Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Cara Menata Wadah Plastik agar Tidak Hilang atau Tercampur
Wadah makan (pexels.com/ Sarah Chai)
  • Kelompokkan wadah berdasarkan ukuran dan bentuk, lalu simpan tiap kelompok di area sama agar wadah serta tutup yang serupa lebih mudah ditemukan.
  • Cegah tutup hilang dengan memasangkannya secara longgar pada wadah, atau gunakan keranjang, rak, dan sekat laci untuk memisahkan tutup berdasarkan bentuk maupun ukuran.
  • Tumpuk wadah sejenis dari besar ke kecil untuk menghemat ruang, lalu sortir wadah retak, berubah bentuk, atau tanpa pasangan agar penyimpanan tetap rapi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Wadah plastik sering jadi andalan untuk menyimpan makanan, membawa bekal, sampai menaruh bahan masakan di kulkas. Masalahnya, semakin banyak wadah yang dikumpulkan, semakin sulit juga menjaga tutupnya tetap berpasangan. Ada wadah yang tutupnya entah terselip di mana, sementara di laci lain justru menumpuk banyak tutup dengan ukuran yang berbeda-beda.

Dengan mengatur wadah berdasarkan ukuran, bentuk, dan frekuensi pemakaian, koleksi wadah plastik bisa terlihat lebih rapi dan mudah ditemukan. Berikut cara yang bisa kamu coba agar tutupnya tidak mudah hilang atau tercampur.

1. Kelompokkan sesuai ukuran

Perempuan memegang wadah makanan (pexels.com/ Sarah Chai)

Kumpulkan semua wadah plastik di satu tempat, lalu kelompokkan sesuai ukuran. Pisahkan wadah kecil untuk menyimpan sambal atau bumbu, wadah sedang untuk lauk, serta wadah besar untuk makanan dalam jumlah banyak.

Pengelompokan ini bikin kamu mengenali wadah yang punya ukuran serupa. Tutup yang bentuknya hampir sama juga bisa lebih mudah dicocokkan dengan wadahnya.

Kalau ada beberapa wadah dengan ukuran yang sangat mirip, coba periksa bentuk wadah. Setelah selesai dikelompokkan, simpan setiap kelompok di area yang sama. Dengan begitu, kamu nggak perlu mencari wadah kecil di antara tumpukan wadah besar hanya karena semuanya diletakkan secara acak.

2. Simpan tutup dengan wadahnya

Rak dapur (pexels.com/ RDNE Stock project)

Cara paling mudah untuk mencegah tutup hilang adalah menyimpan setiap wadah bersama tutup yang sesuai. Setelah dicuci dan dikeringkan, pasangkan kembali tutupnya sebelum wadah masuk ke lemari penyimpanan.

Cara ini bisa membuat wadah memakan lebih banyak tempat, terutama jika jumlahnya cukup banyak. Kamu bisa menyusun wadah berdasarkan ukuran dengan tutup tetap terpasang longgar. Cara lainnya, letakkan tutup di atas wadah tanpa menguncinya rapat. Cara ini membuat pasangan wadah dan tutup tetap mudah dikenali sekaligus menghemat sedikit ruang.

Pastikan wadah tidak disimpan dalam keadaan lembap karena sisa air yang terperangkap bisa menimbulkan bau kurang sedap. Jika ingin menumpuk wadah tanpa memasang tutup, gunakan sistem penyimpanan khusus agar setiap pasangan tetap berada dalam kelompok yang sama.

3. Susun wadah ditumpuk

Wadah tertutup untuk menyimpan sayuran (Freepik.com/ Freepik)

Wadah plastik yang punya bentuk dan ukuran serupa bisa dimasukkan satu sama lain. Manfaatkan bentuk ini untuk menghemat ruang di lemari dapur atau laci penyimpanan.

Mulailah dengan menumpuk wadah dari ukuran paling besar sampai terkecil, selama bentuknya memungkinkan. Hindari memaksakan wadah masuk terlalu rapat karena bisa membuatnya sulit dilepaskan saat dibutuhkan.

