Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Risiko Jadikan Hobi sebagai Pekerjaan, Renungkan sebelum Coba!

3 Risiko Jadikan Hobi sebagai Pekerjaan, Renungkan sebelum Coba!
ilustrasi bekerja (pexels.com/Liza Summer)
Intinya Sih
  • Artikel membahas potensi risiko saat seseorang mengubah hobinya menjadi pekerjaan, meski terlihat menyenangkan dan sesuai minat pribadi.
  • Ditekankan tiga risiko utama: kehilangan fungsi hobi sebagai hiburan, sulit menentukan target penghasilan, serta tantangan menjaga disiplin waktu kerja.
  • Penulis mengingatkan agar keputusan menjadikan hobi sebagai profesi dipertimbangkan matang supaya tidak menimbulkan stres atau kerugian di kemudian hari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Tidak dapat dimungkiri bahwa dalam menjalankan pekerjaan, apa lagi yang memang dari awal kurang begitu disenangi, bisa begitu berat. Hal ini semakin terasa menyiksa tatkala harus menghadapi deadline dan segala macam urusan yang menuntut kerja cepat. Pada saat seperti ini, terkadang muncul pemikiran seandainya saja bekerja itu seperti melakoni hobi, tentu rasanya santai dan menyenangkan. Eh, tapi apakah ini mungkin? Tentu saja!

Kalau mau, kamu bisa membuat aktivitas yang menjadi hobi itu sekaligus sebagai pekerjaan. Kendati terdengar seru dan memang memungkinkan, bukan berarti pilihan ini tanpa kekurangan. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk menjadikan hobi sebagai pekerjaan, kenali beberapa risiko yang dapat ditemui berikut, yuk!

1. Mengalami kendala dalam mencari hiburan saat stres bekerja

ilustrasi bingung (pexels.com/Karolina Grabowska)
ilustrasi bingung (pexels.com/Karolina Grabowska)

Menjalani pekerjaan apa pun tentu tidak lepas dari yang namanya stres. Sensasi tekanan ini semakin terasa tatkala ada hal-hal yang tidak berjalan sesuai dengan rencana. Kalau kepala sudah pening begini, biasanya langsung berusaha meluangkan waktu untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang menjadi hobi agar pikiran kembali tenang, sehingga mampu beraktivitas normal seperti sedia kala.

Namun, bayangkan seandainya pekerjaanmu adalah hobi yang kamu tekuni, tentu pada suatu titik ini bisa sangat merepotkan. Pasalnya, begitu sedang stres dalam bekerja, kamu akan bingung karena aktivitas yang dulu selalu berhasil menenangkan pikiran, kini malah berubah menjadi penyebab munculnya stres itu sendiri. Oleh sebab itu, lebih baik pikirkan dulu secara bijaksana sebelum mengambil pilihan ini, ya!

2. Kesulitan untuk menentukan target penghasilan yang jelas

ilustrasi uang tunai
ilustrasi uang tunai (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)

Tidak dapat dimungkiri bahwa melakoni suatu pekerjaan memang berat, meski dapat gaji yang terbilang lumayan besar. Pasalnya, ada beragam tuntutan yang wajib dipenuhi dan terkadang begitu menyiksa. Berbeda cerita saat membayangkan bila bisa menjadikan hobi sebagai pekerjaan. Rasanya seperti tidak akan ada kesulitan yang berarti mengingat setiap tahapnya dilakukan dengan hati yang bergembira.

Sayangnya, menjalani pekerjaan yang awalnya merupakan hobi terkadang dapat membuatmu lengah. Kamu hanya fokus pada minimnya tekanan, tetapi hal seperti ini bisa mengaburkan tujuanmu dalam mencari nafkah. Saking terlalu nyaman, kamu jadi kesulitan untuk menentukan target penghasilan yang jelas. Kalau tidak segera berbenah, bukankah kondisi keuanganmu akan berantakan?

3. Kesulitan dalam disiplin menentukan jam kerja

ilustrasi seorang laki-laki yang sedang fokus bekerja
ilustrasi seorang laki-laki yang sedang fokus bekerja (pexels.com/olia danilevich)

Kamu tentu merasakan bahwa punya kesempatan untuk menjalankan hobi adalah salah satu momen terbaik dalam kehidupan sehari-hari. Pada saat ini, kamu seperti bisa menyingkirkan beban untuk sementara dan benar-benar fokus menikmati aktivitas. Saking santainya, kamu sampai tidak sadar bahwa telah menghabiskan waktu berjam-jam lamanya.

Sekarang coba bayangkan bila ada rencana mengubah hobi menjadi pekerjaan. Kamu mungkin akan kesulitan untuk disiplin dalam menentukan jam kerja. Pasalnya, kamu merasa tidak sedang bekerja, tetapi lebih mirip dengan menjalankan hobi tanpa batasan waktu. Sekilas memang terdengar menyenangkan karena pekerjaan seolah tidak membebani, tetapi di sisi lain, kamu jadi melewatkan kesempatan istirahat dan momen menghabiskan waktu berkualitas bersama orang-orang tersayang. Bagaimana menurutmu?

Menjadikan hobi sebagai pekerjaan memang bukan hal yang keliru. Namun, alangkah baiknya bila tidak sembarangan dalam mengambil keputusan karena sesuatu yang tampaknya baik pun bisa menyimpan risiko tersembunyi yang terkadang merugikan. Oleh sebab itu, pikirkan dengan matang agar setiap pilihan membawa manfaat yang besar, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Life

See More