Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Jenis Sunscreen dan Cara Memilihnya Agar Wajah Tetap Glowing Seharian

Jenis Sunscreen dan Cara Memilihnya Agar Wajah Tetap Glowing Seharian
Sunscreen untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV (pexels.com/Kaboompics)
  • Chemical sunscreen menyerap sinar UV, bertekstur ringan tanpa white cast, cocok untuk kulit normal hingga berminyak dan aktivitas dalam ruangan, tetapi perlu waktu 15–20 menit untuk bekerja.

  • Physical sunscreen memantulkan UV dengan zinc oxide atau titanium dioxide, memberi perlindungan instan bagi kulit sensitif atau kering, namun teksturnya lebih tebal dan berpotensi meninggalkan white cast.

  • Pilih sunscreen sesuai tipe kulit dan aktivitas: SPF 30 untuk indoor, SPF 50 PA+++ untuk outdoor; aplikasikan terakhir dalam skincare pagi dan ulangi setiap 2–3 jam saat banyak di luar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jenis sunscreen yang beredar di pasaran memang bikin kita kadang bingung mau pilih yang mana, apalagi kalau lihat deretan botolnya yang cantik-cantik di rak toko. Tenang, kamu gak sendirian kok! Banyak banget yang merasa overwhelmed dengan banyaknya pilihan.

Padahal, memilih sunscreen itu gak serumit kelihatannya. Yuk, kita kenalan sama karakter masing-masing biar kamu bisa nemuin pilihan yang paling pas buat kulitmu!

  1. 1. Chemical sunscreen

    ilustrasi chemical sunscreen
    ilustrasi chemical sunscreen (pexels.com/Moose Photos)

    Chemical sunscreen bekerja dengan cara menyerap sinar UV dan mengubahnya jadi panas sehingga gak akan merusak kulitmu. Teksturnya yang super ringan dan cepat meresap pun bikin produk ini jadi favorit buat dipakai sehari-hari, apalagi kalau kamu suka pakai makeup.

    Kelebihannya jelas, gak ada white cast, hasil akhirnya natural, dan kulit terasa lembap. Tapi, perlu diingat bila sunscreen ini butuh waktu sekitar 15–20 menit sebelum benar-benar bekerja optimal.

    Selain itu, beberapa kandungannya kadang kurang cocok buat kulit yang super sensitif. Jadi, ini paling pas buat kamu yang punya kulit normal hingga berminyak dan banyak beraktivitas di dalam ruangan.

  2. 2. Physical sunscreen

    ilustrasi menggunakan physical sunscreen
    ilustrasi menggunakan physical sunscreen (freepik.com/author/lookstudio)

    Berbeda dengan sebelumnya, physical sunscreen bekerja dengan memantulkan sinar UV agar gak menembus kulit. Kandungan utamanya biasanya zinc oxide atau titanium dioxide. Keunggulan utamanya? Perlindungannya instan begitu diaplikasikan dan super aman buat kulit sensitif karena minim risiko iritasi.

    Efektif banget buat menangkal UVA dan UVB sekaligus. Sayangnya, teksturnya cenderung lebih thick dan kalau gak diratakan dengan baik, bisa meninggalkan white cast yang cukup jelas. Nah, kalau kulitmu tipe sensitif, kering, atau kamu sering banget terpapar sinar matahari langsung di luar ruangan, sunscreen ini adalah sahabat terbaikmu.

  3. 3. Hybrid sunscreen

    ilustrasi perempuan berbaju putih mengaplikasikan hybrid sunscreen ke wajah
    ilustrasi perempuan berbaju putih mengaplikasikan hybrid sunscreen ke wajah (pexels.com/ROMAN ODINTSOV)

    Kalau kamu mau yang terbaik dari dua jenis sunscreen tadi, hybrid sunscreen adalah jawabannya. Produk ini mengombinasikan bahan aktif chemical dan physical untuk memberikan perlindungan yang lebih optimal. Teksturnya dirancang ringan dan nyaman, jadi kulit tetap terlindungi tanpa terasa berat atau lengket.

    Kelebihannya banyak banget, seperti melindungi dari UVA dan UVB, mudah diratakan, risiko iritasi lebih rendah, dan cepat menyerap sebelum pakai makeup. Kekurangannya cuma sedikit, yaitu harganya yang biasanya lebih mahal karena formulanya kompleks dan masih ada kemungkinan meninggalkan sedikit white cast di beberapa tipe kulit. Cocok banget deh buat kamu yang ingin perlindungan menyeluruh tapi tetap nyaman dipakai seharian.

  4. 4. Cara memilih yang tepat sesuai tipe kulit

    ilustrasi sunscreen
    ilustrasi sunscreen (freepik.com/rawpixel.com)

    Memilih sunscreen itu bukan cuma soal angka SPF, tapi juga kenyamanan. Supaya kulit tetap sehat dan glowing, sesuaikan jenis sunscreen dengan tipe kulitmu.

    • Kulit berminyak: Cari yang oil-free atau gel-based biar wajah gak kilang minyak.
    • Kulit kering: Pilih yang ada hyaluronic acid atau ceramide-nya biar lembap.
    • Kulit sensitif: Physical sunscreen yang bebas alkohol dan pewangi adalah pilihan paling aman.
    • Kulit kombinasi: Hybrid sunscreen biasanya jadi pilihan paling pas karena teksturnya ringan tapi tetap melembapkan.

    Oh iya, ingat ya! Untuk di dalam ruangan, SPF 30 sudah cukup. Tapi kalau mau berkegiatan di outdoor, pakai SPF 50 dengan PA+++.

  5. 5. Kesalahan umum dan cara pakai yang benar

    ilustrasi seseorang memakai sunscreen
    ilustrasi seseorang memakai sunscreen (freepik.com/gpointstudio)

    Banyak dari kita yang salah kaprah cuma mengejar SPF tinggi, tapi lupa cek formulanya. Padahal, SPF tinggi gak akan efektif kalau teksturnya bikin kulitmu iritasi atau jerawatan. Hindari beli cuma karena kemasannya lucu atau lagi viral, ya!

    Apa pun jenis sunscreen yang kamu pilih, kuncinya ada di cara pakainya. Oleskan di tahap akhir skincare setiap pagi dan jangan lupa reapply setiap 2-3 jam kalau kamu banyak di luar. Jangan lupa area leher, telinga, dan tangan juga, ya!

    Nah, sekarang kamu sudah gak bingung lagi kan memilih jenis sunscreen yang paling pas? Ingat, skincare yang paling bagus adalah yang cocok dan nyaman di kulitmu.

    Dari ketiga jenis di atas, mana yang paling jadi favoritmu sehari-hari? Tulis pengalaman dan rekomendasi kamu di kolom komentar di bawah ini!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More