Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Tanda Cowok yang Bisa Menerima Masa Lalu Pasangan, Open-Minded!

5 Tanda Cowok yang Bisa Menerima Masa Lalu Pasangan, Open-Minded!
ilustrasi cowok bersama pasangannya (pexels.com/Katerina Holmes)
  • Pasangan yang menerima masa lalu tidak mengungkitnya saat bertengkar, melainkan fokus menyelesaikan persoalan yang sedang terjadi.
  • Ia mau mendengarkan cerita tanpa menghakimi dan menilai pasangan dari sikapnya saat ini, bukan semata pengalaman atau kesalahan sebelumnya.
  • Sikap open-minded juga terlihat dari tidak membandingkan diri dengan mantan serta menghargai pelajaran dan batasan yang dibentuk pengalaman masa lalu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Cerita soal masa lalu itu ibarat ujian kecil buat mengetes seberapa dewasa pasanganmu. Ada yang malah makin penasaran pengin tahu lebih dalam, ada juga yang langsung berubah sikap begitu dengar sesuatu yang gak dia suka.

Reaksi dia saat kamu cerita bisa jadi gambaran apakah dia beneran bisa menerima masa lalumu atau cuma pura-pura oke di depanmu. Yuk, cek lima tanda cowok open-minded yang bisa menerima masa lalu pasangannya berikut ini!

  1. 1. Gak pernah mengungkit masa lalumu saat bertengkar

    Pasangan yang sedang berdebat
    ilustrasi pasangan yang sedang berdebat (pexels.com/Alena Darmel)

    Cowok yang bisa menerima masa lalu pasangannya gak akan menjadikan cerita atau kesalahanmu dulu sebagai senjata ketika kalian sedang menghadapi masalah. Buat dia, apa yang pernah terjadi sebelum hubungan kalian udah selesai dan gak perlu dibongkar lagi cuma buat menyudutkanmu. Dia tetap fokus ke persoalan yang lagi terjadi sekarang.

    Coba bayangin, kalian lagi bertengkar karena kamu lupa kabarin dia, situasi yang sebenarnya bisa aja jadi celah buatnya bilang, "Makanya, dari dulu kamu emang gak bisa dipercaya, kan?" Tapi dia gak ambil jalan itu, dia tetap bahas soal lupa mengabari tanpa menyeret cerita lama ke dalamnya. Buat kamu, itu jadi bukti kecil kalau dia beneran bisa misahin masalah sekarang sama cerita yang udah lewat.

  2. 2. Mau mendengarkan ceritamu tanpa langsung menghakimi

    Cowok sedang mendengarkan cerita
    ilustrasi cowok sedang mendengarkan cerita (pexels.com/Jep Gambardella)

    Cerita soal masa lalu itu gak selalu gampang buat diomongin, apalagi kalau ada bagian yang bikin kamu takut dinilai macam-macam. Tapi cowok yang open-minded gak buru-buru narik kesimpulan cuma dari satu cerita yang baru dia dengar. Dia paham, tiap orang punya alasan dan pengalaman beda-beda sebelum akhirnya sampai ke hubungan yang sekarang.

    Mungkin kamu pernah bikin keputusan yang sekarang kamu sesali, terus memilih cerita jujur soal itu ke dia. Alih-alih langsung bilang kamu salah atau nanya kenapa dulu bisa ngelakuin hal itu, dia memilih untuk mendengarkan dulu dan coba memahami apa yang sebenarnya terjadi. Sikap kayak gini bikin kamu ngerasa diterima, meski ada bagian dari masa lalu yang berat buat diceritain.

  3. 3. Gak menjadikan masa lalu sebagai patokan untuk menilai dirimu yang sekarang

    Pasangan
    ilustrasi pasangan (pexels.com/Katerina Holmes)

    Masa lalu memang ikut membentuk seseorang di masa kini, tapi bukan berarti sikapnya bakal selalu sama kayak dulu. Orang bisa belajar dari hubungan sebelumnya dan membawa pelajaran itu ketika menjalin hubungan baru. Jadi, dia gak berprasangka buruk tentang dirimu yang dulu, tapi lebih memerhatikan bagaimana sikapmu yang sekarang terhadapnya.

    Dulu kamu mungkin gampang marah atau susah percaya sama pasangan, belum tentu masih kayak gitu setelah melewati banyak hal. Sekarang, saat ada masalah, kamu lebih milih ngajak ngobrol dan menyelesaikannya baik-baik, bukan lagi diam atau meledak-ledak. Dia bisa melihat sendiri kalau caramu menghadapi masalah sekarang sudah berbeda dari cerita yang pernah dia dengar tentangmu.

  4. 4. Gak membandingkan dirinya dengan mantanmu

    Pasangan
    ilustrasi pasangan (pexels.com/Pavel Danilyuk)

    Dia gak pernah merasa harus bersaing sama orang yang pernah ada di masa lalumu. Buatnya, hubungan yang sedang dijalani gak perlu dibandingkan dengan hubunganmu yang dulu, apalagi sampai dijadiin standar buat menilai dirinya sendiri. Fokusnya lebih ke gimana caranya jadi pasangan yang baik buat kamu sekarang.

    Misalnya, kamu pernah cerita kalau mantanmu dulu punya kebiasaan tertentu yang kamu sukai. Daripada merasa harus melakukan hal yang sama, dia lebih memilih memahami apa yang kamu sukai dalam hubungan kalian sekarang. Cara ini bikin dia tetap jadi dirinya sendiri, bukan versi lain dari orang yang pernah ada sebelum dia.

  5. 5. Menghargai pelajaran yang kamu dapat dari masa lalu

    Pasangan
    ilustrasi pasangan (pexels.com/Pavel Danilyuk)

    Gak semua yang terjadi di masa lalu itu menyenangkan, tapi dari sana seseorang bisa belajar banyak tentang dirinya sendiri. Dia gak menganggap pengalaman buruk yang pernah kamu alami sebagai sesuatu yang harus terus disesali. Justru, dia bisa menghargai bagaimana pengalaman tersebut membuatmu lebih memahami apa yang kamu inginkan dalam sebuah hubungan.

    Setelah melewati hubungan yang kurang baik, kamu jadi lebih tahu batasan yang perlu dijaga dan hal-hal yang gak bisa lagi kamu toleransi. Saat kamu menyampaikan hal itu, dia gak menganggapmu terlalu banyak aturan atau membandingkanmu dengan hubunganmu yang dulu. Buat dia, itu justru nunjukin kamu udah lebih paham diri sendiri, bukan alasan buat dia ngerasa terbebani.

    Menerima masa lalu memang butuh kedewasaan yang gak datang begitu saja. Jadi, kalau cowokmu sudah menunjukkan tanda-tanda di atas, jaga dan hargai keberadaannya, ya. Sosok open-minded seperti dia benar-benar layak untuk dipertahankan!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More