Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

9 Alasan Kenapa Orang Lain Gak Mendengarkan Kamu

9 Alasan Kenapa Orang Lain Gak Mendengarkan Kamu
korea.iyaa.com
Share Article

Pasti ngeselin banget kalau sudah senang bakal kumpul bareng teman-teman eh pas ngobrol omonganmu malah gak digubris. Kamu pun jadi mulai beranggapan kalau pendapatmu itu gak ada nilainya sama sekali.

Terkadang yang membuat orang lain gak mau mendengarkan kita bukan hanya karena apa yang kita katakan, tapi juga cara kita menyampaikannya. Penasaran? 9 alasan mendetail yang bikin mereka gak mendengarkan kamu ini bisa dijadikan pembelajaran dan perbaikan, lho. Check 'em out.

  1. 1. Kamu gak mendengarkan mereka

    Unsplash/Les Anderson
    Unsplash/Les Anderson

    Pada dasarnya percakapan itu berjalan dua arah. Kalau kamu mau didengarkan, maka kamu juga harus bisa mendengarkan mereka. Siapapun bakal gak menikmati percakapan jika seseorang hanya peduli dengan dirinya sendiri. Pastikan cara komunikasimu melibatkan talking dan listening, ya.

  2. 2. Kamu gak yakin dengan apa yang mau kamu sampaikan

    Unsplash/Antonio Dicaterina
    Unsplash/Antonio Dicaterina

    Kekhawatiran membuatmu terkesan gak yakin dengan obrolan yang mau kamu sampaikan. Seolah-olah kamu ada keharusan untuk ikut ngomong tapi kamu sendiri gak tahu poin penting yang mau disampaikan apa. Lain kali, pastikan kamu punya alasan jelas saat berbicara.

  3. 3. Cara bicaramu yang mungkin terlalu malu-malu

    Unsplash/JJ Jordan
    Unsplash/JJ Jordan

    Ada kemungkinan lain kamu juga harus introspeksi diri tentang cara kamu berkomunikasi. Bisa jadi kamu masih malu-malu untuk mengutarakan pendapatmu atau berbicara dengan suara yang halus.

    It's okay, kamu masih bisa melatihnya kok. Jika kamu benar-benar memaknai apa yang kamu katakan, orang lain pun akan penasaran dan bakal mendengarkannya kok.

  4. 4. Bicaramu gak jelas

    Unsplash/Antonio Visalli
    Unsplash/Antonio Visalli

    Jika omonganmu terkesan bertele-tele dan membingungkan, orang lain pun akan segan untuk mendengarkannya. Atau mereka akan berpikir beberapa saat untuk memahami maksudmu.

    Anyway, siapa juga sih yang mau mendengarkan orang yang gembar-gembor dan mengoceh tanpa ada poin yang jelas? No one.

  5. 5. Kamu selalu mengulang hal yang sama

    Unsplash/Priscilla Du Preez
    Unsplash/Priscilla Du Preez

    Hal-hal yang sering kamu ajukan dalam percakapan mungkin dinilai klise oleh orang lain. Makanya mereka sudah bosan mendengarkannya berulang kali. Carilah topik berbeda yang sekiranya menjadi minatmu, juga menjadi minat mereka dalam percakapan.

  6. 6. Atau mungkin mereka tenggelam dalam pikirannya sendiri

    Unsplash/Jessica Castro
    Unsplash/Jessica Castro

    Ada faktor eksternal yang patut dipertimbangkan juga, lho. Bukan bermaksud menyalahkan orang lain, namun bisa jadi lawan bicaramu tenggelam dalam imajinasi pikirannya atau karena gak mood. Cobalah menangkap bahasa tubuh mereka dan segera akhiri percakapan jika dirasa bukan waktu yang tepat.

  7. 7. Caramu memulai percakapan

    Unsplash/Toa Heftiba
    Unsplash/Toa Heftiba

    Cara kamu memulai percakapan adalah poin penting. Jika kamu memulainya dengan kalimat negatif, beberapa orang mungkin saja gak suka dan gak akan mendengarkanmu.

    Sama halnya saat lawan bicaramu dalam keadaan bad mood. Jika kamu memulainya dengan kesan terlalu positif, mungkin saja itu tidak sesuai dengan situasinya. Berusahalah semaksimal mungkin untuk peduli dan menyesuaikan diri.

  8. 8. Kamu terlalu sering menginterupsi omongan mereka

    Unsplash/Gradikaa
    Unsplash/Gradikaa

    Saat kamu memotong pembicaraan, mungkin saja mereka merasa pendapatnya gak dihargai dan tidak menarik. Jika berulang kali kamu menginterupsi omongan orang lain, mereka pun juga jadi ogah mendengarkan kamu. Ingat, percakapan yang baik itu berjalan dua arah dan saling menghargai.

  9. 9. Mengubah arah pembicaraan menjadi gosip

    Unsplash/Tim Gouw
    Unsplash/Tim Gouw

    Jika lawan bicaramu adalah seseorang yang belum sepenuhnya kamu kenal, hindari memulai percakapan dengan menggosipkan orang lain. It's inappropriate, you know. Tunggu aja sampai kamu dilabeli sebagai seorang penggosip sekaligus orang yang negatif. Sekali lagi, ingatlah waktu dan tempat.

    Nah, sudah paham 'kan kenapa omonganmu gak didengarkan orang lain saat bercakap-ria. Semoga menjadi pembelajaran buat kamu, ya. Semangat memperbaiki diri!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More