Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Jenis Kertas yang Bisa Kamu Daur Ulang Jadi Barang Estetik
Hasil daur ulang kertas (dok. Istimewa)
  • Artikel menjelaskan pentingnya mendaur ulang kertas sebagai langkah kreatif dan ramah lingkungan untuk mengurangi limbah rumah tangga serta menyelamatkan sumber daya alam.
  • Lima jenis kertas yang bisa didaur ulang meliputi koran, kardus, kertas kantor, surat tanpa plastik, dan majalah non-laminasi dengan karakteristik serat yang mudah diolah kembali.
  • Kegiatan daur ulang kertas dapat menghasilkan karya estetik bernilai seni tinggi sekaligus mendorong gaya hidup hijau yang berkelanjutan bagi generasi muda.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Seringkali kita menumpuk kertas bekas di pojok ruangan tanpa tahu harus diapakan. Padahal, sampah kertas menyumbang persentase yang cukup besar dalam timbunan limbah rumah tangga. Mendaur ulang kertas bukan hanya soal menyelamatkan pohon, tapi juga tentang kreativitas.

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua jenis kertas diciptakan sama. Beberapa jenis kertas memiliki serat yang bisa diolah kembali, sementara yang lain justru bisa merusak proses daur ulang. Yuk, simak jenis kertas apa saja yang bisa kamu kumpulkan untuk didaur ulang!


1. Kertas Koran dan Tabloid

Ilustrasi bingkai foto dari kertas koran (pexels.com/Rachel Claire)

Kertas koran adalah salah satu bahan paling mudah untuk didaur ulang. Karena teksturnya yang tipis dan seratnya yang mudah hancur dalam air, koran bekas sering menjadi bahan utama bagi para pengrajin kertas. Kamu bisa mengubahnya menjadi bubur kertas (pulp) untuk membuat kartu ucapan atau kertas baru yang bertekstur unik.

2. Kardus (Corrugated Cardboard)

Ilustrasi menggunting kardus (freepik.com/freepik)

Punya banyak tumpukan kardus bekas paket belanja online? Jangan dibuang! Kardus memiliki serat kayu yang kuat dan panjang. Dalam dunia daur ulang, serat ini sangat berharga karena bisa diproses berkali-kali menjadi kemasan baru yang kokoh.

3. Kertas Kantor dan HVS

Dekorasi meja kerja DIY Halloween dengan kertas karton (dok. Homecrux)

Kertas bekas dokumen, skripsi, atau selebaran (HVS) termasuk dalam kategori kertas kualitas tinggi. Karena biasanya berwarna putih polos, kertas ini sangat fleksibel untuk dicampur dengan pewarna alami saat proses pembuatannya kembali. Banyak studio kreatif, seperti Pulpery, yang memanfaatkan jenis kertas ini untuk menciptakan produk kertas seni yang ramah lingkungan.

4. Surat dan Amplop

Ilustrasi amplop (pexels.com/min o)

Selama tidak memiliki lapisan plastik (seperti jendela transparan pada amplop tagihan), surat dan amplop sangat bisa didaur ulang. Pastikan kamu sudah melepas bagian lem atau selotip yang menempel agar tidak mengotori adonan kertas daur ulang nantinya.

5. Majalah (Tanpa Lapisan Plastik Berlebih)

ilustrasi vision board dari kolase majalah bekas (freepik.com/Wepik)

Beberapa majalah menggunakan kertas glossy. Selama permukaannya bukan lapisan plastik tipis (laminating), majalah masih bisa diproses. Warna-warni dari tinta majalah justru sering memberikan efek dekoratif yang menarik pada hasil akhir kertas daur ulang.

Mengapa Harus Mulai Mendaur Ulang?

Mendaur ulang kertas di rumah atau mengirimnya ke pusat pengolahan adalah langkah kecil dengan dampak besar. Selain mengurangi beban TPA, kamu juga bisa menghasilkan karya seni dari limbah tersebut. Jika kamu tertarik melihat bagaimana kertas bekas bertransformasi menjadi produk bernilai seni tinggi, kamu bisa mengintip berbagai hasil karya dari pulpery, sebuah studio pembuatan kertas daur ulang yang fokus pada keberlanjutan.

Ingat, langkah kecil seperti memilah kertas adalah awal dari gaya hidup yang lebih hijau. Jadi, kertas mana yang mau kamu pilah hari ini?


Editorial Team