Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Cara Pasang Boundaries ke Teman, yuk Kita Belajar dari Squidward!

3 min read
5 Cara Pasang Boundaries ke Teman, yuk Kita Belajar dari Squidward!
Squidward geram (dok. Nickelodeon/SpongeBob SquarePants)

Kita semua pasti punya atau bahkan menjadi teman tipe Spongebob. Ceria berlebihan, ketawa kencang di jam tidur, hobi nempel terus kayak prangko, dan sering kali tidak peka kalau kehadirannya itu mengganggu ketenangan orang lain.

Di sisi lain, kita juga punya sisi Squidward dalam diri kita. Ingin hidup tenang, damai, main klarinet tanpa gangguan, dan cuma mau menyendiri setelah seharian lelah bekerja atau kuliah.

Menghadapi teman yang tidak tahu boundaries seperti Spongebob itu memang tricky. Kalau dimarahin, takut dia sakit hati. Kalau didiamkan, kita yang kena mental. Daripada kamu meledak seperti bom waktu, yuk simak 5 tips jitu menghadapi teman yang over-energetic dan clingy ala Squidward!

  1. 1. Seni menggunakan kata "tidak" dengan halus

    images (9).jpeg
    Squidward dan spongebob (dok. Nickelodeon/SpongeBob SquarePants)

    Spongebob sering mengajak Squidward berburu ubur-ubur atau melakukan hal konyol lainnya saat Squidward sedang ingin santai. Respon Squidward biasanya adalah penolakan. Namun, sering kali penolakannya terlalu kasar sehingga Spongebob tetap memaksa.

    Kamu tidak perlu membentak. Kuncinya adalah tegas tapi sopan. Jika dia mengajak main di saat kamu butuh me-time, katakan: "Maaf ya, aku lagi capek banget dan butuh istirahat total hari ini. Mungkin lain kali ya!" Jika dia memaksa, ulangi alasan yang sama dengan nada datar. Konsistensi adalah kunci agar dia paham batasanmu.

  2. 2. Buat batasan fisik yang jelas

    Spongebob-squidward.jpg
    https://spongebob.fandom.com/wiki/Krusty_Koncessionaires

    Squidward tinggal di rumah moai, dan dia sering memasang tanda "Dilarang Masuk" atau pura-pura tidak mendengar saat Spongebob dan Patrick mengetuk pintu. Dia sadar bahwa dia butuh ruang privasi.

    Di era digital ini, batasan fisik bisa diterjemahkan menjadi batasan notifikasi. Jika temanmu hobi spam chat hal-hal tidak penting saat kamu sedang fokus bekerja:

    Manfaatkan fitur "Mute" atau "Do Not Disturb". Tidak perlu membalas pesan secara real-time. Balaslah saat energimu sudah terisi kembali. Jika kalian tinggal bersama, gunakan headphone sebagai sinyal universal "jangan diganggu dulu".

  3. 3. Alihkan perhatiannya dengan hal lain

    bfd532c3456c7715d51e4ef318ec9daf.jpg
    Squidward santai di rumah (dok. Nickelodeon/SpongeBob SquarePants)

    Spongebob sangat mudah terdistraksi. Squidward kadang memanfaatkan ini untuk menyuruh Spongebob melakukan hal lain agar dia pergi dari hadapannya, misalnya menyuruhnya bekerja di Krusty Krab.

    Alihkan energinya yang meletup-letup itu ke hal lain yang tidak melibatkanmu. Jika dia terus mengoceh tentang hal yang tidak kamu minati coba sodorkan video kucing lucu atau meme menarik dan katakan, "Eh, coba lihat ini deh, lucu banget!" Atau, alihkan topik ke hal yang dia sukai, lalu perlahan undur diri dengan alasan ada urusan.

  4. 4. Jangan terbawa emosi

    Squidward-patcrick.jpg
    Squidward santai di rumah (dok. Nickelodeon/SpongeBob SquarePants)

    Salah satu alasan Spongebob dan Patrick suka "mengganggu" Squidward karena reaksi Squidward sangat seru. Dia marah, berteriak, dan frustrasi. Reaksi inilah yang secara tidak langsung menjadi "bahan bakar" bagi si teman annoying.

    Jadilah seperti batu abu-abu yang membosankan. Saat dia mulai bertingkah konyol atau annoying untuk mencari perhatian, misalnua berikan respon datar, jangan tertawa berlebihan pada leluconnya yang garing. Ketika dia sadar tidak mendapatkan reaksi emosional yang dia cari dari kamu, dia akan bosan dan mencari orang lain untuk diganggu.

  5. 5. Hargai momen kebersamaan dengan syarat

    MV5BODFlYzhiZmEtMTRlYS00OWI5LWI4M2QtOWZmNzEzM2IwMjYxXkEyXkFqcGc@._V1_FMjpg_UX1000_.jpg
    Squidward santai di rumah (dok. Nickelodeon/SpongeBob SquarePants)

    Squidward sebenarnya sesekali mau bermain atau bekerja sama dengan Spongebob, asalkan ada tujuannya atau dalam situasi terpaksa. Dia tahu kapan harus "kalah" demi menjaga hubungan pertemanan tetap berjalan.

    Ingat, dia adalah temanmu, bukan musuh. Jika kamu terus-menerus menghindar, dia akan sedih. Jadwalkan waktu khusus untuk hangout bersamanya. Misalnya, makan siang bareng setiap Jumat.

    Di luar jadwal itu, beritahu dia bahwa kamu sibuk. Dengan memberikan waktu berkualitas secara rutin, dia akan merasa dihargai dan tidak perlu mencari perhatianmu setiap saat. Menghadapi teman seperti Spongebob memang melelahkan, tapi ingatlah bahwa mereka tulus menyayangimu, hanya saja caranya "kebanyakan".

    Dengan menerapkan tips ala Squidward ini, kamu bisa menyelamatkan kewarasanmu tanpa harus kehilangan teman. Jadilah Squidward yang bijak, bukan Squidward yang pemarah!

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More