“Pada dasarnya, evaluasi negatif tidak selalu identik dengan pemecatan, tetapi jika hal itu dibarengi dengan umpan balik buruk lainnya, maka bisa berarti sebuah masalah,” ujar Lynn Taylor, pakar ketenagakerjaan nasional, dikutip Business Insider.
7 Tanda Kamu Mungkin akan Kehilangan Pekerjaan, Waspadai!

- Mendapatkan beban kerja yang lebih sedikit dari rekan kerja lain dapat menjadi tanda bahwa kamu akan dipecat.
- Atasan sering meminta rekan kerjamu untuk mengambil alih pekerjaanmu, ini bisa menjadi tanda bahaya.
- Evaluasi dan kritikan terus-menerus berdasarkan masalah sepele menunjukkan kamu mungkin akan dipecat.
Kehilangan pekerjaan merupakan pengalaman yang berat bagi setiap pekerja. Tentu tidak ada satu pun orang yang ingin kehilangan pekerjaannya. Namun, hal ini bisa terjadi kepada siapa saja.
Ada banyak faktor yang menjadi pemicu seseorang diberhentikan dari pekerjaannya, mulai dari melakukan pelanggaran berat, memiliki kinerja yang buruk, PHK, dan lain sebagainya. Meski begitu, ada beberapa tanda yang dapat mengindikasikan bahwa kamu akan dipecat.
Mengetahui tanda-tanda ini bisa membantumu merespons dengan bijak situasi tersebut. Di sisi lain, kamu mungkin juga akan memikirkan rencana yang tepat untuk langkah selanjutnya. Yuk, simak tujuh tanda kamu mungkin akan kehilangan pekerjaan!
1.Beban kerja atau proyek jadi berkurang

Jika kamu merasa bahwa akhir-akhir ini sering mendapatkan beban pekerjaan atau proyek yang lebih sedikit dibanding sebelumnya atau dibandingkan dengan rekan-rekan kerjamu yang lain, jangan senang dulu. Bisa jadi ini merupakan salah satu tanda bahwa kamu akan dipecat.
Menurut David Parnell, seorang perekrut hukum, pelatih komunikasi, dan penulis In-House: A Lawyer’s Guide to Getting a Corporate Legal Position, dikutip Forbes, “Setiap pekerja pasti akan mengalami pasang surut dalam pekerjaannya. Ini merupakan hal yang wajar, tapi ketika atasan berencana untuk memecat seseorang, mereka pasti tidak akan memberikan lebih banyak proyek kepada orang tersebut”.
Di sisi lain, hal ini juga berlaku ketika kamu menyadari bahwa atasanmu sering meminta rekan kerjamu untuk mengambil alih pekerjaanmu. Dilansir BetterUp, seorang Manajer Komunikasi Pelatih di BetterUp, Elizabeth Perry, ACC, menambahkan, ini bisa menjadi sebuah tanda bahaya. Atasan kamu mungkin sedang menguji apakah posisimu masih layak dipertahankan atau tidak.
2.Kamu tidak lagi diikutsertakan dalam rapat penting

Apakah atasanmu lupa mengirimkan undangan atau sengaja tidak mengundangmu dalam rapat penting? Kamu perlu mencari tahu lebih lanjut akan hal ini. Sebab, jika kamu merasa tidak lagi diikutsertakan dalam setiap rapat penting, ini dapat menunjukkan bahwa atasan kamu mungkin tidak menginginkanmu untuk hadir.
Kedengarannya sulit, tetapi itu dapat terjadi kepada siapa saja. Perry mengungkapkan, jika kamu mengalami hal seperti ini, bisa jadi atasanmu sudah tidak lagi menghargai pendapat atau ide kamu tentang proyek mendatang.
3.Sering mendapatkan evaluasi atau kritikan dibandingkan sebelumnya

Di satu sisi, evaluasi dan kritikan dari atasan dapat menjadi peluang untuk membantu meningkatkan kinerja pada setiap karyawan. Namun di sisi lain, bila evaluasi atau kritikan datang secara terus-menerus, apalagi jika didasarkan pada masalah sepele, maka ini menjadi tanda kalau kamu mungkin akan dipecat.
Pembicara bisnis internasional dan penulis The Humor Advantage, Michael Kerr, dikutip Business Insider, menambahkan, tentu ini tergantung pada seberapa buruk penilaian kinerja yang kamu dapat. Apabila evaluasi atau kritikan disebabkan oleh kurangnya pengalaman atau pelatihan di bidang tertentu, maka selalu ada peluang untuk memperbaikinya.
Namun, bila yang terjadi hanya berupa kesalahan-kesalahan kecil yang tampaknya dibesar-besarkan atau alasan-alasan yang kurang masuk akal lainnya, maka ini menunjukkan bahwa atasanmu ingin kamu agar berhenti dari pekerjaan.
4.Kinerjamu sering diawasi

