"Sebagai brand yang lahir pada tahun 2025, pengakuan ini menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk terus menciptakan karya yang relevan, bermakna, dan berakar pada identitas Indonesia. Melalui setiap objek, kami berharap dapat menghadirkan kehangatan sekaligus memperkenalkan nilai-nilai budaya Indonesia kepada dunia," ujar Sylviana.
Desain ROH Table Lamp Karya Anak Bangsa Menang Penghargaan di Paris

- ROH Table Lamp karya studio Rêmên memenangkan kategori Decorative Accent Lamp di LIT Lighting Design Awards 2026 Paris, menegaskan kualitas dan inovasi desain pencahayaan Indonesia di kancah global.
- Acara penghargaan di Paris menghadirkan sesi networking, design talks, serta gala dinner yang mempertemukan desainer dan juri internasional untuk berbagi inspirasi serta memperkuat kolaborasi industri pencahayaan dunia.
- Sylviana Putri Sunario Soegondo menegaskan komitmen Rêmên untuk terus berinovasi menghadirkan desain fungsional yang mengangkat identitas budaya Indonesia sekaligus memperkenalkannya ke pasar global.
Ajang LIT Lighting Design Awards 2026 yang digelar di Paris, Prancis, kembali menjadi panggung bergengsi bagi inovasi terbaik di industri pencahayaan dunia. Penghargaan ini memberikan apresiasi kepada karya-karya unggulan dalam kategori desain produk, pencahayaan arsitektur, hingga pencahayaan hiburan dari berbagai negara.
Di tengah persaingan global tersebut, kabar membanggakan datang dari Indonesia. Salah satu produk pencahayaan karya anak bangsa berhasil meraih penghargaan desain internasional, membuktikan bahwa inovasi dan kualitas desain Indonesia mampu bersaing di tingkat dunia serta mendapat pengakuan dari para ahli industri.
1. ROH Table Lamp raih penghargaan internasional Decorative Accent Lamp

Di penghargaan bergengsi ini, Indonesia sukses menorehkan prestasi melalui ajang LIT Lighting Design Awards 2026. Pada kompetisi tersebut, produk ROH Table Lamp karya studio desain Rêmên berhasil memenangkan penghargaan pada kategori Decorative Accent Lamp, mengungguli berbagai karya dari sejumlah negara.
Penghargaan bergengsi itu diterima langsung oleh pendiri sekaligus desainer utama Rêmên, Sylviana Putri Sunario Soegondo, dalam seremoni penyerahan trofi di Paris, Prancis. Capaian ini sekaligus menjadi bukti, bahwa karya desain pencahayaan buatan Indonesia memiliki kualitas dan inovasi yang mampu bersaing serta mendapat pengakuan di tingkat global.
2. Rangkaian acara penghargaan

Rangkaian acara penganugerahan diawali dengan sesi networking dan design talks yang diselenggarakan pada waktu sore hari sebelum acara puncak dimulai. Sesi diskusi tersebut menghadirkan presentasi singkat yang memaparkan konsep dasar, inovasi material, serta kisah di balik proses kreatif karya-karya pemenang untuk periode tahun 2024 dan 2025.
Pada sesi ini, anggota dewan juri lintas negara, serta sejumlah perwakilan media internasional berkumpul di kawasan tepian Sungai Seine. Di momen tersebut, dilakukan diskusi profesional, berbagi inspirasi, serta membangun jejaring kerja sama industri pencahayaan internasional.
Acara dilanjutkan dengan gala dinner, di mana setiap pemenang dari berbagai kategori dipanggil ke atas panggung untuk menerima commemorative anniversary trophy. Penyerahan trofi ini dilakukan sebagai simbol atas pencapaian masing-masing perancang desain.
Selain itu, pemberian trofi juga sekaligus mencerminkan adanya semangat kolaboratif yang terus mendorong pertumbuhan serta perkembangan standar industri desain pencahayaan global. Kehadiran para pelaku sektor kreatif dari puluhan negara ini menegaskan pentingnya pemetaan potensi pasar dan kolaborasi desain di tingkat internasional.
3. Komitmen pendiri Rêmên untuk senantiasa memberikan yang terbaik

Pendiri Rêmên, Sylviana Putri Sunario Soegondo, mengatakan bahwa penghargaan internasional tersebut bukan hanya menjadi sebuah kebanggaan, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk terus menghadirkan karya terbaik. Sebagai merek yang baru berdiri pada 2025, pencapaian ini menjadi dorongan untuk terus berinovasi melalui produk yang fungsional, relevan, dan tetap mengangkat identitas budaya Indonesia.
Menurut Sylviana, setiap produk yang diciptakan diharapkan mampu menghadirkan kehangatan sekaligus memperkenalkan nilai-nilai budaya Indonesia kepada masyarakat global. Ia juga mengungkapkan, bahwa kesempatan untuk berada di antara para pelaku industri pencahayaan dunia menjadi pengalaman berharga yang memotivasi Rêmên agar terus belajar, berkembang, dan membawa desain lokal semakin dikenal di pasar internasional.
Keberhasilan Rêmên di ajang LIT Lighting Design Awards 2026 menjadi bukti bahwa karya desain asal Indonesia mampu bersaing dan mendapat pengakuan di tingkat global. Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi semakin banyak pelaku industri kreatif Tanah Air untuk terus berinovasi dan membawa identitas budaya Indonesia ke panggung internasional.




