Supaya tutupnya nggak tercampur, letakkan tutup setiap kelompok di bagian atas tumpukan atau di kompartemen yang berdekatan. Misalnya, semua wadah persegi ditumpuk di satu sisi, sedangkan wadah bulat berada di sisi lainnya.

Kalau ada beberapa wadah yang tidak bisa ditumpuk karena bentuknya berbeda, pisahkan ke dalam kelompok tersendiri. Jangan memaksakan semua wadah masuk dalam satu tumpukan karena justru membuat penyimpanan lebih berantakan.

4. Gunakan keranjang khusus untuk tutup

Rak makanan (freepik.com/ freepik)

Jika kamu lebih suka menyimpan wadah tanpa tutup agar hemat tempat, sediakan satu keranjang khusus untuk menampung tutupnya. Cara ini cocok untuk lemari dapur yang memiliki ruang terbatas atau koleksi wadah dengan banyak variasi ukuran.

Pilih keranjang yang ukurannya cukup untuk menampung tutup tanpa membuatnya menumpuk terlalu tinggi. Keranjang terbuka juga lebih praktis karena kamu bisa langsung melihat isi di dalamnya tanpa perlu mengeluarkan semua tutup.

Pisahkan tutup sesuai bentuk atau ukuran. Tutup bulat bisa ditempatkan di satu sisi, sedangkan tutup persegi dan persegi panjang disusun di bagian lain. Kalau ukuran keranjangnya cukup besar, gunakan sekat sederhana dari karton tebal yang bersih dan kering atau wadah kecil yang sudah tidak terpakai. Dengan begitu, tutup berukuran kecil tidak mudah terselip di bawah tutup yang lebih besar.

5. Manfaatkan rak atau sekat di laci

Laci (freepik.com/ pvproductions)

Tutup wadah plastik cenderung mudah bergeser ketika disimpan dalam laci yang penuh. Saat kamu mengambil satu tutup, tutup lainnya bisa ikut bergerak dan akhirnya bercampur dengan kelompok berbeda.

Untuk mengatasinya, gunakan sekat laci agar setiap kelompok tutup memiliki tempat masing-masing. Kamu bisa membagi ruang berdasarkan bentuk, ukuran, atau jenis wadah yang paling sering digunakan.

Misalnya, bagian depan laci digunakan untuk tutup wadah kecil, bagian tengah untuk tutup ukuran sedang, dan bagian belakang untuk tutup berukuran besar. Penempatan seperti ini juga memudahkan kamu mengambil tutup tanpa harus mengacak seluruh isi laci.

Jika tidak ingin membeli perlengkapan tambahan, kamu bisa memanfaatkan kotak kecil yang ukurannya sesuai dengan ruang laci. Pastikan kotak tidak terlalu penuh agar tutup tetap mudah diambil dan dikembalikan ke tempatnya.

6. Singkirkan wadah yang tidak punya pasangan

Menyimpan makanan di kulkas (Freepik.com/ Freepik)

Saat menata ulang, periksa satu per satu wadah beserta tutupnya. Pisahkan wadah yang retak, berubah bentuk, atau sudah tidak bisa ditutup dengan baik. Periksa juga tutup yang longgar atau tidak lagi cocok dengan wadah mana pun.

Untuk wadah yang masih layak digunakan tetapi belum ada tutupnya, kumpulkan di satu tempat terlebih dahulu. Coba cocokkan kembali dengan tutup yang tersimpan terpisah sebelum memutuskan untuk menyimpannya atau mengeluarkannya dari koleksi.

Jika setelah diperiksa ternyata ada banyak wadah tanpa tutup yang sesuai, pertimbangkan untuk mengurangi jumlahnya. Menyimpan terlalu banyak wadah yang tidak lengkap justru membuat lemari semakin penuh dan menyulitkan kamu menemukan pasangan yang benar-benar dibutuhkan.

Setelah proses penyortiran selesai, usahakan hanya menyimpan wadah yang masih layak dan memiliki fungsi jelas. Koleksi yang lebih sedikit biasanya jauh lebih mudah ditata dan dijaga kerapianya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article