berbagai genre yang lebih luas, lho. Meski masih menjalani tur “PULSE ON”, ia berharap dapat bertemu lagi dengan Teume di masa depan di venue yang lebih besar lagi.