Ilustrasi madu untuk perawatan rambut berkilau (pixabay.com/fancycrave1)
Madu, selai buah, saus sambal, atau bumbu masak dalam kemasan mini bisa menjadi alternatif souvenir yang unik. Barang-barang ini cocok untuk tamu yang senang memasak atau menikmati sarapan di rumah. Selain dapat dikonsumsi, kemasan kaca atau wadah yang bisa digunakan kembali juga berpotensi memiliki fungsi setelah isinya habis.
Pilih produk yang aman untuk dibawa pulang dan tidak mudah bocor. Jika menggunakan stoples kaca, pastikan tutupnya rapat dan kemasannya cukup kuat. Untuk produk makanan, informasi seperti komposisi, tanggal kedaluwarsa, dan cara penyimpanan tetap penting. Hindari memilih makanan hanya karena kemasannya menarik, tetapi kualitas produknya tidak jelas.
Memilih souvenir pernikahan yang bisa dipakai atau dimakan dapat menjadi cara untuk memberikan hadiah yang lebih relevan bagi tamu. Yang terpenting, jangan hanya mengejar tampilan lucu, tetapi pertimbangkan kualitas, keamanan, kemasan, serta kemungkinan barang tersebut benar-benar digunakan atau dinikmati setelah pesta selesai.
"Suvenir pernikahan bukannya kehilangan peminat. Namun, pasangan kini ingin memberikan sesuatu yang bermanfaat dan berkesan bagi tamu mereka. Mereka juga tidak lagi merasa harus memberikan suvenir hanya sekadar untuk memenuhi formalitas," kata perencana pernikahan Ashley Ulery, perencana pernikahan kepada Brides.