Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Tanaman Sukulen yang Bisa Dikonsumsi, Punya Rasa Unik

5 Tanaman Sukulen yang Bisa Dikonsumsi, Punya Rasa Unik
ilustrasi ice plant (pexels.com/Marian Florinel Condruz)
Intinya Sih
  • Beberapa tanaman sukulen seperti lidah buaya, kaktus centong, krokot, ice plant, dan daun jintan ternyata aman dikonsumsi serta memiliki cita rasa dan manfaat kesehatan yang beragam.

  • Lidah buaya membantu pencernaan dan hidrasi, kaktus centong kaya serat serta antioksidan, sementara krokot mengandung omega-3 tinggi untuk menjaga kesehatan jantung.

  • Ice plant menawarkan sensasi asin alami dengan mineral esensial, sedangkan daun jintan beraroma khas bermanfaat sebagai herbal pereda batuk dan penyedap alami masakan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tanaman sukulen dikenal luas sebagai tanaman hias yang tangguh dan minim perawatan karena kemampuannya menyimpan cadangan air. Namun, tahukah kamu bahwa beberapa jenis sukulen tidak hanya mempercantik ruangan, tetapi juga bisa untuk dikonsumsi? Tren kuliner sehat kini mulai melirik tanaman sukulen karena kandungan nutrisinya yang melimpah dan cita rasanya yang unik.

Mengonsumsi sukulen bisa menjadi cara baru yang menyenangkan untuk memvariasikan menu diet harian. Mulai dari dijadikan salad segar, diolah menjadi jus, hingga ditumis sebagai hidangan pendamping, jenis-jenis sukulen ini menawarkan petualangan rasa yang patut dicoba. Berikut beberapa jenis tanaman sukulen yang aman dikonsumsi dan kaya akan manfaat bagi tubuh.

1. Lidah buaya

ilustrasi lidah buaya
ilustrasi lidah buaya (vecteezy.com/Bigc Studio)

Lidah buaya merupakan salah satu jenis sukulen paling populer di dunia yang sudah lama dimanfaatkan untuk kesehatan dan kecantikan. Bagian yang dikonsumsi dari tanaman ini adalah gel bening yang terdapat di dalam daunnya yang berdaging tebal. Sebelum dikonsumsi, lidah buaya harus dibersihkan dengan benar untuk menghilangkan lateks kuningnya yang pahit dan bisa menyebabkan sakit perut.

Gel lidah buaya memiliki tekstur yang kenyal dan rasa yang cenderung hambar, sehingga sangat cocok dicampurkan ke dalam berbagai hidangan. Kamu bisa mengolahnya menjadi jus segar, mencampurkannya ke dalam es buah, atau menjadikannya jeli penutup mulut. Mengonsumsi lidah buaya secara rutin diketahui sangat baik untuk melancarkan pencernaan dan menjaga hidrasi tubuh.

2. Kaktus centong

ilustrasi kaktus centong
ilustrasi kaktus centong (vecteezy.com/Arkadij Schell)

Kaktus centong atau yang dikenal dengan nama Nopales ini adalah jenis kaktus yang sangat umum dikonsumsi. Bagian bantalan daunnya yang lebar dan muda biasanya dibersihkan dari duri sebelum dimasak. Sukulen ini memiliki tekstur renyah mirip buncis dengan cita rasa sedikit asam yang menyegarkan.

Dalam dunia kuliner, Nopales sangat fleksibel untuk diolah menjadi berbagai macam masakan harian. Kamu bisa memanggangnya, menumisnya dengan bumbu dapur, atau mengirisnya tipis-tipis untuk dijadikan campuran salad segar. Selain lezat, kaktus centong juga kaya akan serat, antioksidan, dan karotenoid yang baik untuk membantu mengontrol kadar gula darah.

3. Krokot

ilustrasi krokot
ilustrasi krokot (vecteezy.com/ADITIYA PRATAMA)

Krokot seringkali tumbuh liar dan dianggap sebagai gulma pekarangan, padahal tanaman ini adalah sukulen kaya nutrisi yang sangat lezat. Tanaman ini memiliki daun kecil berair dan batang kemerahan yang semuanya aman untuk dimakan. Krokot menawarkan perpaduan rasa yang unik, yaitu sedikit asam berpadu dengan sensasi gurih yang mirip seperti bayam.

Kamu bisa menikmati krokot secara mentah sebagai bahan utama salad yang renyah atau mencampurnya ke dalam sup dan tumisan. Menariknya, krokot dinobatkan sebagai salah satu sumber nabati tertinggi untuk asam lemak omega-3 yang sangat baik bagi kesehatan jantung. Tanaman ini juga sarat akan vitamin A, C, dan magnesium untuk mendongkrak sistem kekebalan tubuh.

4. Ice plant

ilustrasi ice plant
ilustrasi ice plant (pexels.com/Marian Florinel Condruz)

Dinamakan ice plant karena memiliki bintik-bintik kecil berkilau di permukaan daun dan batangnya yang terlihat seperti kristal es atau tetesan embun. Sukulen unik ini berasal dari Afrika Selatan namun kini mulai populer di berbagai belahan dunia sebagai sayuran premium. Saat digigit, tanaman es memberikan tekstur renyah yang mengejutkan dengan sensasi rasa asin alami yang menyegarkan.

Karena rasa asinnya yang unik, tanaman es paling cocok disajikan mentah agar tekstur kristalnya tidak rusak. Kamu bisa menjadikannya sebagai garnish mewah, campuran salad, atau dicelupkan ke dalam saus mustard. Sukulen ini kaya akan air dan mineral esensial, sehingga menjadikan pilihan tepat untuk hidangan pembuka yang membangkitkan selera.

5. Daun jintan

ilustrasi daun jintan
ilustrasi daun jintan (vecteezy.com/Agus Setiawan)

Daun jintan adalah tanaman sukulen beraroma kuat yang sering digunakan sebagai tanaman herbal sekaligus bumbu masakan. Daunnya tebal, berbulu halus, dan menyimpan banyak kandungan air dengan aroma khas yang mirip dengan jintan atau oregano. Di beberapa daerah di Indonesia, daun jintan tradisional digunakan sebagai tanaman obat keluarga.

Dalam masakan, daun jintan sering digunakan sebagai penyedap alami untuk menghilangkan bau amis pada hidangan daging atau ikan. Daunnya juga bisa digoreng tepung menjadi camilan renyah atau diseduh menjadi teh herbal yang menghangatkan tubuh. Mengonsumsi sukulen ini dipercaya dapat membantu meredakan batuk, asma, dan melancarkan saluran pernapasan.

Mulai dari lidah buaya hingga kaktus centong, ragam tanaman ini membuktikan bahwa alam menyediakan sumber pangan yang luar biasa unik. Namun, pastikan kamu selalu mencuci bersih dan mengolahnya dengan tepat sebelum dikonsumsi agar tetap aman.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More