Hal yang wajar bila atasan mengawasi kinerja setiap karyawannya untuk memantau apakah mereka dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik atau tidak. Namun, penting diketahui jika atasanmu mengawasimu secara terus-menerus, maka ini bisa menjadi tanda bahaya bahwa kamu mungkin akan segera diberhentikan.
Perry menuliskan, ketika atasan memantau kinerja karyawannya secara berlebihan, itu menandakan kalau mereka sudah tidak percaya akan kemampuan karyawannya dalam menyelesaikan tugas dengan baik. Tindakan ini bukan hanya membuat karyawan merasa tidak nyaman, tetapi juga menjadi rendah diri dan ragu akan kemampuan diri sendiri.
Oleh karenanya, jika kamu mengalami hal serupa, langkah terbaik adalah meningkatkan kemampuanmu dalam bekerja. Dengan begitu, atasan tidak memiliki alasan yang kuat untuk memberhentikanmu.
5.Sering diabaikan oleh rekan kerja atau atasan

Tanda nyata bahwa kamu akan dipecat juga tampak dari cara atasan atau rekan kerjamu ketika berinteraksi dengan dirimu. Jika biasanya kamu sering berkumpul dan berbagi cerita bersama rekan-rekan kerja di waktu istirahat tapi kini kamu merasa mereka seolah menjauh, mungkin mereka mengetahui bahwa kamu akan segera diberhentikan.
“Jika kamu merasa tiba-tiba rekan kerjamu menjaga jarak, mereka mungkin tahu sesuatu yang tidak kamu ketahui,” kata Amanda Augustine, Seorang pakar karier di TopResume, dikutip Bustle.
“Begitupun ketika kamu merasa bahwa hubunganmu dengan atasan berubah memburuk. Hal ini dapat terlihat ketika atasanmu memperlakukanmu berbeda, seperti sering mengabaikanmu, maka ini bisa menjadi tanda jelas bahwa posisi kamu mungkin terancam,” ujar Kerr menambahkan.
6.Pencapaianmu sudah tidak lagi diakui dan dihargai

Mendapatkan pengakuan dan apresiasi dari rekan kerja serta atasan bisa memicu perasaan bangga dan berdaya atas diri sendiri. Namun bila hal itu tidak lagi kamu dapatkan di tempat kerja, mungkin saja ini mengindikasikan bahwa kamu akan kehilangan pekerjaan dalam waktu dekat.
“Betapa besarnya kamu berkorban dan mencapai prestasi atas pekerjaanmu, ketika atasan menginginkanmu meninggalkan perusahaan, mereka tidak akan lagi mengakui pencapaianmu,” jelas Taylor.
7.Mulai merasa asing dengan lingkungan kerja sendiri

Ketika kamu akan kehilangan pekerjaan, hal ini bisa ditandai dengan lingkungan kerja yang terasa berbeda dari biasanya. Masih berkaitan dengan poin kelima, di mana kamu tidak lagi merasakan keakraban yang sama dengan teman-teman kantor seperti sebelumnya.
Perry menuliskan, ini mungkin terjadi lantaran rumor atau keputusan tentang masa depanmu di perusahaan tersebut telah beredar. Meningkatnya keterasingan dapat menunjukkan bahwa orang lain menyadari posisimu sedang genting di perusahaan dan memilih untuk menjauhkan diri.
Itu dia beberapa tanda yang bisa menjadi indikator bahwa kamu akan kehilangan pekerjaan. Menyadari tanda-tanda tersebut sedini mungkin bisa membantumu menemukan jawaban yang dibutuhkan untuk menenukan arah yang lebih jelas untuk masa depanmu.


![[QUIZ] Apakah Kesedihan Paling Mendalam yang Tengah Kamu Rasakan?](https://image.idntimes.com/post/20250608/siyavash-lolo-uEfDGm_Fkvk-unsplash.jpg)
















