Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Tips Memilih Furniture dan Dekorasi Sustainable untuk Rumah Modern

5 Tips Memilih Furniture dan Dekorasi Sustainable untuk Rumah Modern
dekorasi rumah yang sustainable (magnific.com/wirestock)
Intinya Sih
  • Semakin banyak orang memilih furniture dan dekorasi berkonsep sustainable untuk menciptakan rumah modern yang ramah lingkungan, estetik, serta memiliki nilai jangka panjang.
  • Artikel menyoroti lima langkah utama: memilih material ramah lingkungan, mengutamakan kualitas tahan lama, desain timeless, memanfaatkan barang preloved atau upcycled, dan dekorasi multifungsi.
  • Penerapan konsep sustainability dapat dimulai dari langkah sederhana agar rumah tetap nyaman, efisien ruang, serta mencerminkan gaya hidup yang lebih bijak terhadap lingkungan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Kini semakin banyak orang yang sadar akan pentingnya rasa peduli terhadap lingkungan. Kepedulian terhadap lingkungan ini biasanya dicerminkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di rumah tempat tinggal kita. Semakin banyak orang mulai memilih furniture dan dekorasi yang mengusung konsep sustainability sebagai bagian dari gaya hidup yang lebih bertanggung jawab. Selain membantu mengurangi dampak terhadap lingkungan, pilihan ini juga mampu menciptakan rumah yang nyaman, estetik, dan memiliki nilai jangka panjang.

Menariknya, furniture dan dekorasi sustainable kini hadir dalam berbagai desain modern yang dapat disesuaikan dengan beragam konsep interior, mulai dari minimalis hingga kontemporer. Kamu pun tidak perlu mengorbankan estetika demi menciptakan rumah yang lebih ramah lingkungan. Nah, berikut lima tips memilih furniture dan dekorasi sustainable untuk rumah modern. Keep scrolling!

1. Pilih furniture dari material ramah lingkungan

Tanaman hias berdaun hijau tumbuh di pot bunga dari anyaman bambu dengan kaki bambu di ruangan bergaya minimalis.
pot bunga dari bambu (magnific.com/freepik)

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah material yang digunakan pada furniture maupun dekorasi. Pilihlah produk yang terbuat dari bahan ramah lingkungan seperti bambu, rotan, kayu reklamasi, atau kayu bersertifikat yang berasal dari hutan dengan pengelolaan berkelanjutan. Material-material tersebut dikenal lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan sekaligus memiliki daya tahan yang baik jika dirawat dengan benar.

Selain lebih ramah lingkungan, material alami juga mampu menghadirkan suasana hangat dan menenangkan di dalam rumah. Tekstur alami pada kayu, bambu, maupun rotan dapat menjadi elemen dekoratif yang membuat ruangan terasa lebih hidup tanpa harus menggunakan banyak aksesori tambahan. Dengan begitu, hunian tetap terlihat modern sekaligus memiliki sentuhan natural yang elegan.

2. Utamakan kualitas agar lebih awet

Bangku kayu dengan dudukan empuk berwarna abu-abu dilengkapi rak bawah untuk sepatu di depan dinding bata oranye.
bangku sekaligus tempat sepatu untuk dekorasi (magnifi.com/freepik)

Saat membeli furniture, jangan hanya terpaku pada harga yang murah atau desain yang sedang populer. Produk berkualitas memang sering kali membutuhkan biaya lebih besar di awal, tetapi dapat digunakan selama bertahun-tahun sehingga lebih hemat dalam jangka panjang. Semakin awet sebuah furniture, semakin sedikit pula limbah yang dihasilkan karena tidak perlu sering diganti.

Sebelum memutuskan membeli, perhatikan kualitas konstruksi, sambungan, serta bahan yang digunakan. Pilih furniture yang kokoh, mudah dirawat, dan memiliki garansi jika memungkinkan. Cara ini akan membantumu mendapatkan produk yang benar-benar layak dijadikan investasi untuk rumah.

3. Pilih desain timeless daripada mengikuti tren sesaat

Ruang tamu bergaya natural dengan furnitur rotan, lampu gantung anyaman, tanaman hias, dan dinding batu yang menciptakan suasana hangat.
dekorasi rumah yang sustainable (magnific.com/wirestock)

Tren interior rumah selalu berubah dari waktu ke waktu. Jika terlalu sering mengikuti tren, kamu mungkin akan cepat merasa bosan dan tergoda mengganti furniture maupun dekorasi yang sebenarnya masih dalam kondisi baik. Kebiasaan tersebut justru dapat meningkatkan konsumsi barang dan menghasilkan lebih banyak limbah.

Sebagai gantinya, pilihlah desain yang sederhana dan tidak mudah ketinggalan zaman. Furniture bergaya minimalis, klasik, atau skandinavia umumnya lebih fleksibel dipadukan dengan berbagai konsep interior. Jika ingin memberikan suasana baru, kamu cukup mengganti dekorasi kecil seperti bantal sofa, karpet, atau pajangan tanpa harus membeli perabot baru.

4. Manfaatkan furniture dan dekorasi preloved atau upcycled

Tanaman hias dalam pot diletakkan di atas bangku kayu bertingkat dengan alas bambu di lantai, menciptakan dekorasi interior berkelanjutan.
dekorasi sustainable (magnific.com/atlascompany)

Menggunakan furniture preloved merupakan salah satu langkah sederhana untuk mendukung gaya hidup sustainable. Banyak barang bekas yang masih memiliki kualitas sangat baik dan bahkan dibuat dari material yang lebih kokoh dibandingkan beberapa produk baru. Dengan membeli barang preloved, kamu turut memperpanjang usia pakai sebuah produk sekaligus mengurangi limbah.

Selain membeli barang bekas, kamu juga bisa mencoba konsep upcycling dengan memberikan fungsi atau tampilan baru pada furniture lama. Misalnya, mengecat ulang meja kayu, mengganti kain pelapis kursi, atau mengubah peti kayu menjadi rak penyimpanan yang estetik atau tempat pot bunga yang chic. Cara ini tidak hanya menghemat biaya, tetapi juga menghasilkan dekorasi rumah yang lebih unik dan memiliki nilai personal.

5. Pilih dekorasi yang multifungsi

Keranjang anyaman rotan dengan hiasan tali makrame berwarna krem di atas meja putih, berdampingan dengan vas putih berisi tanaman kering.
ilustrasi keranjang anyaman (magnific.com/freepik)

Saat memilih dekorasi, usahakan membeli barang yang memiliki lebih dari satu fungsi. Contohnya adalah keranjang anyaman yang dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan, cermin besar yang membuat ruangan terasa lebih luas, atau rak dinding yang sekaligus menjadi area pajangan. Dengan begitu, kamu tidak perlu membeli terlalu banyak barang untuk memenuhi kebutuhan rumah.

Dekorasi multifungsi juga membantu menciptakan rumah yang lebih rapi dan efisien. Selain menghemat ruang, kebiasaan membeli barang yang benar-benar dibutuhkan akan mengurangi konsumsi berlebihan. Pada akhirnya, rumah tidak hanya terlihat modern dan nyaman, tetapi juga mencerminkan gaya hidup yang lebih bijak terhadap lingkungan.

Menerapkan konsep sustainability dalam menata rumah tidak harus dilakukan secara drastis atau menguras budget. Langkah sederhana seperti lima hal di atas sudah dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan. Dengan keputusan yang lebih bijak saat berbelanja, kamu bisa menciptakan hunian modern yang indah, nyaman, sekaligus lebih berkelanjutan untuk masa depan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera

Related Articles

See More