Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Etika Work From Cafe Perlu Diketahui agar Tetap Nyaman Bersama

5 Etika Work From Cafe Perlu Diketahui agar Tetap Nyaman Bersama
ilustrasi work from cafe (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Intinya Sih
  • Work from cafe kini jadi gaya hidup populer bagi pekerja dan mahasiswa karena suasananya yang nyaman serta mendukung kreativitas.
  • Etika penting saat WFC meliputi memilih meja sesuai kebutuhan, tidak berlama-lama dengan satu pesanan, menjaga volume suara, dan menggunakan fasilitas secara bijak.
  • Merapikan meja sebelum pergi mencerminkan profesionalisme serta membantu menjaga kenyamanan dan kebersihan ruang publik bersama di kafe.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bekerja dari kafe atau work from cafe (WFC) telah menjadi bagian dari gaya hidup banyak pekerja, mahasiswa, hingga pelaku usaha. Suasana yang nyaman, aroma kopi yang khas, serta lingkungan lebih santai sering kali mampu meningkatkan semangat dan kreativitas. Namun, perlu diingat bahwa kafe merupakan ruang bersama.

Pengunjung datang dengan berbagai tujuan. Mulai dari bekerja, belajar, berbincang, hingga sekadar menikmati waktu luang. Karena itu, setiap orang yang bekerja di kafe perlu memahami etika agar kenyamanan tetap terjaga. Berikut lima etika work from cafe yang penting untuk diterapkan.

1. Pilih meja sesuai kebutuhan

https://www.pexels.com/photo/woman-in-pink-shirt-using-laptop-3934638/
ilustrasi work from cafe (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Saat datang seorang diri, hindari menggunakan meja berkapasitas besar yang seharusnya dapat digunakan oleh rombongan. Pilihlah tempat duduk yang sesuai dengan kebutuhan agar kapasitas kafe tetap optimal.

Jika kafe sedang ramai, bersikaplah fleksibel. Jangan keberatan berpindah ke meja yang lebih kecil apabila memang diperlukan. Sikap sederhana ini menunjukkan rasa peduli terhadap kenyamanan pengunjung lain.

2. Jangan berlama-lama dengan satu pesanan

https://www.pexels.com/photo/woman-in-purple-shirt-sitting-by-the-table-using-macbook-3811593/
ilustrasi work from cafe (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Tidak sedikit orang yang bekerja selama berjam-jam di kafe. Hal tersebut sebenarnya tidak masalah selama tetap menghargai aturan dan kondisi tempat. Apabila menggunakan meja dalam waktu yang cukup lama, pertimbangkan untuk melakukan pemesanan tambahan

Contohnya dengan memesan minuman kedua atau camilan. Cara ini menjadi bentuk apresiasi terhadap layanan yang telah diberikan. Sekaligus menjadi tindakan membantu keberlangsungan usaha kafe.

3. Menjaga volume suara agar tidak bising

https://www.pexels.com/photo/woman-wearing-eyeglasses-sitting-in-the-coffee-shop-using-her-laptop-and-taking-notes-8770086/
ilustrasi work from cafe (pexels.com/Gustavo fring)

Meeting daring atau panggilan telepon memang sering dilakukan saat bekerja. Namun, pastikan volume suara tetap terkendali. Etika ini penting diperhatikan agar tidak mengganggu pelanggan lain.

Gunakan earphone atau headset ketika mengikuti rapat virtual. Jika diskusi berlangsung cukup panjang dan membutuhkan suara yang lebih keras, pertimbangkan mencari area yang lebih sepi atau ruang khusus apabila tersedia. Mengendalikan suara merupakan bentuk penghormatan terhadap ruang bersama.

4. Gunakan fasilitas dengan bijaksana

https://www.pexels.com/photo/serious-young-woman-using-netbook-while-having-hot-drink-in-modern-cafe-3766227/
ilustrasi work from cafe (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Listrik dan jaringan internet menjadi fasilitas yang paling sering dimanfaatkan saat work from cafe. Meski tersedia, bukan berarti penggunaannya tanpa batas. Hindari memenuhi stopkontak dengan banyak perangkat atau membawa peralatan yang membutuhkan daya listrik besar.

Selain itu, gunakan koneksi Wi-Fi secara wajar dan jangan mengunduh file berukuran sangat besar yang dapat memperlambat jaringan bagi pelanggan lain. Menggunakan fasilitas secara bijak membantu semua orang memperoleh pengalaman yang sama nyamannya.

5. Tinggalkan meja dalam keadaan rapi

https://www.pexels.com/photo/person-holding-white-ceramic-teacup-in-front-of-a-macbook-pro-210658/
ilustrasi work from cafe (pexels.com/picjumbo.com)

Etika sederhana yang sering terlupakan adalah merapikan area kerja sebelum meninggalkan kafe. Pastikan tidak ada sampah, tisu bekas, maupun barang pribadi yang tertinggal di meja.

Bila memindahkan kursi atau menggeser meja, kembalikan ke posisi semula. Kebiasaan kecil ini akan sangat membantu staf sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengunjung berikutnya. Lingkungan yang bersih juga mencerminkan sikap profesional. Bahkan ketika sedang bekerja di luar kantor.

Work from cafe bukan hanya soal mencari suasana baru untuk meningkatkan produktivitas, tetapi juga tentang menghargai ruang publik yang digunakan bersama. Pada akhirnya, etika sederhana mampu menciptakan suasana yang saling menghormati. Ketika setiap pengunjung memiliki kesadaran yang sama, kafe akan tetap menjadi tempat yang nyaman untuk bekerja, belajar, maupun bersantai.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura

Related Articles

See More