Seharian di depan laptop mungkin membuat tubuh terasa seperti gak melakukan banyak hal. Kamu duduk dari pagi, sesekali berdiri mengambil minum atau ke toilet, lalu kembali duduk sampai jam kerja selesai. Namun, begitu sampai rumah, rasanya tenaga sudah habis dan yang diinginkan cuma rebahan.
Kenapa Pulang Kerja Masih Capek meski Seharian Cuma Duduk?

- Menatap layar dan mengolah informasi berjam-jam membuat mata serta otak terus berkonsentrasi, sehingga energi terkuras meski pekerjaan dilakukan sambil duduk.
- Duduk terlalu lama dapat memicu leher kaku, bahu dan punggung pegal, serta kaki terasa berat, terutama bila posisi meja, kursi, atau laptop kurang nyaman.
- Pikiran yang terus memikirkan tugas, jeda istirahat yang tidak optimal, perjalanan pulang, dan urusan rumah membuat rasa lelah menumpuk hingga tiba di rumah.
Perasaan capek setelah bekerja bukan berarti tubuh harus banyak bergerak dulu. Kira-kira kenapa pekerjaan yang sebagian besar dilakukan sambil duduk tetap bisa membuat kamu merasa lelah saat pulang? Inilah penyebab kamu pulang kerja masih capek meski seharian cuma duduk.
1. Mata dan otak terus bekerja di depan layar

ilustrasi kerja (unsplash.com/Annie Spratt) Menatap layar selama berjam-jam membuat mata terus digunakan untuk membaca tulisan, melihat angka, berpindah dari satu jendela ke jendela lain, atau memperhatikan detail tertentu. Belum lagi kalau dalam satu hari kamu harus membuka banyak dokumen, mengecek email, membaca chat, dan mengikuti rapat lewat laptop. Rasanya memang cuma duduk, tetapi perhatian kamu sebenarnya gak pernah benar-benar berhenti.
Bukan cuma pekerjaan yang kelihatan berat yang bisa bikin capek. Membaca informasi, mengingat sesuatu, menghitung, memilih, mengetik, sampai memastikan gak ada pekerjaan yang terlewat tetap membutuhkan konsentrasi. Setelah berjam-jam, wajar kalau kamu merasa sudah kehabisan tenaga meski hampir gak berpindah dari kursi.
2. Duduk terlalu lama bikin badan terasa gak enak

ilustrasi kerja (unsplash.com/Vitaly Gariev) Duduk dari pagi sampai sore membuat beberapa bagian tubuh berada dalam posisi yang sama selama berjam-jam. Leher dan bahu bisa mulai terasa kaku, punggung pegal, sementara kaki juga terasa berat karena jarang digunakan untuk bergerak. Keluhan kecil seperti ini mungkin gak terlalu terasa saat sedang sibuk, tetapi baru terasa jelas ketika pekerjaan sudah selesai.
Posisi duduk juga ikut menentukan bagaimana kondisi badan setelah seharian bekerja. Kursi yang kurang nyaman, meja yang terlalu tinggi, atau laptop yang posisinya gak pas bisa membuat kamu berkali-kali mengubah posisi tanpa sadar. Belum lagi kebiasaan duduk sambil membungkuk atau menopang kepala dengan tangan ketika mulai lelah.
3. Dari pagi sampai sore kamu terus memikirkan pekerjaan

ilustrasi pekerjaan (pexels.com/Ofspace LLC, Culture) Kadang yang bikin capek bukan cuma pekerjaan yang sedang dikerjakan, tetapi hal-hal yang masih ada di kepala. Kamu bisa saja sedang mengerjakan satu tugas sambil mengingat email yang belum dibalas, pekerjaan yang belum selesai, atau rapat besok yang harus dipersiapkan. Tubuh memang masih duduk di kursi, tetapi pikiran sudah sibuk berpindah dari satu urusan ke urusan lain.
Kondisi seperti ini sering gak terasa selama jam kerja karena kamu terbiasa menjalaninya. Baru setelah laptop ditutup dan perjalanan pulang dimulai, rasa capeknya muncul sekaligus. Ada perasaan seperti baru sekarang bisa berhenti memikirkan pekerjaan setelah seharian terus mengejar sesuatu.
4. Waktu istirahat di kantor belum tentu benar-benar istirahat

ilustrasi istirahat (pexels.com/Andrea Piacquadio) Jam makan siang memang ada, tetapi belum tentu kamu menggunakannya untuk benar-benar berhenti dari pekerjaan. Kadang makan sambil membalas chat kantor, membuka email karena ada sesuatu yang harus segera dicek, atau tetap membicarakan pekerjaan dengan teman satu tim. Setelah itu, kamu kembali duduk di depan laptop dan melanjutkan pekerjaan sampai sore.
Jeda yang terlalu sedikit bisa membuat satu hari kerja terasa panjang. Bahkan kalau pekerjaan hari itu sebenarnya gak terlalu berat, rasanya tetap melelahkan karena dari pagi sampai sore hampir gak ada waktu untuk benar-benar mengalihkan perhatian. Pulang kerja pun terasa seperti satu-satunya kesempatan untuk akhirnya berhenti memikirkan urusan kantor.
5. Setelah kerja, kamu masih harus pulang dan urusan lain

ilustrasi pulang kerja (pexels.com/Faisal | @Photobapak) Rasa capek yang kamu rasakan saat sampai rumah sebenarnya gak selalu berasal dari pekerjaan saja. Setelah meninggalkan kantor, masih ada perjalanan yang harus ditempuh, kemacetan yang dihadapi, kendaraan umum yang penuh, atau berjalan cukup jauh sebelum benar-benar sampai di rumah. Semua itu tetap membutuhkan tenaga setelah seharian bekerja.
Belum selesai sampai di situ, sesampainya di rumah, mungkin masih ada cucian, makanan yang harus disiapkan, kamar yang perlu dibereskan, atau urusan lain yang sudah menunggu. Makanya, rasanya bisa sangat melelahkan ketika seseorang berkata, “Aku cuma duduk seharian di kantor,” karena satu hari penuh ternyata gak berhenti saat jam kerja selesai.
Duduk seharian memang gak terlihat melelahkan kalau dibandingkan dengan pekerjaan yang mengharuskan seseorang terus bergerak. Namun, satu hari kerja tetap bisa terasa panjang ketika kamu terus menatap layar hingga hampir gak punya waktu untuk benar-benar berhenti. Gak heran kalau kamu pulang kerja masih capek meski seharian cuma duduk.





![[QUIZ] Dari Kenangan Masa Kecil, Mungkin Hal Ini yang Bisa Bikin Kamu Lebih Lega](https://image.idntimes.com/post/20241219/1000066893-e03209ded54a2153aaf3ec976738fc58.jpg)
















