Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
DIY Tempat Sikat Gigi dari Barang Bekas, buat Lebih Estetik!
Ilustrasi tempat sikat gigi (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

Tempat sikat gigi menjadi salah satu perlengkapan kecil yang sering luput dari perhatian saat menata kamar mandi. Padahal, benda ini membantu sikat gigi tetap tertata dan tidak mudah tercecer di sekitar wastafel. Kabar baiknya, kamu tidak harus membeli wadah baru karena beberapa barang bekas di rumah bisa diubah menjadi tempat sikat gigi yang fungsional.

Botol plastik, kaleng bekas, hingga wadah kaca dapat disulap menjadi tempat penyimpanan dengan tampilan yang disesuaikan dengan gaya kamar mandi. Namun, karena digunakan untuk menyimpan perlengkapan kebersihan mulut, aspek kebersihan dan sirkulasi udara tetap perlu menjadi perhatian.

1. Pilih barang bekas yang aman dan mudah dibersihkan

Rajin sikat gigi (unsplash.com/Superkitina)

Langkah pertama dalam membuat tempat sikat gigi adalah memilih barang bekas yang masih layak digunakan. Beberapa di antaranya seperti botol plastik bekas minuman, kaleng biskuit berukuran kecil, wadah kaca, atau tempat bekas produk rumah tangga yang sudah dibersihkan. Pastikan kokoh, tidak retak, dan ukurannya cukup untuk menampung sikat gigi tanpa membuatnya mudah jatuh.

Apa pun pilihanmu, kebersihan bahan juga perlu menjadi pertimbangan utama. American Dental Association (ADA) menyarankan agar sikat gigi dibilas menyeluruh setelah digunakan dan disimpan dalam posisi tegak supaya dapat mengering dengan udara.

"Simpan sikat gigi dalam posisi tegak setelah digunakan dan biarkan mengering dengan sendirinya di udara terbuka. Menyimpan sikat gigi yang masih basah di dalam wadah tertutup lebih memicu pertumbuhan mikroba dibandingkan membiarkannya terpapar udara terbuka," dikutip dari American Dental Association.

2. DIY tempat sikat gigi dari botol plastik bekas

ilustrasi sikat gigi (pexels.com/cottonbro studio)

Untuk membuat tempat sikat gigi dari botol plastik, siapkan satu botol bekas yang sudah dicuci, gunting atau cutter, amplas, serta hiasan tambahan jika diperlukan. Potong bagian atas botol sesuai tinggi yang diinginkan, lalu rapikan bagian tepinya agar tidak tajam.

Jika ingin membuat wadah dengan desain lebih menarik, kamu bisa menggunakan botol berwarna bening atau mengecat bagian luarnya menggunakan cat yang sesuai untuk permukaan plastik. Setelah bagian tepi dirapikan, buat beberapa lubang kecil di bagian bawah wadah.

Lubang tersebut berguna untuk membantu mengalirkan sisa air sehingga tidak menggenang di dalam tempat sikat gigi. Pastikan lubangnya tidak terlalu besar agar sikat gigi tetap berdiri dengan baik. Kamu juga bisa menambahkan alas kecil di bawah wadah untuk menampung tetesan air.

Agar lebih menarik, hias bagian luar botol menggunakan tali rami, stiker dekoratif, atau pita yang tidak mudah terkena air. Namun, usahakan dekorasi tidak menutupi bagian dalam wadah dan tidak menjadi tempat menumpuknya kotoran. Tempat sikat gigi sebaiknya tetap mudah dicuci dan dikeringkan secara rutin.

3. Manfaatkan kaleng atau wadah kaca untuk tampilan minimalis

Ilustrasi sikat gigi di dekat jendela (freepik.com/freepik)

Kaleng bekas biskuit atau wadah logam kecil juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat sikat gigi. Jika menggunakan kaleng, pastikan bagian dalamnya sudah bersih dan tidak berkarat. Bagian tepi yang tajam harus ditutup atau dirapikan dengan aman agar tidak melukai tangan. Kamu dapat menambahkan lapisan pelindung pada bagian luar supaya tampilannya lebih sesuai dengan dekorasi kamar mandi.

Untuk wadah kaca, pilih bentuk yang cukup tinggi agar sikat gigi dapat berdiri tegak. Wadah seperti bekas selai atau vas kaca kecil bisa menjadi pilihan, asalkan sudah dibersihkan dengan baik. Namun, karena kaca mudah pecah, sebaiknya letakkan di permukaan yang stabil dan jauh dari area yang sering tersenggol.

4. Kamu bisa buat desain yang memisahkan setiap sikat gigi

Ilustrasi tempat sikat gigi (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

Jika tempat sikat gigi digunakan oleh beberapa anggota keluarga, sebaiknya buat sekat atau lubang terpisah untuk setiap sikat. Pemisahan ini membantu kepala sikat tidak saling bersentuhan. Caranya bisa dengan menggunakan wadah yang memiliki beberapa ruang, atau membuat pembatas sederhana dari potongan plastik yang sudah dibersihkan.

Bisa juga kamu menyiapkan beberapa botol kecil atau ukuran sedang untuk setiap sikat gigi. Kamu juga bisa menggunakan botol plastik berukuran besar dan membuat beberapa lubang pada bagian atasnya. Setiap lubang dapat digunakan untuk satu sikat gigi.

Pastikan jaraknya cukup agar kepala sikat tidak saling menempel dan setiap sikat tetap mudah diambil. Pemisahan tersebut bukan hanya membuat tempat sikat gigi terlihat lebih rapi, tetapi juga mendukung kebiasaan penyimpanan yang lebih higienis.

5. Rawat tempat sikat gigi agar tetap bersih dan awet

ilustrasi sikat gigi (pexels.com/karolina-grabowska)

Tempat sikat gigi dari barang bekas perlu dirawat secara rutin, sama seperti wadah penyimpanan lainnya. Bersihkan wadah menggunakan sabun dan air, lalu bilas hingga tidak ada sisa sabun. Jika terdapat genangan air atau endapan pasta gigi, segera bersihkan agar wadah tidak menjadi lembap dan kotor.

Selain membersihkan wadah, perhatikan juga lokasi penempatannya. Letakkan tempat sikat gigi di area yang tidak mudah terkena cipratan air kotor dan tidak terlalu dekat dengan toilet. Sikat gigi sebaiknya dibiarkan dalam posisi tegak dan terbuka agar bagian bulunya dapat mengering dengan baik. Hindari langsung menutup sikat gigi yang masih basah dalam wadah tertutup.

"Sikat gigi terbukti dapat menjadi tempat bersarangnya bakteri (termasuk bakteri koliform tinja yang dapat terlepas ke udara saat toilet disiram atau berpindah ke sikat gigi ketika pemiliknya menyentuh permukaan yang terkontaminasi sebelum memegang sikat giginya). Meskipun sikat gigi terbukti dapat menyimpan bakteri, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa bakteri tersebut menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan," demikian laporan American Dental Association.

Dengan memanfaatkan barang bekas, kamu bisa membuat tempat sikat gigi yang sederhana, hemat biaya, dan tetap menarik secara visual. Kuncinya adalah memilih bahan yang aman, memastikan wadah mudah dibersihkan, serta membuat desain yang mendukung sikat gigi tetap tegak dan kering.

Curated For You

Editorial Team

Related Article