Orang yang ambisius dan perfeksionis begitu mengelu-elukan produktivitas, sampai sulit mengambil waktu istirahat. Apa kamu termasuk tipe orang demikian? Saat ada waktu liburan, alih-alih istirahat dan recharge energi, kamu malah mencari-cari kesibukan dan pekerjaan lain. Bukan sebab kamu kurang kerjaan, melainkan gak ngapa-ngapain malah membuatmu terjebak dalam rasa bersalah.
Hal ini dikenal dengan productivity guilt, yakni perasaan bersalah karena menganggap gak ngapa-ngapain sama dengan malas. Perasaan ini jadi bikin kamu sulit enjoy waktu istirahat, bahkan seringkali menyiksa diri bekerja berlebihan. Yuk, hadapi productivity guilt dengan lakukan tiga langkah di bawah.
